Setelah beberapa pekan terganggu kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan, aktivitas belajar mengajar secara tatap muka terbatas atau PTM di Kota Pekanbaru, Riau, kembali dilaksanakan. Seiring membaiknya kualitas udara, Pemerintah Kota Pekanbaru kembali menerapkan PTM terbatas bagi peserta didik jenjang PAUD hingga SMP. Di sejumlah sekolah, siswa dan guru kembali belajar di dalam kelas dengan tetap menggunakan masker. Untuk mengantisipasi paparan asap, kegiatan di luar ruangan seperti olahraga dan upacara masih ditiadakan sementara. Pemerintah juga terus mengevaluasi pelaksanaan PTM berdasarkan perkembangan kualitas udara. Sementara itu, BMKG mencatat hanya satu titik panas terdeteksi di Riau, yakni di Kabupaten Indragiri Hilir. Kabut asap yang masih terasa di Pekanbaru disebut sebagian besar merupakan asap kiriman dari provinsi tetangga.
Legend Rupat Cup Ii 2026 Gebarkan Kembali Sepak Bola Pulau Rupat
PLT Gubernur Riau Raih Gelar Asean Engineer
Spbu Mini Di Kubu Babussalam Jadi Harapan Baru Warga
BNNP Riau Gagalkan Peredaran 4,9 Kg Sabu Senilai Rp7 Miliar
Lapas Bagansiapiapi Gagalkan Penyelundupan Liquid Vape Diduga Mengandung Narkotika
35 Ribu Kasus Ispa, Pemprov Riau Siagakan Posko Kesehatan
46,9 Kilogram Sabu Senilai Rp84,5 Miliar Digagalkan Beredar Di Riau
Kualitas Udara Membaik, Siswa Di Pekanbaru Kembali Ptm Terbatas
Ular Sanca 3 Meter Masuk Kandang Ayam Warga di Pekanbaru
BBKSDA Riau Evakuasi Harimau Sumatera di Semenanjung Kampar
Polda Riau Gelar Operasi Sarang Narkoba di Enam Tempat Hiburan Malam
Kabut Asap Tebal di Rohil, Jarak Pandang Nelayan Hanya 100 Meter






