logo
Jasad Diduga ABK Kapal 5 Jurnalis Ditemukan 340 Km dari Anak Krakatau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kejahatan Lingkungan di Rupat: Hutan Mangrove Dibabat Jadi Arang, Kapolda Riau T Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Penyelundupan 140 Ton Arang Mangrove ke Malaysia Digagalkan, Dua Tersangka Ditan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Penggeledahan Lapas Narkotika Rumbai, Petugas Sita 5 Pisau Rakitan dan Mata Geri Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Usulkan Pembangunan Pangkalan AJU di Riau untuk Percepat Operasi Modifikasi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Diskes Pekanbaru Catat 6.622 Kasus Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Bikin Geleng Kepala, Inilah Hewan-Hewan dengan Harga Paling Mahal Sepanjang Seja Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Beasiswa Pemko Pekanbaru Sudah Cair, Mahasiswa yang Belum Dapat Diminta Bersiap Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Biosolar Langka, Sopir Truk Rela Antre hingga Bermalam di SPBU

news | 17 September 2026 | 20:25:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Dikky Kinoi | Ditonton: 144 kali

Kelangkaan BBM jenis biosolar terjadi di sejumlah SPBU di Kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau. Kondisi ini membuat sopir truk batu bara harus mengantre berjam-jam, bahkan rela bermalam demi mendapatkan bahan bakar. Para sopir mengaku kelangkaan solar telah berlangsung lebih dari satu bulan dan juga terjadi di sejumlah SPBU sepanjang perjalanan dari Sumatera Barat hingga Riau. Mereka berharap pasokan biosolar kembali normal karena antrean panjang membuat waktu perjalanan dan biaya operasional meningkat. Sementara itu, pihak SPBU menyebut pasokan dari Pertamina Dumai tidak mengalami kendala dan setiap hari mendapat alokasi sekitar 32 ton biosolar.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT