logo
Misteri Paus 8 Meter dan Berat 8 Ton di Hutan Bakau Inhil, Warga Mandah Mendadak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Semakin Terdesak, Tinggal Rp84 dari Level Psikologis Rp18.000 Per-Dolar A Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Razia Gabungan di Lapas Pekanbaru, Senjata Tajam Rakitan hingga Kompor Listrik D Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPD RI Desak Kemenlu Selamatkan Nandiya, TKI Jaksel yang Diduga Jadi Korban TPPO Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Cabai Merah Kian "Pedas", Harga Jual Tembus Rp80 Ribu Per Kilogram, Cuaca Buruk Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Cucu Dilaporkan Curi Sawit Milik Kakek Sendiri, Dugaan Kriminalisasi Ahli Waris Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Massa Fomari-Bebersi Desak Kejati Riau Usut Kasus Dugaan Ijazah Ketua DPRD Siak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Saat Antrean BBM Jadi Rezeki: Kisah Zurbainah, Penjual Pisang Molen di Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Sembako Murah Diserbu Warga

news | 2 September 2026 | 20:35:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 197 kali

Gerakan pangan murah atau gpm kembali digelar pemerintah provinsi riau di pekanbaru. Berlokasi di halaman tvri riau, warga antusias membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar, mulai dari beras sphp, minyak kita, gula, cabai, bawang, hingga telur dan daging. Beras sphp dijual rp59 ribu per lima kilogram, sementara sejumlah komoditas lain juga ditawarkan dengan harga terjangkau. Pemprov riau menyebut kegiatan ini diharapkan membantu menjaga daya beli masyarakat. Selain pangan murah, pemprov riau turut membagikan 2.000 bibit cabai kepada masyarakat.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT