logo
● Niat Beli Minuman Berujung Pencurian, Perkara Dua Pria di Pekanbaru Dihentikan L Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SEMMI Riau Demo Kejati, Desak Dugaan Penyimpangan Dana Desa Balam Jaya Rohil Diu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Perkasa di Penghujung Pekan, Ditutup Rp17.882 per Dolar AS Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Sewa untuk Pedagang STC Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● BGN Pangkas Kuota Penerima MBG Maksimal 3.000 Per Dapur untuk Cegah Keracunan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polisi Buru IB, Diduga Pemasok 122 Pil Ekstasi ke Jaringan Pekanbaru-Kampar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Wamendagri Bima Arya Tegaskan Pentingnya Mitigasi Bencana dan Kualitas SDM Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Tiga Anggota DPRD dari Gerindra Terseret Kasus Narkoba di Surabaya Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Kepulauan Meranti
Enam Penumpang Kapal Dievakuasi Setelah Mesin Mati di Perairan Meranti
Tim SAR mengevakuasi penumpang kapal yang mati mesin di perairan Sungai Dua Batang Suir, Kabupaten Kepulauan Meranti (foto: Istimewa)
Enam Penumpang Kapal Dievakuasi Setelah Mesin Mati di Perairan Meranti
Editor: Ridho Haztil | Penulis: Raka Sagara
Rubrik: news | 30 September 2026 | 16:19:58

MERANTI -Tim Rescue Unit Siaga SAR Meranti mengevakuasi enam penumpang kapal yang mengalami gangguan mesin di perairan Sungai Dua Batang Suir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Rabu (30/9/2026).

Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, informasi kejadian diterima Kantor SAR Pekanbaru pada pukul 08.45 WIB dari salah seorang penumpang.

Kapal tersebut mengalami gangguan mesin saat dalam perjalanan dari Selatpanjang menuju Desa Batang Buah. Gangguan terjadi pada bagian propeler sehingga kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan.

iklan-view

“Berdasarkan informasi yang diterima, kapal mengalami gangguan pada propeler mesin di tengah perjalanan sehingga kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan dan membutuhkan bantuan evakuasi,” ujar Budi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak lima personel Tim Rescue Unit Siaga SAR Meranti diberangkatkan menuju lokasi menggunakan RIB 03 Meranti.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang. Sebanyak enam orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Selanjutnya, seluruh penumpang dibawa menuju Pelabuhan Suak Meranti untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kantor SAR Pekanbaru mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas pelayaran agar selalu memastikan kondisi kapal, mesin, serta perlengkapan keselamatan dalam keadaan baik sebelum berangkat.(*) 

Home / News
Enam Penumpang Kapal Dievakuasi Setelah Mesin Mati di Perairan Meranti
Editor: Ridho Haztil | Penulis: Raka Sagara
Rubrik: news | 30 September 2026 | 16:19:58
Enam Penumpang Kapal Dievakuasi Setelah Mesin Mati di Perairan Meranti
Tim SAR mengevakuasi penumpang kapal yang mati mesin di perairan Sungai Dua Batang Suir, Kabupaten Kepulauan Meranti (foto: Istimewa)

MERANTI -Tim Rescue Unit Siaga SAR Meranti mengevakuasi enam penumpang kapal yang mengalami gangguan mesin di perairan Sungai Dua Batang Suir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Rabu (30/9/2026).

Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, informasi kejadian diterima Kantor SAR Pekanbaru pada pukul 08.45 WIB dari salah seorang penumpang.

Kapal tersebut mengalami gangguan mesin saat dalam perjalanan dari Selatpanjang menuju Desa Batang Buah. Gangguan terjadi pada bagian propeler sehingga kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan.

“Berdasarkan informasi yang diterima, kapal mengalami gangguan pada propeler mesin di tengah perjalanan sehingga kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan dan membutuhkan bantuan evakuasi,” ujar Budi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak lima personel Tim Rescue Unit Siaga SAR Meranti diberangkatkan menuju lokasi menggunakan RIB 03 Meranti.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang. Sebanyak enam orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Selanjutnya, seluruh penumpang dibawa menuju Pelabuhan Suak Meranti untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kantor SAR Pekanbaru mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas pelayaran agar selalu memastikan kondisi kapal, mesin, serta perlengkapan keselamatan dalam keadaan baik sebelum berangkat.(*)