Libur sekolah akibat kabut asap di Kota Pekanbaru, Riau, tak hanya menghentikan aktivitas belajar mengajar, tetapi juga berdampak pada pelaku usaha di lingkungan sekolah. Salah satunya Junaidi, pemilik kantin sekaligus penjaga SD Negeri 68 Pekanbaru. Selama sekolah diliburkan selama dua hari, Junaidi terpaksa menutup kantinnya dan kehilangan sebagian besar pendapatan. Di tengah kondisi tersebut, ia memilih mengisi waktu dengan menjaga serta membersihkan lingkungan sekolah, sembari berharap kualitas udara segera membaik agar aktivitas belajar dan usahanya kembali berjalan normal.



