logo
● SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Cetak Prestasi Bersejarah bagi Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kasus Sabu 46,93 Kg di Pekanbaru: Oknum TNI Ditahan Pomdam dan Terancam Dipecat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Lapas Bagansiapiapi Gagalkan Penyelundupan Liquid Vape Diduga Narkotika dalam Bo Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pelajar 14 Tahun Tewas Tabrak Truk Parkir di Jalan SM Amin Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pekanbarutv.com dan UIN Suska Riau Jalin Kerja Sama Tingkatkan Mutu Pendidikan, Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Gagalkan Peredaran 46,9 Kg Sabu, Tersangka Babinsa dan Warga Sipil Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Direktur Toba Pulp Lestari Anwar Lawden Tersangka Dugaan Korupsi Rp 2 Triliun Tr Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● PLN Perkuat Literasi Digital dan UMKM Sagu di Meranti Lewat Program TJSL Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Sepak Bola
Emil Audero Tampil Penuh Saat Rayo Vallecano Ditahan Imbang Getafe
Kiper tim nasional Indonesia, Emil Audero, tampil selama sembilan puluh menit penuh di bawah mistar gawang dalam pertandingan pekan kesembilan kompetisi Liga Spanyol ketika Rayo Vallecano harus berbagi angka satu sama lain dengan Getafe. (Foto: Bola)
Emil Audero Tampil Penuh Saat Rayo Vallecano Ditahan Imbang Getafe
Editor: putrajaya
Rubrik: news | 20 Oktober 2026 | 08:04:00

JAKARTA - Penjaga gawang berdarah Lombok, Nusa Tenggara Barat, tersebut dipercaya tampil sejak menit pertama hingga peluit panjang berbunyi di Stadion Coliseum, Madrid, pada Senin malam waktu setempat. Kiper utama tersebut berhasil melakukan total tiga kali penyelamatan krusial serta mencatatkan satu kali aksi tinju bola dan akurasi operan mencapai tujuh puluh dua persen sepanjang jalannya pertandingan.

Dalam duel sengit tersebut, tim tamu Rayo Vallecano sempat membuka keunggulan terlebih dahulu sebelum akhirnya tuan rumah Getafe berhasil mengejar ketertinggalan.

Skuad asuhan tamu sebenarnya diuntungkan setelah wasit mengeluarkan kartu merah bagi bek Getafe, Djene Dakonam, yang membuat mereka unggul jumlah pemain sejak menit ke-28, tetapi keuntungan tersebut gagal dimanfaatkan secara maksimal untuk meraih kemenangan.

iklan-view

Akibat hasil seri ini, posisi Rayo Vallecano di papan klasemen sementara Liga Spanyol tertahan di peringkat ke-13 dengan mengoleksi sembilan poin dari delapan pertandingan yang telah dilakoni, mempunyai angka yang identik dengan Getafe yang berada tepat di bawahnya pada tangga ke-14.

Gol pembuka bagi tim tamu tercipta ketika pertandingan baru memasuki menit ke-11, saat Alvaro Garcia Rivera sukses memaksimalkan umpan matang dari Jorge de Frutos untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Petaka bagi tuan rumah hadir pada menit ke-28 ketika kapten sekaligus pilar lini belakang Getafe, Djene Dakonam, diganjar kartu kuning kedua akibat tekel keras terhadap pencetak gol pertama lawan, Alvaro Garcia, sehingga harus meninggalkan lapangan lebih cepat.

Meskipun terpaksa melanjutkan sisa pertandingan dengan sepuluh orang pemain saja, lini pertahanan Getafe menunjukkan penampilan yang sangat disiplin hingga akhirnya mampu mencetak gol penyeimbang pada babak kedua tepatnya menit ke-56.

Gol balasan tuan rumah bermula dari aksi serangan balik cepat di mana Francho Serrano mengirimkan umpan silang terukur yang langsung diselesaikan dengan sempurna oleh Martin Satriano dari jarak dekat untuk mengubah papan skor menjadi 1-1.

Situasi tertinggal jumlah personel membuat kubu tamu terus menggempur dan mengurung lini pertahanan tuan rumah, namun ketangguhan serta kedisiplinan barisan belakang Getafe mampu mematahkan berbagai gelombang serangan hingga skor sama kuat satu sama bertahan hingga laga selesai. (*)

Home / News
Emil Audero Tampil Penuh Saat Rayo Vallecano Ditahan Imbang Getafe
Editor: putrajaya
Rubrik: news | 20 Oktober 2026 | 08:04:00
Emil Audero Tampil Penuh Saat Rayo Vallecano Ditahan Imbang Getafe
Kiper tim nasional Indonesia, Emil Audero, tampil selama sembilan puluh menit penuh di bawah mistar gawang dalam pertandingan pekan kesembilan kompetisi Liga Spanyol ketika Rayo Vallecano harus berbagi angka satu sama lain dengan Getafe. (Foto: Bola)

JAKARTA - Penjaga gawang berdarah Lombok, Nusa Tenggara Barat, tersebut dipercaya tampil sejak menit pertama hingga peluit panjang berbunyi di Stadion Coliseum, Madrid, pada Senin malam waktu setempat. Kiper utama tersebut berhasil melakukan total tiga kali penyelamatan krusial serta mencatatkan satu kali aksi tinju bola dan akurasi operan mencapai tujuh puluh dua persen sepanjang jalannya pertandingan.

Dalam duel sengit tersebut, tim tamu Rayo Vallecano sempat membuka keunggulan terlebih dahulu sebelum akhirnya tuan rumah Getafe berhasil mengejar ketertinggalan.

Skuad asuhan tamu sebenarnya diuntungkan setelah wasit mengeluarkan kartu merah bagi bek Getafe, Djene Dakonam, yang membuat mereka unggul jumlah pemain sejak menit ke-28, tetapi keuntungan tersebut gagal dimanfaatkan secara maksimal untuk meraih kemenangan.

Akibat hasil seri ini, posisi Rayo Vallecano di papan klasemen sementara Liga Spanyol tertahan di peringkat ke-13 dengan mengoleksi sembilan poin dari delapan pertandingan yang telah dilakoni, mempunyai angka yang identik dengan Getafe yang berada tepat di bawahnya pada tangga ke-14.

Gol pembuka bagi tim tamu tercipta ketika pertandingan baru memasuki menit ke-11, saat Alvaro Garcia Rivera sukses memaksimalkan umpan matang dari Jorge de Frutos untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Petaka bagi tuan rumah hadir pada menit ke-28 ketika kapten sekaligus pilar lini belakang Getafe, Djene Dakonam, diganjar kartu kuning kedua akibat tekel keras terhadap pencetak gol pertama lawan, Alvaro Garcia, sehingga harus meninggalkan lapangan lebih cepat.

Meskipun terpaksa melanjutkan sisa pertandingan dengan sepuluh orang pemain saja, lini pertahanan Getafe menunjukkan penampilan yang sangat disiplin hingga akhirnya mampu mencetak gol penyeimbang pada babak kedua tepatnya menit ke-56.

Gol balasan tuan rumah bermula dari aksi serangan balik cepat di mana Francho Serrano mengirimkan umpan silang terukur yang langsung diselesaikan dengan sempurna oleh Martin Satriano dari jarak dekat untuk mengubah papan skor menjadi 1-1.

Situasi tertinggal jumlah personel membuat kubu tamu terus menggempur dan mengurung lini pertahanan tuan rumah, namun ketangguhan serta kedisiplinan barisan belakang Getafe mampu mematahkan berbagai gelombang serangan hingga skor sama kuat satu sama bertahan hingga laga selesai. (*)