logo
Kemenkes: 174 Ribu Warga Terserang ISPA, 40.363 di Antaranya Balita Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD dan Pemko Pekanbaru Sepakati APBD-P 2026 Rp3,26 Triliun, Banjir Jadi Sorota Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE: Satu Korban Galodo Arosuka Ditemukan Tewas, Jalur Padang-Solok Masih Ter Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Melemah ke Rp17.884, Investor Cermati Arah Suku Bunga The Fed dan BI Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sekolah di Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka Terbatas Mulai Besok Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi HUT Lalu Lintas ke-71, Kapolda Riau Soroti Karhutla yang Terus Berulang: Apa Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harga TBS Sawit Riau Periode 23-29 September Turun Rp27 per Kg Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pemko Pekanbaru Dorong UMKM Tumbuh Lewat Gelaran Event Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Formasi Selembayung Warnai Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Halaman Kantor Gubernur Riau
Penurunan Bendera Merah Putih di Halaman Kantor Gubernur Riau.(ft:mediacentreriau)
Formasi Selembayung Warnai Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Halaman Kantor Gubernur Riau
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 17 Agustus 2026 | 21:02:06

PEKANBARU-Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Provinsi Riau ditutup dengan upacara penurunan Sang Merah Putih yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Gubernur Riau, Senin (17/8/2026) sore.

Upacara tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi selaku inspektur upacara. Prosesi berlangsung tertib dan diikuti jajaran pemerintah daerah serta sejumlah unsur terkait.

Peringatan kemerdekaan tahun ini mengangkat tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Semangat tersebut menjadi bagian dari pesan agar kemerdekaan tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kerja nyata.

iklan-view

Komandan Batalyon Arhanud 13 Pariga Buana Yudha, Kodam XIX Tuanku Tambusai, Letnan Kolonel Infanteri Erica Dali Fernando, dipercaya menjadi komandan upacara.

Suasana semakin khidmat ketika Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Provinsi Riau menjalankan tugasnya dalam prosesi penurunan bendera. Kelompok 17 membentuk formasi selembayung, sementara dua kelompok 45 bertindak sebagai pengawal dengan membentuk formasi 17 dan 26.

Susunan formasi tersebut memiliki makna tersendiri. Angka 17 dan 26 menjadi simbol tanggal serta tahun peringatan kemerdekaan Indonesia pada 2026, sekaligus menandai momentum HUT RI ke-81.

Syahrial Abdi menyampaikan apresiasi atas seluruh rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan yang telah berlangsung. Menurutnya, upacara penurunan bendera menjadi momentum untuk kembali mengingat tanggung jawab bersama dalam menjaga hasil perjuangan para pahlawan.

“Alhamdulillah, sore ini kita telah selesai melakukan upacara penurunan bendera merah putih dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia,” kata Syahrial.

Ia menekankan bahwa semangat kemerdekaan harus diteruskan melalui pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing secara sungguh-sungguh. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

Syahrial juga mengajak masyarakat Riau menjadikan peringatan HUT RI sebagai momentum memperkuat persatuan. Perbedaan yang ada di tengah masyarakat, katanya, harus menjadi kekuatan untuk bersama-sama mendorong kemajuan daerah.

“Pelaksanaan upacara ini harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan mendorong seluruh elemen masyarakat bersama-sama membangun daerah,” ujarnya.

Ia berharap semangat perjuangan para pahlawan dapat diterjemahkan dalam bentuk kontribusi nyata. Tidak hanya pemerintah, masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Syahrial menilai kemajuan Riau tidak dapat dilepaskan dari partisipasi masyarakat. Karena itu, seluruh elemen daerah diharapkan terus mengambil bagian sesuai bidang dan kemampuan masing-masing.

Dengan semangat kemerdekaan tersebut, Pemprov Riau berharap pembangunan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga masyarakat semakin sejahtera dan keamanan serta ketertiban tetap terjaga,” pungkas Syahrial.(*)

Home / News
Formasi Selembayung Warnai Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Halaman Kantor Gubernur Riau
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 17 Agustus 2026 | 21:02:06
Formasi Selembayung Warnai Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Halaman Kantor Gubernur Riau
Penurunan Bendera Merah Putih di Halaman Kantor Gubernur Riau.(ft:mediacentreriau)

PEKANBARU-Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Provinsi Riau ditutup dengan upacara penurunan Sang Merah Putih yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Gubernur Riau, Senin (17/8/2026) sore.

Upacara tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi selaku inspektur upacara. Prosesi berlangsung tertib dan diikuti jajaran pemerintah daerah serta sejumlah unsur terkait.

Peringatan kemerdekaan tahun ini mengangkat tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Semangat tersebut menjadi bagian dari pesan agar kemerdekaan tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kerja nyata.

Komandan Batalyon Arhanud 13 Pariga Buana Yudha, Kodam XIX Tuanku Tambusai, Letnan Kolonel Infanteri Erica Dali Fernando, dipercaya menjadi komandan upacara.

Suasana semakin khidmat ketika Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Provinsi Riau menjalankan tugasnya dalam prosesi penurunan bendera. Kelompok 17 membentuk formasi selembayung, sementara dua kelompok 45 bertindak sebagai pengawal dengan membentuk formasi 17 dan 26.

Susunan formasi tersebut memiliki makna tersendiri. Angka 17 dan 26 menjadi simbol tanggal serta tahun peringatan kemerdekaan Indonesia pada 2026, sekaligus menandai momentum HUT RI ke-81.

Syahrial Abdi menyampaikan apresiasi atas seluruh rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan yang telah berlangsung. Menurutnya, upacara penurunan bendera menjadi momentum untuk kembali mengingat tanggung jawab bersama dalam menjaga hasil perjuangan para pahlawan.

“Alhamdulillah, sore ini kita telah selesai melakukan upacara penurunan bendera merah putih dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia,” kata Syahrial.

Ia menekankan bahwa semangat kemerdekaan harus diteruskan melalui pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing secara sungguh-sungguh. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

Syahrial juga mengajak masyarakat Riau menjadikan peringatan HUT RI sebagai momentum memperkuat persatuan. Perbedaan yang ada di tengah masyarakat, katanya, harus menjadi kekuatan untuk bersama-sama mendorong kemajuan daerah.

“Pelaksanaan upacara ini harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan mendorong seluruh elemen masyarakat bersama-sama membangun daerah,” ujarnya.

Ia berharap semangat perjuangan para pahlawan dapat diterjemahkan dalam bentuk kontribusi nyata. Tidak hanya pemerintah, masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Syahrial menilai kemajuan Riau tidak dapat dilepaskan dari partisipasi masyarakat. Karena itu, seluruh elemen daerah diharapkan terus mengambil bagian sesuai bidang dan kemampuan masing-masing.

Dengan semangat kemerdekaan tersebut, Pemprov Riau berharap pembangunan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga masyarakat semakin sejahtera dan keamanan serta ketertiban tetap terjaga,” pungkas Syahrial.(*)