logo
● Ahli Ekonomi :Program MBG Gerakkan Ekonomi Desa dan Buka Lapangan Pekerjaan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● KPK Telusuri Kasus Dana Bencana Rp148 Miliar, Dua Anggota TNI Jadi Perhatian Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Kembali Tersungkur di Atas Rp18.000, Sentimen Global Membayangi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Diduga Selundupkan Narkoba, Kapal Tanker Mongolia Diamankan di Belawan, 8 Orang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● El Niño Pengaruhi Jadwal Musim Hujan, BMKG Minta Warga Bersiap Hadapi Cuaca Ekst Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Antisipasi Dampak Kabut Asap, Sekdaprov Riau Tinjau Posko Kesehatan dan Rumah Ok Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● AKP Zulhendra Resmi Jabat Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol Shilton ke Polresta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Antrean Solar Picu Kemacetan di Pekanbaru, Dishub Peringatkan Pengelola SPBU Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / SUMUT
Giliran Simalungun Sumut Diguncang Gempa Magnitudo 6,4, Terasa Hingga Sumbar dan Aceh
Ilustrasi. Gempa mengguncang Simalungun, Sumut.
Giliran Simalungun Sumut Diguncang Gempa Magnitudo 6,4, Terasa Hingga Sumbar dan Aceh
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 15 Agustus 2026 | 18:44:55

MEDAN - Setelah Provinsi NTT, wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara juga diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4, yang terjadi Sabtu (15/8/2026) pukul 17.54 WIB.

Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa ini tidak berpotensi tsunami, namun guncangan terasa hingga meluas sampai ke wilayah Aceh dan Sumatera Barat.

Pusat gempa berada pada koordinat 2,97 Lintang Utara dan 98,95 Bujur Timur, atau sekitar 10 kilometer ke arah Tenggara Simalungun, pada kedalaman 163 kilometer.

Di Kota Padang, warga yang merasakan getaran kuat langsung berhamburan keluar dari rumah dan bangunan. Mereka memilih pergi ke tempat yang lebih aman dan terbuka sebagai langkah antisipasi terhadap gempa susulan.

Para penunggu pasien di RS Djamil Padang juga tampak berlarian keluar bangunan, sehingga memenuhi jalan dalam komplek rumah sakit di kawasan Jati Kota Padang ini.

“Getarannya cukup terasa, saya dan para penunggu pasien langsung lari ke lantai satu dan berdiri diluar dulu sekitar setengah jam,” kata Erika, seorang penunggu pasien di ICU Tulip 2, pada Sabtu (15/8/2026) sore.

Sementara itu Sumarsono, warga Bener Meriah, Aceh mengaku sempat terkejut merasakan getaran tersebut.

"Ya, masih trauma pak," ujarnya singkat, seraya menambahkan guncangan itu hanya berlangsung beberapa saat.

Hal senada dirasakan Amar, warga Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh. "Terasa bang gempanya, tapi kami di sini biasa saja alias tidak panik," ungkapnya.

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak terpancing isu yang tidak jelas, dan merujuk pada informasi resmi dari BMKG. Hingga kini belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa. (*)

Home / News
Giliran Simalungun Sumut Diguncang Gempa Magnitudo 6,4, Terasa Hingga Sumbar dan Aceh
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 15 Agustus 2026 | 18:44:55
Giliran Simalungun Sumut Diguncang Gempa Magnitudo 6,4, Terasa Hingga Sumbar dan Aceh
Ilustrasi. Gempa mengguncang Simalungun, Sumut.

MEDAN - Setelah Provinsi NTT, wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara juga diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4, yang terjadi Sabtu (15/8/2026) pukul 17.54 WIB.

Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa ini tidak berpotensi tsunami, namun guncangan terasa hingga meluas sampai ke wilayah Aceh dan Sumatera Barat.

Pusat gempa berada pada koordinat 2,97 Lintang Utara dan 98,95 Bujur Timur, atau sekitar 10 kilometer ke arah Tenggara Simalungun, pada kedalaman 163 kilometer.

Di Kota Padang, warga yang merasakan getaran kuat langsung berhamburan keluar dari rumah dan bangunan. Mereka memilih pergi ke tempat yang lebih aman dan terbuka sebagai langkah antisipasi terhadap gempa susulan.

Para penunggu pasien di RS Djamil Padang juga tampak berlarian keluar bangunan, sehingga memenuhi jalan dalam komplek rumah sakit di kawasan Jati Kota Padang ini.

“Getarannya cukup terasa, saya dan para penunggu pasien langsung lari ke lantai satu dan berdiri diluar dulu sekitar setengah jam,” kata Erika, seorang penunggu pasien di ICU Tulip 2, pada Sabtu (15/8/2026) sore.

Sementara itu Sumarsono, warga Bener Meriah, Aceh mengaku sempat terkejut merasakan getaran tersebut.

"Ya, masih trauma pak," ujarnya singkat, seraya menambahkan guncangan itu hanya berlangsung beberapa saat.

Hal senada dirasakan Amar, warga Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh. "Terasa bang gempanya, tapi kami di sini biasa saja alias tidak panik," ungkapnya.

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak terpancing isu yang tidak jelas, dan merujuk pada informasi resmi dari BMKG. Hingga kini belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa. (*)