logo
Keroyok Tukang Gigi hingga Tewas ,Tiga Pemuda Jadi Tersangka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pasar Kodim Diduga Dialihfungsikan Jadi Kampus, KOMPOR Foundation dan PPSP Perta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPR Dengarkan Tuntutan 36 Ribu Kades AMJ Terkait Perpanjangan Masa Jabatan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menpora dan Ketua KOI Resmi Kukuhkan Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Perkasa, Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kembali ke Pasar In Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Komjak RI Turun ke Kejari Pekanbaru, Pastikan Pengaduan Masyarakat Ditindaklanju Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Eskalasi Konflik Memanas, Harga Minyak Dunia Mendekati Level US$100 per Barel Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Manchester City Pimpin Klasemen Liga Champions Usai Taklukkan Porto Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Lingkungan / LINGKUNGAN
Asap Karhutla Mulai Selimuti Pekanbaru, Plt Gubri Sebut Ada Kiriman dari Sumsel-Jambi
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto saat rapat penanganan karhutla di Ruang Rapat Kantor Gubernur Riau pada Minggu, (23/8/2026). (Foto: Abdul Haris/Pekanbarutv)
Asap Karhutla Mulai Selimuti Pekanbaru, Plt Gubri Sebut Ada Kiriman dari Sumsel-Jambi
Editor: Arya Mahendra | Penulis: abdul haris
Rubrik: lingkungan | 23 Agustus 2026 | 17:42:43

PEKANBARU - Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Pekanbaru. Selain berasal dari dampak karhutla di Riau, asap tersebut juga kiriman dari provinsi tetangga.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Sofyan Franyata (SF) Hariyanto menyebut kondisi tersebut tidak seluruhnya disebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau.

Menurut SF Hariyanto, sebagian asap yang masuk ke Pekanbaru merupakan kiriman dari wilayah Sumatera Selatan dan Jambi.

iklan-view

Pergerakan asap tersebut terbawa dari arah selatan menuju utara, melintasi wilayah Riau, sebelum bergerak ke arah negara Malaysia.

“Memang di Pekanbaru ini asap sudah mulai banyak. Tapi ini bukan dari kita saja, ada kiriman dari Sumatera Selatan, dari Jambi,” kata Sofyan saat rapat penanganan karhutla di ruang rapat kantor Gubernur Riau pada Minggu, (23/8/2026). 

Mantan PJ Gubernur Riau itu mengakui wilayah Riau memang memiliki sejumlah titik karhutla, di antaranya di Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hulu (Inhu).

Namun ia nenilai jumlah asap yang masuk ke Pekanbaru lebih banyak berasal dari Sumatera Selatan.

“Memang ada lokasi Pelalawan dan Inhu. Tapi yang banyak kiriman dari Sumatera Selatan,” bebernya. 

Dia berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga persoalan asap yang melanda sejumlah wilayah dapat berkurang.

Sebelumnya, Sofyan juga menegaskan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan di tengah kondisi yang kering sehingga menimbulkan resiko kebakaran. 

Sebab, satu orang yang sengaja membakar lahan, maka akan berdampak untuk semua masyarakat di Provinsi Riau. 

"Jangan membakar lahan, Satu orang membakar lahan bisa berdampak ke semua orang, " tegasnya. 

Penanganan karhutla dinilai memerlukan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. 

Oleh sebab itu, ia meminta agar masyarakat melaporkan apabila menemukan titik kebakaran maupun aktivitas pembakaran lahan. 

"Kami meminta masyarakat turut membantu dengan segera melaporkan apabila menemukan adanya kebakaran atau aktivitas pembakaran, " pungkasnya.  (har)

Asap Karhutla Mulai Selimuti Pekanbaru, Plt Gubri Sebut Ada Kiriman dari Sumsel-Jambi
Editor: Arya Mahendra | Penulis: abdul haris
Rubrik: lingkungan | 23 Agustus 2026 | 17:42:43
Asap Karhutla Mulai Selimuti Pekanbaru, Plt Gubri Sebut Ada Kiriman dari Sumsel-Jambi
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto saat rapat penanganan karhutla di Ruang Rapat Kantor Gubernur Riau pada Minggu, (23/8/2026). (Foto: Abdul Haris/Pekanbarutv)

PEKANBARU - Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Pekanbaru. Selain berasal dari dampak karhutla di Riau, asap tersebut juga kiriman dari provinsi tetangga.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Sofyan Franyata (SF) Hariyanto menyebut kondisi tersebut tidak seluruhnya disebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau.

Menurut SF Hariyanto, sebagian asap yang masuk ke Pekanbaru merupakan kiriman dari wilayah Sumatera Selatan dan Jambi.

Pergerakan asap tersebut terbawa dari arah selatan menuju utara, melintasi wilayah Riau, sebelum bergerak ke arah negara Malaysia.

“Memang di Pekanbaru ini asap sudah mulai banyak. Tapi ini bukan dari kita saja, ada kiriman dari Sumatera Selatan, dari Jambi,” kata Sofyan saat rapat penanganan karhutla di ruang rapat kantor Gubernur Riau pada Minggu, (23/8/2026). 

Mantan PJ Gubernur Riau itu mengakui wilayah Riau memang memiliki sejumlah titik karhutla, di antaranya di Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hulu (Inhu).

Namun ia nenilai jumlah asap yang masuk ke Pekanbaru lebih banyak berasal dari Sumatera Selatan.

“Memang ada lokasi Pelalawan dan Inhu. Tapi yang banyak kiriman dari Sumatera Selatan,” bebernya. 

Dia berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga persoalan asap yang melanda sejumlah wilayah dapat berkurang.

Sebelumnya, Sofyan juga menegaskan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan di tengah kondisi yang kering sehingga menimbulkan resiko kebakaran. 

Sebab, satu orang yang sengaja membakar lahan, maka akan berdampak untuk semua masyarakat di Provinsi Riau. 

"Jangan membakar lahan, Satu orang membakar lahan bisa berdampak ke semua orang, " tegasnya. 

Penanganan karhutla dinilai memerlukan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. 

Oleh sebab itu, ia meminta agar masyarakat melaporkan apabila menemukan titik kebakaran maupun aktivitas pembakaran lahan. 

"Kami meminta masyarakat turut membantu dengan segera melaporkan apabila menemukan adanya kebakaran atau aktivitas pembakaran, " pungkasnya.  (har)