
PEKANBARU-Lapangan SDN 06 Pekanbaru di Jalan Pepaya, Kecamatan Sukajadi, kembali dipenuhi suara anak-anak, Senin (31/8/2026).
Setelah sempat diliburkan akibat kabut asap, para siswa kembali mengikuti pembelajaran tatap muka. Wajah-wajah mereka kembali terlihat di lingkungan sekolah.
Saat jam istirahat, sejumlah siswa bermain dan bercengkerama di lapangan. Aktivitas itu membuat suasana sekolah kembali terasa seperti hari-hari biasa.

Namun, ada satu kebiasaan yang belum ditinggalkan. Sebagian siswa masih mengenakan masker ketika beraktivitas di lingkungan sekolah.
Sekolah belum menganggap kondisi udara Pekanbaru sepenuhnya pulih. Karena itu, siswa tetap diminta menjaga diri selama berada di lingkungan sekolah.
Herlina, guru kelas 2 SDN 06 Pekanbaru mengatakan, penggunaan masker masih dianjurkan bagi seluruh siswa.
“Siswa tetap kita anjurkan untuk menggunakan masker selama berada di lingkungan sekolah karena kondisi udara di Pekanbaru saat ini belum normal sepenuhnya,” ujar Herlina saat ditemui di sekolah, Senin.
Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah mengurangi paparan polusi udara kepada siswa.
Bagi anak-anak, kembali ke ruang kelas memang membawa kegembiraan. Tetapi kondisi udara membuat perlindungan kesehatan tetap harus diperhatikan.
Kembalinya pembelajaran tatap muka juga mengikuti kebijakan Pemerintah Kota Pekanbaru. Herlina mengatakan sekolah menjalankan kegiatan belajar mengajar berdasarkan arahan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
“Untuk batas waktu penyesuaian aktivitas belajar, kami mengikuti seluruh instruksi yang tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Pekanbaru,” katanya.
Dengan demikian, perubahan kegiatan belajar di sekolah masih menyesuaikan perkembangan kondisi udara dan kebijakan pemerintah.
Makan Bergizi Gratis Kembali Berjalan
Di tengah kembalinya siswa ke sekolah, program Makan Bergizi Gratis juga kembali berjalan di SDN 06 Pekanbaru.
Program tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kebutuhan gizi siswa setelah aktivitas sekolah sempat terganggu akibat kabut asap.
Sekolah juga meminta orang tua ikut berperan menjaga kondisi anak. Mereka diimbau memantau kesehatan anak sebelum berangkat maupun setelah pulang sekolah.
Masker juga diminta tetap disiapkan dari rumah. Bagi para siswa, hari sekolah kembali dimulai. Mereka kembali duduk di ruang kelas, bertemu guru dan bermain bersama teman.
Namun, di balik keceriaan itu masih ada pesan sederhana dari sekolah: belajar boleh kembali normal, tetapi menjaga kesehatan belum boleh lengah. (why)




PEKANBARU-Lapangan SDN 06 Pekanbaru di Jalan Pepaya, Kecamatan Sukajadi, kembali dipenuhi suara anak-anak, Senin (31/8/2026).
Setelah sempat diliburkan akibat kabut asap, para siswa kembali mengikuti pembelajaran tatap muka. Wajah-wajah mereka kembali terlihat di lingkungan sekolah.
Saat jam istirahat, sejumlah siswa bermain dan bercengkerama di lapangan. Aktivitas itu membuat suasana sekolah kembali terasa seperti hari-hari biasa.
Namun, ada satu kebiasaan yang belum ditinggalkan. Sebagian siswa masih mengenakan masker ketika beraktivitas di lingkungan sekolah.
Sekolah belum menganggap kondisi udara Pekanbaru sepenuhnya pulih. Karena itu, siswa tetap diminta menjaga diri selama berada di lingkungan sekolah.
Herlina, guru kelas 2 SDN 06 Pekanbaru mengatakan, penggunaan masker masih dianjurkan bagi seluruh siswa.
“Siswa tetap kita anjurkan untuk menggunakan masker selama berada di lingkungan sekolah karena kondisi udara di Pekanbaru saat ini belum normal sepenuhnya,” ujar Herlina saat ditemui di sekolah, Senin.
Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah mengurangi paparan polusi udara kepada siswa.
Bagi anak-anak, kembali ke ruang kelas memang membawa kegembiraan. Tetapi kondisi udara membuat perlindungan kesehatan tetap harus diperhatikan.
Kembalinya pembelajaran tatap muka juga mengikuti kebijakan Pemerintah Kota Pekanbaru. Herlina mengatakan sekolah menjalankan kegiatan belajar mengajar berdasarkan arahan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
“Untuk batas waktu penyesuaian aktivitas belajar, kami mengikuti seluruh instruksi yang tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Pekanbaru,” katanya.
Dengan demikian, perubahan kegiatan belajar di sekolah masih menyesuaikan perkembangan kondisi udara dan kebijakan pemerintah.
Makan Bergizi Gratis Kembali Berjalan
Di tengah kembalinya siswa ke sekolah, program Makan Bergizi Gratis juga kembali berjalan di SDN 06 Pekanbaru.
Program tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kebutuhan gizi siswa setelah aktivitas sekolah sempat terganggu akibat kabut asap.
Sekolah juga meminta orang tua ikut berperan menjaga kondisi anak. Mereka diimbau memantau kesehatan anak sebelum berangkat maupun setelah pulang sekolah.
Masker juga diminta tetap disiapkan dari rumah. Bagi para siswa, hari sekolah kembali dimulai. Mereka kembali duduk di ruang kelas, bertemu guru dan bermain bersama teman.
Namun, di balik keceriaan itu masih ada pesan sederhana dari sekolah: belajar boleh kembali normal, tetapi menjaga kesehatan belum boleh lengah. (why)