logo
Blackout Sumatera, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh: Patroli Blue Light Ditingka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sumatera Blackout! Pekanbaru Gelap Gulita, Diduga Gangguan Jaringan 275 kV di Mu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Nekat Haji Lewat Jalur Nonprosedural, 6 WNI Dicegah Berangkat di Bandara SSK II Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Tersungkur ke Rp17.673 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah Sepekan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ratusan Mahasiswa Demo Polda Riau, Desak Penindakan Mafia BBM Ilegal dan Copot K Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polresta Pekanbaru Dalami Kasus Dugaan Pengeroyokan di SMK Pertanian, Pihak Seko Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Toko Elektronik Online Palsu Tipu Korban Rp154 Juta, Polresta Pekanbaru Bekuk Pe Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Trump dan Netanyahu Perang Mulut di Telepon Gara-gara AS Tunda Serangan Besar ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Internasional
Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang, KJRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban
Aparat keamanan berada di sekitar lokasi penembakan di kompleks masjid Islamic Center of San Diego di California, Amerika Serikat, Senin, 18 Mei 2026. (Foto: Anadolu Agency)
Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang, KJRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
19 Mei 2026 | 15:40:03

SAN DIEGO – Penembakan maut mengguncang Islamic Center of San Diego (ICSD), California, Amerika Serikat, Senin (18/5/2026) waktu setempat. Sedikitnya lima orang tewas, termasuk seorang petugas keamanan dan dua tersangka pelaku.

Kepala Kepolisian San Diego, Scott Wahl, mengatakan dua pelaku yang berusia 17 dan 19 tahun diduga tewas akibat bunuh diri setelah melakukan aksi penembakan.

Polisi bersama FBI kini menyelidiki kemungkinan motif kejahatan kebencian terhadap komunitas Muslim, mengingat lokasi kejadian berada di pusat kegiatan dan ibadah Islam terbesar di San Diego.

Konsulat Jenderal RI di San Francisco memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden tersebut. KJRI juga terus berkoordinasi dengan komunitas Muslim Indonesia setempat untuk memantau perkembangan situasi.

iklan-view

Presiden AS Donald Trump menyebut peristiwa itu sebagai “situasi yang mengerikan” dan memastikan pemerintah federal ikut menangani penyelidikan kasus tersebut. (ntr)

Home / News
Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang, KJRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: news | 19 Mei 2026 | 15:40:03
Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang, KJRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban
Aparat keamanan berada di sekitar lokasi penembakan di kompleks masjid Islamic Center of San Diego di California, Amerika Serikat, Senin, 18 Mei 2026. (Foto: Anadolu Agency)

SAN DIEGO – Penembakan maut mengguncang Islamic Center of San Diego (ICSD), California, Amerika Serikat, Senin (18/5/2026) waktu setempat. Sedikitnya lima orang tewas, termasuk seorang petugas keamanan dan dua tersangka pelaku.

Kepala Kepolisian San Diego, Scott Wahl, mengatakan dua pelaku yang berusia 17 dan 19 tahun diduga tewas akibat bunuh diri setelah melakukan aksi penembakan.

Polisi bersama FBI kini menyelidiki kemungkinan motif kejahatan kebencian terhadap komunitas Muslim, mengingat lokasi kejadian berada di pusat kegiatan dan ibadah Islam terbesar di San Diego.

Konsulat Jenderal RI di San Francisco memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden tersebut. KJRI juga terus berkoordinasi dengan komunitas Muslim Indonesia setempat untuk memantau perkembangan situasi.

Presiden AS Donald Trump menyebut peristiwa itu sebagai “situasi yang mengerikan” dan memastikan pemerintah federal ikut menangani penyelidikan kasus tersebut. (ntr)