logo
● Warga Rumbai Silahkan Kunjungi Pasar Murah, Beras SPHP Dijual Rp60 Ribu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Udara Pekanbaru Kian Mengkhawatirkan, PM2.5 Enam Kali Ambang Batas WHO Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Hujan Lebat Disertai Petir Malam Ini, BMKG Pantau 11 Titik Panas di Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Diduga Dipicu Sengketa Tanah, Adik Bacok Kakak Kandung Hingga Tewas di Ukui Pela Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Makin Terpuruk, Ditutup di Level Rp18.060 per Dolar AS Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Sita 2,1 Kg Sabu dan 284 Catridge Etomidate di Pekanbaru, Dua DPO Dib Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pansel KPU 2027–2032 Segera Diumumkan, DPR Tekankan Integritas Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Plt Gubernur Riau Langsung Meninjau Pasar Murah di Melebung
Pelaksana tugas Gubernur Riau SF Hariyanto saat meninjau pelaksanaan Pasar Murah di Melebung (foto:MCR)
Plt Gubernur Riau Langsung Meninjau Pasar Murah di Melebung
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 15 Oktober 2026 | 21:14:37

PEKANBARU-Upaya menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok terus dilakukan Pemerintah Provinsi Riau. Salah satunya melalui operasi pasar murah yang digelar di halaman Masjid Paripurna Al-Hasanah, Kelurahan Melebung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Kamis (15/10/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, hadir langsung meninjau kegiatan tersebut. Ia juga menyapa warga dan membagikan beras sebanyak 5 kilogram serta minyak goreng MinyaKita secara gratis.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama ketika harga bahan pangan mengalami perubahan.

SF Hariyanto mengatakan, operasi pasar murah perlu terus dilaksanakan agar masyarakat memiliki akses terhadap bahan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Pemerintah, menurutnya, tidak hanya perlu memastikan ketersediaan pangan, tetapi juga menjaga agar harganya tetap terjangkau oleh masyarakat.

“Kita ingin memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Jangan sampai ada kelangkaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemprov Riau berupaya memperluas pelaksanaan operasi pasar murah agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah, termasuk daerah yang jauh dari pusat kota.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga yang telah ditetapkan. Beras SPHP tersedia seharga Rp60.000 per 5 kilogram. Sementara itu, beras Anak Daro dan Sokan dijual Rp169.000 per 10 kilogram atau Rp84.500 per 5 kilogram.

Untuk kebutuhan lainnya, gula pasir dipasarkan Rp18.000 per kilogram dan minyak goreng MinyaKita Rp15.500 per bungkus. Garam Krista seharga Rp2.000 per kemasan 200 gram, sedangkan garam Nusantara dijual Rp2.000 per kemasan 250 gram.

Masyarakat juga bisa membeli telur seharga Rp48.000 per papan. Adapun cabai merah dijual Rp65.000 per kilogram, sementara bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp30.000 per kilogram.

Direktur BUMD Pangan PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, mengatakan kegiatan di Melebung merupakan operasi pasar murah ke-205 yang dilaksanakan pihaknya sepanjang 2026.

Menurut Ade, kegiatan tersebut difokuskan untuk menjaga pasokan bahan pokok, mendukung kelancaran distribusi, serta membantu menstabilkan harga di pasaran.

Pelaksanaan operasi pasar murah secara berkelanjutan diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih bersahabat. Selain meringankan pengeluaran rumah tangga, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi di Provinsi Riau.(*) 

Home / News
Plt Gubernur Riau Langsung Meninjau Pasar Murah di Melebung
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 15 Oktober 2026 | 21:14:37
Plt Gubernur Riau Langsung Meninjau Pasar Murah di Melebung
Pelaksana tugas Gubernur Riau SF Hariyanto saat meninjau pelaksanaan Pasar Murah di Melebung (foto:MCR)

PEKANBARU-Upaya menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok terus dilakukan Pemerintah Provinsi Riau. Salah satunya melalui operasi pasar murah yang digelar di halaman Masjid Paripurna Al-Hasanah, Kelurahan Melebung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Kamis (15/10/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, hadir langsung meninjau kegiatan tersebut. Ia juga menyapa warga dan membagikan beras sebanyak 5 kilogram serta minyak goreng MinyaKita secara gratis.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama ketika harga bahan pangan mengalami perubahan.

SF Hariyanto mengatakan, operasi pasar murah perlu terus dilaksanakan agar masyarakat memiliki akses terhadap bahan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Pemerintah, menurutnya, tidak hanya perlu memastikan ketersediaan pangan, tetapi juga menjaga agar harganya tetap terjangkau oleh masyarakat.

“Kita ingin memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Jangan sampai ada kelangkaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemprov Riau berupaya memperluas pelaksanaan operasi pasar murah agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah, termasuk daerah yang jauh dari pusat kota.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga yang telah ditetapkan. Beras SPHP tersedia seharga Rp60.000 per 5 kilogram. Sementara itu, beras Anak Daro dan Sokan dijual Rp169.000 per 10 kilogram atau Rp84.500 per 5 kilogram.

Untuk kebutuhan lainnya, gula pasir dipasarkan Rp18.000 per kilogram dan minyak goreng MinyaKita Rp15.500 per bungkus. Garam Krista seharga Rp2.000 per kemasan 200 gram, sedangkan garam Nusantara dijual Rp2.000 per kemasan 250 gram.

Masyarakat juga bisa membeli telur seharga Rp48.000 per papan. Adapun cabai merah dijual Rp65.000 per kilogram, sementara bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp30.000 per kilogram.

Direktur BUMD Pangan PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, mengatakan kegiatan di Melebung merupakan operasi pasar murah ke-205 yang dilaksanakan pihaknya sepanjang 2026.

Menurut Ade, kegiatan tersebut difokuskan untuk menjaga pasokan bahan pokok, mendukung kelancaran distribusi, serta membantu menstabilkan harga di pasaran.

Pelaksanaan operasi pasar murah secara berkelanjutan diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih bersahabat. Selain meringankan pengeluaran rumah tangga, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi di Provinsi Riau.(*)