
PEKANBARU-Bisnis kuliner lokal di Kota Pekanbaru terus menunjukkan geliat positif. Salah satu jajanan yang kini tengah digandrungi oleh masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa dan anak muda, adalah sajian roti panggang kekinian dari Dawik Toast.
Dengan memadukan cita rasa modern, porsi melimpah, dan harga yang pas di kantong, jenama UMKM ini sukses merebut hati para pencinta kuliner.
Karyawan Dawik Toast, Calvin Putra Fudanly, mengungkapkan bahwa gerainya menawarkan berbagai varian rasa yang selalu menjadi incaran pembeli setiap harinya. Ia menyebutkan ada beberapa menu andalan yang menjadi primadona atau best seller.

"Untuk menu yang paling laris itu ada varian detail spesial, black pepper, moza, sama triple meat," ungkap Calvin saat diwawancarai.
Calvin menjelaskan bahwa menu di Dawik Toast dibanderol dengan harga yang sangat bersahabat, yakni mulai dari Rp14.000 hingga varian terlengkap di harga Rp32.000.
Kualitas dan harga bersahabat ini rupanya diamini oleh para konsumen. Muhammad Habib, salah seorang pelanggan Dawik Toast, mengungkapkan bahwa jajanan ini sangat sepadan (worth it) untuk dibeli.
"Menurut saya sangat worth it karena ada banyak pilihan harga. Kalau menu favorit saya itu sudah pasti best seller-nya, yaitu menu Spesial," ujar Habib.
Habib menjelaskan bahwa daya tarik utama menu Spesial terletak pada isiannya yang sangat melimpah. Dalam satu porsi roti panggang, konsumen sudah mendapatkan isian lengkap berupa telur, daging, dan keju.
"Ada tambahan sausnya juga, bebas di-request. Bisa pakai saus black pepper, kari, barbeque, atau bolognese. Rasanya sangat enak," puji Habib terkait cita rasa sajian tersebut.
Bagi warga Pekanbaru yang ingin menikmati sajian hangat ini, Dawik Toast beroperasi setiap hari mulai pukul 16.00 WIB hingga 23.00 WIB. Khusus untuk operasional di cabang Panam, Calvin menyebutkan bahwa antusiasme pembeli biasanya memuncak (peak hour) pada pukul 21.00 WIB hingga jam tutup.
Tingginya minat masyarakat terhadap kuliner ini berbanding lurus dengan pesatnya ekspansi usaha mereka. Saat ini, Dawik Toast telah memiliki tujuh cabang yang tersebar di titik-titik strategis Kota Pekanbaru. Konsumen dapat menemukan gerai mereka di kawasan Panam, Marpoyan, Jalan Karya (belakang Kampus UIR), kawasan Sail, hingga area perkotaan.
Banyaknya sebaran cabang ini dinilai sangat memudahkan konsumen. "Lokasi jangkauannya menurut saya sudah sangat tepat karena bukan cuma satu cabang saja, tapi sudah banyak cabangnya sampai ke area kota," tutup Habib mengapresiasi kemudahan akses gerai roti panggang tersebut.




PEKANBARU-Bisnis kuliner lokal di Kota Pekanbaru terus menunjukkan geliat positif. Salah satu jajanan yang kini tengah digandrungi oleh masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa dan anak muda, adalah sajian roti panggang kekinian dari Dawik Toast.
Dengan memadukan cita rasa modern, porsi melimpah, dan harga yang pas di kantong, jenama UMKM ini sukses merebut hati para pencinta kuliner.
Karyawan Dawik Toast, Calvin Putra Fudanly, mengungkapkan bahwa gerainya menawarkan berbagai varian rasa yang selalu menjadi incaran pembeli setiap harinya. Ia menyebutkan ada beberapa menu andalan yang menjadi primadona atau best seller.
"Untuk menu yang paling laris itu ada varian detail spesial, black pepper, moza, sama triple meat," ungkap Calvin saat diwawancarai.
Calvin menjelaskan bahwa menu di Dawik Toast dibanderol dengan harga yang sangat bersahabat, yakni mulai dari Rp14.000 hingga varian terlengkap di harga Rp32.000.
Kualitas dan harga bersahabat ini rupanya diamini oleh para konsumen. Muhammad Habib, salah seorang pelanggan Dawik Toast, mengungkapkan bahwa jajanan ini sangat sepadan (worth it) untuk dibeli.
"Menurut saya sangat worth it karena ada banyak pilihan harga. Kalau menu favorit saya itu sudah pasti best seller-nya, yaitu menu Spesial," ujar Habib.
Habib menjelaskan bahwa daya tarik utama menu Spesial terletak pada isiannya yang sangat melimpah. Dalam satu porsi roti panggang, konsumen sudah mendapatkan isian lengkap berupa telur, daging, dan keju.
"Ada tambahan sausnya juga, bebas di-request. Bisa pakai saus black pepper, kari, barbeque, atau bolognese. Rasanya sangat enak," puji Habib terkait cita rasa sajian tersebut.
Bagi warga Pekanbaru yang ingin menikmati sajian hangat ini, Dawik Toast beroperasi setiap hari mulai pukul 16.00 WIB hingga 23.00 WIB. Khusus untuk operasional di cabang Panam, Calvin menyebutkan bahwa antusiasme pembeli biasanya memuncak (peak hour) pada pukul 21.00 WIB hingga jam tutup.
Tingginya minat masyarakat terhadap kuliner ini berbanding lurus dengan pesatnya ekspansi usaha mereka. Saat ini, Dawik Toast telah memiliki tujuh cabang yang tersebar di titik-titik strategis Kota Pekanbaru. Konsumen dapat menemukan gerai mereka di kawasan Panam, Marpoyan, Jalan Karya (belakang Kampus UIR), kawasan Sail, hingga area perkotaan.
Banyaknya sebaran cabang ini dinilai sangat memudahkan konsumen. "Lokasi jangkauannya menurut saya sudah sangat tepat karena bukan cuma satu cabang saja, tapi sudah banyak cabangnya sampai ke area kota," tutup Habib mengapresiasi kemudahan akses gerai roti panggang tersebut.