logo
● Penampungan Solar Ilegal di Kampar Digerebek Polda, Sempat Dihalangi Warga Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Cetak Prestasi Bersejarah bagi Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kasus Sabu 46,93 Kg di Pekanbaru: Oknum TNI Ditahan Pomdam dan Terancam Dipecat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Lapas Bagansiapiapi Gagalkan Penyelundupan Liquid Vape Diduga Narkotika dalam Bo Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pelajar 14 Tahun Tewas Tabrak Truk Parkir di Jalan SM Amin Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pekanbarutv.com dan UIN Suska Riau Jalin Kerja Sama Tingkatkan Mutu Pendidikan, Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Gagalkan Peredaran 46,9 Kg Sabu, Tersangka Babinsa dan Warga Sipil Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Direktur Toba Pulp Lestari Anwar Lawden Tersangka Dugaan Korupsi Rp 2 Triliun Tr Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / Pekanbaru
Siaga Karhutla, Polsek Bina Widya Pekanbaru Latih Personel dan Warga Gunakan Alat Pemadam
Polsek Bina Widya Pekanbaru melatih personel dan masyarakat menggunakan alat pemadam sebagai langkah menghadapi ancaman karhutla. (Foto: Dok. Polsek Bina Widya)
Siaga Karhutla, Polsek Bina Widya Pekanbaru Latih Personel dan Warga Gunakan Alat Pemadam
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: hukum | 8 September 2026 | 11:00:46

PEKANBARU-Kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya bergantung pada kecepatan saat api sudah membesar. Kemampuan menggunakan peralatan pemadam dan membangun koordinasi sejak awal juga menjadi bagian dari upaya pencegahan.

Langkah tersebut dilakukan Polsek Bina Widya Pekanbaru dengan memberikan pelatihan penggunaan alat pemadam kepada personel dan masyarakat.

iklan-view

Kegiatan itu diarahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla sekaligus membangun kemampuan melakukan penanganan awal ketika terjadi kebakaran.

Kapolsek Bina Widya, Kompol Nusirwan, S.H mengatakan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai penggunaan peralatan pemadam di lapangan.

Materi diberikan agar peralatan dapat digunakan secara tepat, aman, dan efektif ketika menghadapi kondisi kebakaran.

“Peserta diberikan pemahaman mengenai cara penggunaan peralatan pemadam secara tepat, aman, dan efektif di lapangan,” kata Nusirwan kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).

Pelatihan tidak hanya menyentuh aspek teknis. Peserta juga diarahkan memahami pentingnya mengambil tindakan dengan cepat ketika menemukan potensi kebakaran.

Menurut Nusirwan, penanganan kebakaran membutuhkan kerja sama yang baik di lapangan.

Personel harus mampu berkoordinasi ketika melakukan pemadaman. Hal tersebut diperlukan agar tindakan yang dilakukan dapat berjalan terarah dan api tidak semakin meluas.

“Selain pelatihan penggunaan perlengkapan, seperti pompa air dan lainnya, personel juga harus mampu untuk berkoordinasi dalam upaya pemadaman api,” ujarnya.

Kesiapan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kemampuan mengoperasikan peralatan. Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan juga dibutuhkan untuk mencegah munculnya titik api.

Karhutla Masih Jadi Perhatian di Riau

Upaya meningkatkan kesiapsiagaan ini dilakukan ketika kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di sejumlah wilayah Riau.

Dampaknya juga dirasakan masyarakat Pekanbaru. Kabut asap disebut masih muncul pada siang maupun malam hari.

Kondisi tersebut membuat penanganan kebakaran membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Pemerintah bersama TNI, Polri, BPBD, perusahaan, dan Masyarakat Peduli Api masih dikerahkan ke wilayah yang terdapat titik api.

Tim di lapangan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk menangani lokasi terdampak sekaligus mengantisipasi munculnya kembali api.

Pelatihan yang dilakukan Polsek Bina Widya menjadi bagian dari penguatan kesiapan di tingkat lapangan. Dengan kemampuan menggunakan peralatan dan koordinasi yang lebih baik, respons terhadap potensi kebakaran diharapkan dapat dilakukan sedini mungkin. (*)

Home / Hukum
Siaga Karhutla, Polsek Bina Widya Pekanbaru Latih Personel dan Warga Gunakan Alat Pemadam
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: hukum | 8 September 2026 | 11:00:46
Siaga Karhutla, Polsek Bina Widya Pekanbaru Latih Personel dan Warga Gunakan Alat Pemadam
Polsek Bina Widya Pekanbaru melatih personel dan masyarakat menggunakan alat pemadam sebagai langkah menghadapi ancaman karhutla. (Foto: Dok. Polsek Bina Widya)

PEKANBARU-Kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya bergantung pada kecepatan saat api sudah membesar. Kemampuan menggunakan peralatan pemadam dan membangun koordinasi sejak awal juga menjadi bagian dari upaya pencegahan.

Langkah tersebut dilakukan Polsek Bina Widya Pekanbaru dengan memberikan pelatihan penggunaan alat pemadam kepada personel dan masyarakat.

Kegiatan itu diarahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla sekaligus membangun kemampuan melakukan penanganan awal ketika terjadi kebakaran.

Kapolsek Bina Widya, Kompol Nusirwan, S.H mengatakan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai penggunaan peralatan pemadam di lapangan.

Materi diberikan agar peralatan dapat digunakan secara tepat, aman, dan efektif ketika menghadapi kondisi kebakaran.

“Peserta diberikan pemahaman mengenai cara penggunaan peralatan pemadam secara tepat, aman, dan efektif di lapangan,” kata Nusirwan kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).

Pelatihan tidak hanya menyentuh aspek teknis. Peserta juga diarahkan memahami pentingnya mengambil tindakan dengan cepat ketika menemukan potensi kebakaran.

Menurut Nusirwan, penanganan kebakaran membutuhkan kerja sama yang baik di lapangan.

Personel harus mampu berkoordinasi ketika melakukan pemadaman. Hal tersebut diperlukan agar tindakan yang dilakukan dapat berjalan terarah dan api tidak semakin meluas.

“Selain pelatihan penggunaan perlengkapan, seperti pompa air dan lainnya, personel juga harus mampu untuk berkoordinasi dalam upaya pemadaman api,” ujarnya.

Kesiapan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kemampuan mengoperasikan peralatan. Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan juga dibutuhkan untuk mencegah munculnya titik api.

Karhutla Masih Jadi Perhatian di Riau

Upaya meningkatkan kesiapsiagaan ini dilakukan ketika kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di sejumlah wilayah Riau.

Dampaknya juga dirasakan masyarakat Pekanbaru. Kabut asap disebut masih muncul pada siang maupun malam hari.

Kondisi tersebut membuat penanganan kebakaran membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Pemerintah bersama TNI, Polri, BPBD, perusahaan, dan Masyarakat Peduli Api masih dikerahkan ke wilayah yang terdapat titik api.

Tim di lapangan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk menangani lokasi terdampak sekaligus mengantisipasi munculnya kembali api.

Pelatihan yang dilakukan Polsek Bina Widya menjadi bagian dari penguatan kesiapan di tingkat lapangan. Dengan kemampuan menggunakan peralatan dan koordinasi yang lebih baik, respons terhadap potensi kebakaran diharapkan dapat dilakukan sedini mungkin. (*)