logo
Dukung Arahan Presiden Prabowo, BSI Sediakan Tabungan Bebas Biaya Admin untuk Ma Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Kapal Jurnalis Sampai Kawasan Anak Krakatau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Jembatan Siak I dan Siak III Pekanbaru September Ditutup, Jalur Alternatif Disia Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Terbitkan Surat Rekomendasi, ‎Bupati Rohil Resmi Dukung Pembentukan Provinsi Ria Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dari Rekam Medis Menuju Rekam Pendidikan Nasional Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kualitas Udara Pekanbaru Mulai Membaik, Saatnya Kembali Sekolah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi PERBASASI Riau Tancap Gas, Matangkan Regenerasi Atlet hingga Kejuaraan Internasi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Hotspot Riau Melonjak Jadi 317 Titik, Indragiri Hulu Tertinggi Capai 154 Titik Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Jepang Keluarkan Peringatan Darurat Tertinggi Akibat Hujan Ekstrem di Fukui
Badan cuaca Jepang mengeluarkan peringatan darurat tingkat tertinggi terkait ancaman hujan lebat di sejumlah wilayah Prefektur Fukui, Jepang Tengah, Minggu (30/8). Langkah cepat ini diambil menyusul adanya laporan tanah longsor dan banyaknya kendaraan yang terjebak di jalan-jalan yang terendam banjir. (Foto: NHK World).
Jepang Keluarkan Peringatan Darurat Tertinggi Akibat Hujan Ekstrem di Fukui
Editor: putrajaya
Rubrik: news | 30 Agustus 2026 | 17:49:11

Tokyo - Badan cuaca Jepang pada Minggu (30/8) mengeluarkan peringatan darurat tingkat tertinggi terkait hujan lebat untuk sejumlah area di Prefektur Fukui, Jepang tengah, di tengah laporan tentang tanah longsor dan kendaraan yang terjebak di jalan-jalan yang terendam banjir.

Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA) mengeluarkan peringatan darurat Level 5 untuk kota Fukui, Ono, dan Katsuyama, memperingatkan bahwa bencana sedang terjadi atau sangat mungkin terjadi.

Dalam kurun waktu 24 jam hingga Minggu pagi waktu setempat, Katsuyama, Sakai, dan Fukui mencatat curah hujan yang memecahkan rekor, yakni lebih dari 300 milimeter, menurut JMA.

iklan-view

Para pejabat badan cuaca mengimbau masyarakat untuk menerapkan kewaspadaan tertinggi terkait banjir di daerah dataran rendah, luapan sungai, dan tanah longsor. Masyarakat juga diimbau mewaspadai sambaran petir, tornado, dan angin kencang.

Rekaman langsung yang disediakan oleh Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang menunjukkan sungai-sungai yang meluap akibat hujan lebat, demikian dilaporkan Kyodo News.

Kementerian tersebut mungkin akan mengambil langkah darurat dengan melakukan pelepasan air dari sebuah bendungan di Sakai untuk menyediakan ruang tambahan seiring meningkatnya permukaan air, menurut laporan itu. (*)

Home / News
Jepang Keluarkan Peringatan Darurat Tertinggi Akibat Hujan Ekstrem di Fukui
Editor: putrajaya
Rubrik: news | 30 Agustus 2026 | 17:49:11
Jepang Keluarkan Peringatan Darurat Tertinggi Akibat Hujan Ekstrem di Fukui
Badan cuaca Jepang mengeluarkan peringatan darurat tingkat tertinggi terkait ancaman hujan lebat di sejumlah wilayah Prefektur Fukui, Jepang Tengah, Minggu (30/8). Langkah cepat ini diambil menyusul adanya laporan tanah longsor dan banyaknya kendaraan yang terjebak di jalan-jalan yang terendam banjir. (Foto: NHK World).

Tokyo - Badan cuaca Jepang pada Minggu (30/8) mengeluarkan peringatan darurat tingkat tertinggi terkait hujan lebat untuk sejumlah area di Prefektur Fukui, Jepang tengah, di tengah laporan tentang tanah longsor dan kendaraan yang terjebak di jalan-jalan yang terendam banjir.

Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA) mengeluarkan peringatan darurat Level 5 untuk kota Fukui, Ono, dan Katsuyama, memperingatkan bahwa bencana sedang terjadi atau sangat mungkin terjadi.

Dalam kurun waktu 24 jam hingga Minggu pagi waktu setempat, Katsuyama, Sakai, dan Fukui mencatat curah hujan yang memecahkan rekor, yakni lebih dari 300 milimeter, menurut JMA.

Para pejabat badan cuaca mengimbau masyarakat untuk menerapkan kewaspadaan tertinggi terkait banjir di daerah dataran rendah, luapan sungai, dan tanah longsor. Masyarakat juga diimbau mewaspadai sambaran petir, tornado, dan angin kencang.

Rekaman langsung yang disediakan oleh Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang menunjukkan sungai-sungai yang meluap akibat hujan lebat, demikian dilaporkan Kyodo News.

Kementerian tersebut mungkin akan mengambil langkah darurat dengan melakukan pelepasan air dari sebuah bendungan di Sakai untuk menyediakan ruang tambahan seiring meningkatnya permukaan air, menurut laporan itu. (*)