logo
Pasar Kodim Diduga Dialihfungsikan Jadi Kampus, KOMPOR Foundation dan PPSP Perta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPR Dengarkan Tuntutan 36 Ribu Kades AMJ Terkait Perpanjangan Masa Jabatan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menpora dan Ketua KOI Resmi Kukuhkan Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Perkasa, Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kembali ke Pasar In Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Komjak RI Turun ke Kejari Pekanbaru, Pastikan Pengaduan Masyarakat Ditindaklanju Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Eskalasi Konflik Memanas, Harga Minyak Dunia Mendekati Level US$100 per Barel Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Manchester City Pimpin Klasemen Liga Champions Usai Taklukkan Porto Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 3.056 Kasus Gangguan Kesehatan di Pekanbaru, Pemko Perpanjang PJJ di Tengah Kabu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Ratusan Hektare Mangrove Rokan Hilir Diduga Dibabat

news | 1 September 2026 | 20:15:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Romi Ramadani | Ditonton: 258 kali

Ratusan hektare kawasan mangrove di Kepenghuluan Sungai Panji-Panji, Kecamatan Kuba Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, diduga telah dibuka dan digarap. Hasil investigasi PekanbaruTV menemukan sejumlah kawasan yang sebelumnya dipenuhi vegetasi mangrove kini berubah menjadi lahan terbuka, dengan pohon-pohon yang telah ditebang dan sisa tebangan masih terlihat di lapangan. Pembukaan lahan juga diduga berlangsung hingga mendekati garis pantai. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kelestarian ekosistem pesisir, mengingat mangrove berperan penting sebagai pelindung alami dari gelombang dan abrasi serta menjadi habitat berbagai biota laut. Luas kawasan yang terdampak diperkirakan mencapai ratusan hektare, namun angka pastinya masih membutuhkan pengukuran dan verifikasi dari instansi berwenang.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT