logo
● Razia Narkoba di Pangeran Hidayat Pekanbaru, Polisi Temukan 18 Klip Diduga Sabu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Titik Api Nihil, Riau Keluar dari Daftar Prioritas Karhutla Nasional Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● LGBT di Kalangan Remaja Pekanbaru Jadi Perhatian, Keluarga Diminta Lebih Peduli Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pantang Menyerah! PSPS Comeback Dramatis dan Curi Tiga Poin di Markas Persikad Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pemerintah Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Daerah Rambah Pasar Global Lewat Inovas Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra MagangHub Batch 3 2026 Hingga 29 Oktober Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Udara Pekanbaru Tak Sehat, AQI Tembus 163, Warga Diminta Waspadai Asap Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Muhamad Adil Laska Terpilih Sebagai Ketua LPM Tobekgodang Periode 2026-2029 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Bogor
Pantang Menyerah! PSPS Comeback Dramatis dan Curi Tiga Poin di Markas Persikad
Skuad PSPS Pekanbaru (foto:IDNTimes)
Pantang Menyerah! PSPS Comeback Dramatis dan Curi Tiga Poin di Markas Persikad
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 24 Oktober 2026 | 19:55:18

PEKANBARU-PSPS Pekanbaru menunjukkan mentalitas pantang menyerah setelah menundukkan Persikad Depok dengan skor 3-2 dalam lanjutan pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2027 Grup A, Sabtu (24/10/2026). Antonio Gamaroni menjadi bintang kemenangan Askar Bertuah setelah mencetak gol penentu pada penghujung pertandingan.

Duel yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, tersebut berjalan sengit sejak awal. Kedua tim saling melancarkan serangan dalam upaya mengamankan poin penuh, tetapi PSPS akhirnya berhasil keluar sebagai pemenang melalui perjuangan hingga menit-menit terakhir.

Kemenangan ini menjadi tambahan berharga bagi skuad asuhan Akhyar Ilyas. PSPS kini mengumpulkan 18 poin dari tujuh pertandingan, hasil enam kemenangan dan satu kekalahan, sekaligus mempertahankan posisi teratas klasemen sementara Grup A.

Sementara itu, Persikad Depok belum mampu memaksimalkan kesempatan bermain di hadapan pendukung sendiri. Kekalahan tersebut membuat tim berjuluk Laskar Pajajaran tetap mengoleksi 12 poin di peringkat kedua.

Persikad membuka keunggulan ketika laga baru memasuki menit kelima. Kesalahan di lini belakang PSPS berujung gol bunuh diri yang membuat tuan rumah memimpin 1-0.

Situasi tersebut tidak membuat PSPS kehilangan arah permainan. Tim asal Pekanbaru itu segera meningkatkan tekanan dan berusaha mencari celah di pertahanan Persikad untuk menyamakan kedudukan.

Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-11. Antonio Gamaroni sukses mencatatkan gol pertamanya dalam pertandingan sekaligus mengubah skor menjadi 1-1.

Momentum kemudian beralih ke kubu tim tamu. Empat menit berselang, tepatnya pada menit ke-15, Asir Azis berhasil menjebol gawang Persikad dan membawa PSPS berbalik unggul 2-1.

Persikad tidak tinggal diam. Tuan rumah terus berupaya mengejar ketertinggalan dan akhirnya memperoleh gol penyama kedudukan pada masa tambahan waktu babak pertama.

Pada menit ke-45+3, Gustavo memanfaatkan bola muntah dari penjaga gawang PSPS untuk mencetak gol. Skor berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga kedua tim memasuki ruang ganti.

Memasuki babak kedua, persaingan kedua tim semakin ketat. PSPS dan Persikad sama-sama berusaha menemukan gol tambahan, tetapi rapatnya pertahanan membuat sejumlah upaya serangan belum menghasilkan perubahan skor.

Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, PSPS justru berhasil menemukan kesempatan untuk memastikan kemenangan.

Antonio Gamaroni kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol pada menit ke-90 lebih. Gol keduanya dalam pertandingan tersebut mengubah kedudukan menjadi 3-2 sekaligus membawa PSPS kembali unggul.

Gol pada penghujung laga itu menjadi pukulan bagi Persikad yang berusaha mempertahankan poin di kandang sendiri. Sebaliknya, para pemain PSPS memiliki alasan untuk merayakan kemenangan setelah melewati pertandingan yang berlangsung penuh tekanan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-2 tidak berubah. PSPS pun membawa pulang tiga poin penting dari markas Persikad Depok.

Hasil positif di Stadion Pakansari mempertegas konsistensi PSPS dalam persaingan Pegadaian Championship 2026/2027 Grup A.

Dengan raihan 18 poin dari tujuh pertandingan, Askar Bertuah masih berada di posisi pertama, unggul enam poin dari Persikad yang mengoleksi 12 poin.

Selain memperkuat posisi di klasemen, kemenangan ini juga menjadi bukti kemampuan PSPS menjaga daya juang dalam situasi sulit. Sempat tertinggal lebih dahulu dan kemudian kembali menghadapi skor imbang, tim kebanggaan masyarakat Pekanbaru itu tetap mampu menemukan jalan menuju kemenangan.

Peran Gamaroni menjadi sorotan utama setelah penyerang tersebut mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-11 dan penghujung babak kedua.

PSPS kini memiliki modal positif untuk melanjutkan perjuangan di kompetisi musim ini. Namun, konsistensi permainan tetap dibutuhkan agar posisi di puncak klasemen dapat dipertahankan hingga persaingan memasuki tahap berikutnya.(*) 

Home / News
Pantang Menyerah! PSPS Comeback Dramatis dan Curi Tiga Poin di Markas Persikad
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 24 Oktober 2026 | 19:55:18
Pantang Menyerah! PSPS Comeback Dramatis dan Curi Tiga Poin di Markas Persikad
Skuad PSPS Pekanbaru (foto:IDNTimes)

PEKANBARU-PSPS Pekanbaru menunjukkan mentalitas pantang menyerah setelah menundukkan Persikad Depok dengan skor 3-2 dalam lanjutan pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2027 Grup A, Sabtu (24/10/2026). Antonio Gamaroni menjadi bintang kemenangan Askar Bertuah setelah mencetak gol penentu pada penghujung pertandingan.

Duel yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, tersebut berjalan sengit sejak awal. Kedua tim saling melancarkan serangan dalam upaya mengamankan poin penuh, tetapi PSPS akhirnya berhasil keluar sebagai pemenang melalui perjuangan hingga menit-menit terakhir.

Kemenangan ini menjadi tambahan berharga bagi skuad asuhan Akhyar Ilyas. PSPS kini mengumpulkan 18 poin dari tujuh pertandingan, hasil enam kemenangan dan satu kekalahan, sekaligus mempertahankan posisi teratas klasemen sementara Grup A.

Sementara itu, Persikad Depok belum mampu memaksimalkan kesempatan bermain di hadapan pendukung sendiri. Kekalahan tersebut membuat tim berjuluk Laskar Pajajaran tetap mengoleksi 12 poin di peringkat kedua.

Persikad membuka keunggulan ketika laga baru memasuki menit kelima. Kesalahan di lini belakang PSPS berujung gol bunuh diri yang membuat tuan rumah memimpin 1-0.

Situasi tersebut tidak membuat PSPS kehilangan arah permainan. Tim asal Pekanbaru itu segera meningkatkan tekanan dan berusaha mencari celah di pertahanan Persikad untuk menyamakan kedudukan.

Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-11. Antonio Gamaroni sukses mencatatkan gol pertamanya dalam pertandingan sekaligus mengubah skor menjadi 1-1.

Momentum kemudian beralih ke kubu tim tamu. Empat menit berselang, tepatnya pada menit ke-15, Asir Azis berhasil menjebol gawang Persikad dan membawa PSPS berbalik unggul 2-1.

Persikad tidak tinggal diam. Tuan rumah terus berupaya mengejar ketertinggalan dan akhirnya memperoleh gol penyama kedudukan pada masa tambahan waktu babak pertama.

Pada menit ke-45+3, Gustavo memanfaatkan bola muntah dari penjaga gawang PSPS untuk mencetak gol. Skor berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga kedua tim memasuki ruang ganti.

Memasuki babak kedua, persaingan kedua tim semakin ketat. PSPS dan Persikad sama-sama berusaha menemukan gol tambahan, tetapi rapatnya pertahanan membuat sejumlah upaya serangan belum menghasilkan perubahan skor.

Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, PSPS justru berhasil menemukan kesempatan untuk memastikan kemenangan.

Antonio Gamaroni kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol pada menit ke-90 lebih. Gol keduanya dalam pertandingan tersebut mengubah kedudukan menjadi 3-2 sekaligus membawa PSPS kembali unggul.

Gol pada penghujung laga itu menjadi pukulan bagi Persikad yang berusaha mempertahankan poin di kandang sendiri. Sebaliknya, para pemain PSPS memiliki alasan untuk merayakan kemenangan setelah melewati pertandingan yang berlangsung penuh tekanan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-2 tidak berubah. PSPS pun membawa pulang tiga poin penting dari markas Persikad Depok.

Hasil positif di Stadion Pakansari mempertegas konsistensi PSPS dalam persaingan Pegadaian Championship 2026/2027 Grup A.

Dengan raihan 18 poin dari tujuh pertandingan, Askar Bertuah masih berada di posisi pertama, unggul enam poin dari Persikad yang mengoleksi 12 poin.

Selain memperkuat posisi di klasemen, kemenangan ini juga menjadi bukti kemampuan PSPS menjaga daya juang dalam situasi sulit. Sempat tertinggal lebih dahulu dan kemudian kembali menghadapi skor imbang, tim kebanggaan masyarakat Pekanbaru itu tetap mampu menemukan jalan menuju kemenangan.

Peran Gamaroni menjadi sorotan utama setelah penyerang tersebut mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-11 dan penghujung babak kedua.

PSPS kini memiliki modal positif untuk melanjutkan perjuangan di kompetisi musim ini. Namun, konsistensi permainan tetap dibutuhkan agar posisi di puncak klasemen dapat dipertahankan hingga persaingan memasuki tahap berikutnya.(*)