Kelangkaan BBM jenis biosolar terjadi di sejumlah SPBU di Kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau. Kondisi ini membuat sopir truk batu bara harus mengantre berjam-jam, bahkan rela bermalam demi mendapatkan bahan bakar. Para sopir mengaku kelangkaan solar telah berlangsung lebih dari satu bulan dan juga terjadi di sejumlah SPBU sepanjang perjalanan dari Sumatera Barat hingga Riau. Mereka berharap pasokan biosolar kembali normal karena antrean panjang membuat waktu perjalanan dan biaya operasional meningkat. Sementara itu, pihak SPBU menyebut pasokan dari Pertamina Dumai tidak mengalami kendala dan setiap hari mendapat alokasi sekitar 32 ton biosolar.
Galodo Terjang Kompleks Perkantoran Pemkab Solok
Dandim Cup VIII Jadi Ajang Jaring Bibit Atlet Voli Inhil
Hari Anak Nasional 2026, Anak anak Inhil Unjuk Bakat dan Kreativitas
25 Kasus Rabies di Riau, Vaksinasi Gratis Digela
Dampak Kabut Asap, Kantin Sekolah Terpaksa Tutup
GMPB Desak Aliran Dana Mafia Tanah Diusut
61 Tersangka Karhutla, 3 387 Hektare Lahan Terbakar
Antre Solar 3 Jam, Dugaan Mafia Disorot
106 Advokat Baru Diangkat, Peradi Soroti Tantangan AI
Mentan Salurkan Bantuan Beras, 619 Ribu Warga Riau Jadi Penerima
Biosolar Langka, Sopir Truk Rela Antre hingga Bermalam di SPBU
Sakit Hati Diputus, Mantan Pacar Sebar Video Syur



