logo
Kopdes Merah Putih Diklaim Tak Matikan UMKM, Disperindagkop UKM: Justru Jadi Pen Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Optimalisasi Hak Kesehatan WBP, Lapas Bagansiapiapi Gandeng RS Cahaya Ujung Tanj Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Keroyok Tukang Gigi hingga Tewas ,Tiga Pemuda Jadi Tersangka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pasar Kodim Diduga Dialihfungsikan Jadi Kampus, KOMPOR Foundation dan PPSP Perta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPR Dengarkan Tuntutan 36 Ribu Kades AMJ Terkait Perpanjangan Masa Jabatan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menpora dan Ketua KOI Resmi Kukuhkan Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Perkasa, Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kembali ke Pasar In Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Komjak RI Turun ke Kejari Pekanbaru, Pastikan Pengaduan Masyarakat Ditindaklanju Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / LINGKUNGAN
Kapolda Riau Ungkap Petugas Karhutla Terancam ISPA, Prabowo Perintahkan Kirim 700 Tabung Oksigen
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan karhutla di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Senin (24/8/2026) siang. (Foto: Rico/Pekanbarutv).
Kapolda Riau Ungkap Petugas Karhutla Terancam ISPA, Prabowo Perintahkan Kirim 700 Tabung Oksigen
Editor: Arya Mahendra | Penulis: rico syahputra
Rubrik: news | 24 Agustus 2026 | 14:43:20

PEKANBARU - Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengungkap kondisi petugas dan masyarakat yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian serius dalam penanganan karhutla di Riau.

Hal tersebut disampaikan Irjen Herry saat memaparkan kondisi penanganan karhutla kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Senin (24/8/2026) siang.

Irjen Herry menjelaskan, Polda Riau bersama pemerintah daerah telah mendirikan sejumlah posko kesehatan bagi masyarakat terdampak asap. Masker dibagikan dan fasilitas oksigen disiapkan di sejumlah kantor kepolisian serta kantor kelurahan.

iklan-view

Menurutnya, fasilitas oksigen juga dibutuhkan bagi petugas yang bekerja langsung di tengah lokasi kebakaran. Petugas diminta beristirahat secara berkala di posko untuk mendapatkan udara yang lebih segar dan mencegah gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Ia mencontohkan seorang anggota Manggala Agni yang meninggal dunia tahun ini setelah mengalami kekurangan oksigen saat menjalankan tugas pemadaman.

“Jadi setiap mereka melakukan pemadaman, mereka mampir 15 menit mereka mendapatkan udara segar,” kata Irjen Herry dalam pemaparannya.

Presiden Prabowo kemudian menanyakan jumlah tabung oksigen yang masih dibutuhkan untuk penanganan karhutla di Riau.

Irjen Herry menyebut, untuk wilayah Kerumutan yang terdampak karhutla, saat ini tersedia sekitar 30 tabung. Pemerintah Provinsi Riau sebelumnya telah menyiapkan tambahan 50 tabung.

Namun, kebutuhan di lapangan masih jauh lebih besar. Herry memperkirakan Riau membutuhkan sekitar 500 tabung oksigen tambahan.

Prabowo langsung menyetujui permintaan tersebut dan memerintahkan agar 500 tabung oksigen segera dikirim ke Riau.

Presiden bahkan meminta jumlahnya dapat ditambah menjadi 700 tabung untuk memastikan ketersediaan cadangan.

Selain penanganan kesehatan, Irjen Herry memaparkan berbagai langkah pencegahan karhutla yang dilakukan secara kolaboratif. Di antaranya edukasi sejak usia dini, patroli bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas, sosialisasi kepada masyarakat, pemasangan spanduk, apel siaga, pembangunan embung, hingga pengawasan pembukaan lahan.

Irjen Herry juga menyampaikan bahwa kebakaran di wilayah Kerumutan kembali terjadi setelah sebelumnya sempat dipadamkan. Api kembali menyebar akibat pengaruh angin dan karakteristik lahan gambut.

Prabowo mengapresiasi langkah penanganan yang dilakukan seluruh unsur di Riau. Ia menilai sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci dalam menekan dampak karhutla.

Presiden meminta seluruh upaya tersebut terus dilakukan dan perkembangan penanganan karhutla di Riau dilaporkan secara berkala. (ric)

Home / News
Kapolda Riau Ungkap Petugas Karhutla Terancam ISPA, Prabowo Perintahkan Kirim 700 Tabung Oksigen
Editor: Arya Mahendra | Penulis: rico syahputra
Rubrik: news | 24 Agustus 2026 | 14:43:20
Kapolda Riau Ungkap Petugas Karhutla Terancam ISPA, Prabowo Perintahkan Kirim 700 Tabung Oksigen
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan karhutla di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Senin (24/8/2026) siang. (Foto: Rico/Pekanbarutv).

PEKANBARU - Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengungkap kondisi petugas dan masyarakat yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian serius dalam penanganan karhutla di Riau.

Hal tersebut disampaikan Irjen Herry saat memaparkan kondisi penanganan karhutla kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Senin (24/8/2026) siang.

Irjen Herry menjelaskan, Polda Riau bersama pemerintah daerah telah mendirikan sejumlah posko kesehatan bagi masyarakat terdampak asap. Masker dibagikan dan fasilitas oksigen disiapkan di sejumlah kantor kepolisian serta kantor kelurahan.

Menurutnya, fasilitas oksigen juga dibutuhkan bagi petugas yang bekerja langsung di tengah lokasi kebakaran. Petugas diminta beristirahat secara berkala di posko untuk mendapatkan udara yang lebih segar dan mencegah gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Ia mencontohkan seorang anggota Manggala Agni yang meninggal dunia tahun ini setelah mengalami kekurangan oksigen saat menjalankan tugas pemadaman.

“Jadi setiap mereka melakukan pemadaman, mereka mampir 15 menit mereka mendapatkan udara segar,” kata Irjen Herry dalam pemaparannya.

Presiden Prabowo kemudian menanyakan jumlah tabung oksigen yang masih dibutuhkan untuk penanganan karhutla di Riau.

Irjen Herry menyebut, untuk wilayah Kerumutan yang terdampak karhutla, saat ini tersedia sekitar 30 tabung. Pemerintah Provinsi Riau sebelumnya telah menyiapkan tambahan 50 tabung.

Namun, kebutuhan di lapangan masih jauh lebih besar. Herry memperkirakan Riau membutuhkan sekitar 500 tabung oksigen tambahan.

Prabowo langsung menyetujui permintaan tersebut dan memerintahkan agar 500 tabung oksigen segera dikirim ke Riau.

Presiden bahkan meminta jumlahnya dapat ditambah menjadi 700 tabung untuk memastikan ketersediaan cadangan.

Selain penanganan kesehatan, Irjen Herry memaparkan berbagai langkah pencegahan karhutla yang dilakukan secara kolaboratif. Di antaranya edukasi sejak usia dini, patroli bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas, sosialisasi kepada masyarakat, pemasangan spanduk, apel siaga, pembangunan embung, hingga pengawasan pembukaan lahan.

Irjen Herry juga menyampaikan bahwa kebakaran di wilayah Kerumutan kembali terjadi setelah sebelumnya sempat dipadamkan. Api kembali menyebar akibat pengaruh angin dan karakteristik lahan gambut.

Prabowo mengapresiasi langkah penanganan yang dilakukan seluruh unsur di Riau. Ia menilai sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci dalam menekan dampak karhutla.

Presiden meminta seluruh upaya tersebut terus dilakukan dan perkembangan penanganan karhutla di Riau dilaporkan secara berkala. (ric)