Setelah beberapa pekan terganggu kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan, aktivitas belajar mengajar secara tatap muka terbatas atau PTM di Kota Pekanbaru, Riau, kembali dilaksanakan. Seiring membaiknya kualitas udara, Pemerintah Kota Pekanbaru kembali menerapkan PTM terbatas bagi peserta didik jenjang PAUD hingga SMP. Di sejumlah sekolah, siswa dan guru kembali belajar di dalam kelas dengan tetap menggunakan masker. Untuk mengantisipasi paparan asap, kegiatan di luar ruangan seperti olahraga dan upacara masih ditiadakan sementara. Pemerintah juga terus mengevaluasi pelaksanaan PTM berdasarkan perkembangan kualitas udara. Sementara itu, BMKG mencatat hanya satu titik panas terdeteksi di Riau, yakni di Kabupaten Indragiri Hilir. Kabut asap yang masih terasa di Pekanbaru disebut sebagian besar merupakan asap kiriman dari provinsi tetangga.
15 Tahun Menanti, Jalan Beton Rp19,3 Miliar Mulai Dibangun di Kubu Babussalam
Resmi! Sarman Syahroni Jadi Sekda Rohil
Bahan Baku Naik, Pedagang Piscok Pekanbaru Pilih Tahan Harga
Banjir Hambat Proyek Pelebaran Jalan HR Soebrantas Pekanbaru
Kendalikan Inflasi, Pemprov Riau Gencarkan Operasi Pasar Murah
Belasan Pasien BPJS Menunggu, Kamar Rawat Inap Rsud Arifin Achmad Penuh
Pertamina Akui Ada Masalah Distribusi Bbm Di Riau, Pengawasan Diperkuat
Kualitas Udara Memburuk, Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ
Kelangkaan BBM Riau Diduga Akibat Lemahnya Pengawasan
Motor Dinas Disulap Jadi Pompa Air untuk Atasi Karhutla
Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Jarak Pandang Di Sejumlah Wilayah Hanya 100 Meter
Ibu Hamil Dan Balita Rentan Terdampak Kabut Asap, Dinkes Riau Siagakan Layanan Kesehatan






