logo
Keroyok Tukang Gigi hingga Tewas ,Tiga Pemuda Jadi Tersangka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pasar Kodim Diduga Dialihfungsikan Jadi Kampus, KOMPOR Foundation dan PPSP Perta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPR Dengarkan Tuntutan 36 Ribu Kades AMJ Terkait Perpanjangan Masa Jabatan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menpora dan Ketua KOI Resmi Kukuhkan Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Perkasa, Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kembali ke Pasar In Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Komjak RI Turun ke Kejari Pekanbaru, Pastikan Pengaduan Masyarakat Ditindaklanju Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Eskalasi Konflik Memanas, Harga Minyak Dunia Mendekati Level US$100 per Barel Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Manchester City Pimpin Klasemen Liga Champions Usai Taklukkan Porto Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Pemesanan Lewat MiChat Berujung Pemerasan di Hotel

news | 1 September 2026 | 20:25:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Rico Saputra | Ditonton: 147 kali

Polisi membongkar aksi pemerasan dengan modus menjebak korban melalui aplikasi MiChat di Kota Pekanbaru, Riau. Kasus ini terungkap setelah seorang pria berinisial MR melaporkan dirinya menjadi korban pemerasan di salah satu hotel di wilayah Sukajadi. Korban awalnya memesan seorang perempuan melalui MiChat, namun saat proses tawar-menawar berlangsung, sejumlah pelaku datang secara berkelompok dan diduga melakukan pemerasan serta mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis bayonet. Polisi menyebut para pelaku terbagi dalam tiga kelompok. Sejumlah pelaku telah diamankan, sementara pelaku lainnya yang masuk daftar pencarian orang masih diburu. Petugas turut menyita empat unit telepon genggam dan satu mobil yang diduga digunakan untuk menjalankan aksi

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT