logo
Kejar Kemiskinan 2 Persen, Pemko Pekanbaru Petakan Wilayah Prioritas Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kejagung Sita Rp5 Miliar, Nama Ferry Boboho Muncul dalam Penyidikan Kasus Febrie Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Istri Sedang Melahirkan, Pengurus Ponpes Ash-Sholihah Sleman Diduga Perkosa Eks Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kuasa Hukum PT SPRH Divonis 12 Tahun, Korupsi Dana PI PHR Rugikan Negara Rp64,2 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Melemah ke Rp17.585, Reli 5 Hari Terhenti di Akhir Pekan, Ancaman The Fed Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Benchmark Tata Kelola Investasi Nasiona Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Berawal dari Jajanan Viral, Mochillpku Raup Omzet Jutaan Rupiah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Diduga Hendak Transaksi Sabu di Kebun Karet Kampar Kiri, Pria Dan Wanita Ini Dib Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Lingkungan / PEKANBARU
Kebakaran Lahan di Pusat Kota Pekanbaru, Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran lahan di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru. (Foto: Wahyu/Pekanbarutv)
Kebakaran Lahan di Pusat Kota Pekanbaru, Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Editor: Arya Mahendra | Penulis: wahyu falatehan
Rubrik: lingkungan | 19 Agustus 2026 | 19:13:49

PEKANBARU - Kebakaran lahan melanda wilayah Kota Pekanbaru, sejak pukul 14.00 WIB, Rabu (19/8/2026). Peristiwa ini terjadi di kawasan padat lalu lintas, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Payung Sekaki.

Kondisi cuaca yang terik serta banyaknya material semak belukar kering membuat kobaran api dengan cepat meluas. Asap tebal akibat kebakaran sempat membubung tinggi.

Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta aparat kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

iklan-view

Untuk mempercepat pemadaman dan memutus penyebaran api, dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke titik kejadian. Petugas sempat mengalami kendala lantaran hembusan angin dan banyaknya material vegetasi yang mudah terbakar.

Staf Operasional Pemadaman BPBD Kota Pekanbaru, Zulkifli, menyampaikan bahwa jenis tanah di area yang terbakar memudahkan proses pemadaman jika dibandingkan dengan lahan gambut.

"Lahan yang terbakar ini merupakan jenis tanah mineral, sehingga sedikit memudahkan petugas dalam melakukan upaya pemadaman di lapangan," ujar Zulkifli saat ditemui di lokasi kejadian.

Setelah berjuang beberapa jam di lapangan, tim gabungan akhirnya berhasil mengendalikan pergerakan api. Meski kobaran utama telah padam, petugas tetap melancarkan proses pendinginan di lahan terbakar, guna memastikan tidak ada sisa-sisa bara api di bawah permukaan tanah yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Hingga berita ini tayang, luas pasti area yang terbakar masih dalam proses pendataan. Pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti munculnya titik api di lahan kosong tersebut. (why)

Kebakaran Lahan di Pusat Kota Pekanbaru, Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Editor: Arya Mahendra | Penulis: wahyu falatehan
Rubrik: lingkungan | 19 Agustus 2026 | 19:13:49
Kebakaran Lahan di Pusat Kota Pekanbaru, Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran lahan di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru. (Foto: Wahyu/Pekanbarutv)

PEKANBARU - Kebakaran lahan melanda wilayah Kota Pekanbaru, sejak pukul 14.00 WIB, Rabu (19/8/2026). Peristiwa ini terjadi di kawasan padat lalu lintas, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Payung Sekaki.

Kondisi cuaca yang terik serta banyaknya material semak belukar kering membuat kobaran api dengan cepat meluas. Asap tebal akibat kebakaran sempat membubung tinggi.

Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta aparat kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

Untuk mempercepat pemadaman dan memutus penyebaran api, dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke titik kejadian. Petugas sempat mengalami kendala lantaran hembusan angin dan banyaknya material vegetasi yang mudah terbakar.

Staf Operasional Pemadaman BPBD Kota Pekanbaru, Zulkifli, menyampaikan bahwa jenis tanah di area yang terbakar memudahkan proses pemadaman jika dibandingkan dengan lahan gambut.

"Lahan yang terbakar ini merupakan jenis tanah mineral, sehingga sedikit memudahkan petugas dalam melakukan upaya pemadaman di lapangan," ujar Zulkifli saat ditemui di lokasi kejadian.

Setelah berjuang beberapa jam di lapangan, tim gabungan akhirnya berhasil mengendalikan pergerakan api. Meski kobaran utama telah padam, petugas tetap melancarkan proses pendinginan di lahan terbakar, guna memastikan tidak ada sisa-sisa bara api di bawah permukaan tanah yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Hingga berita ini tayang, luas pasti area yang terbakar masih dalam proses pendataan. Pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti munculnya titik api di lahan kosong tersebut. (why)