
PEKANBARU-Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Wilayah Riau, Rabu (20/5/2026) menggelar agenda rutin “Rabuan APJII Riau” di Kopi Radjo, Pekanbaru.
Pertemuan tersebut dihadiri sekitar 70 peserta dari berbagai perusahaan anggota dan pelaku industri telekomunikasi di Riau.
Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) APJII Riau, Trio Gunawan menyampaikan sejumlah informasi strategis, terkait arah industri telekomunikasi nasional, khususnya mengenai rencana penyehatan industri telekomunikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Beberapa poin penting yang dibahas di antaranya rencana konsolidasi industri ISP nasional, dengan target pengurangan jumlah ISP dari 1.532 perusahaan menjadi sekitar 120 sampai 180 ISP yang dinilai viable atau sehat secara bisnis tahun 2030.
Selain itu, Komdigi juga disebut tengah menyiapkan sejumlah kebijakan strategis lainnya, seperti penetapan tiering ISP, kewajiban minimum layanan dan kapasitas ISP, diferensiasi regulasi berdasarkan wilayah, hingga penguatan infrastruktur sharing antar penyelenggara layanan internet.
Tidak hanya itu, pembahasan juga mencakup standar kualitas layanan, perlindungan konsumen dan enforcement, masa transisi serta kesiapan industri, hingga upaya menciptakan persaingan usaha dan ekosistem industri telekomunikasi yang sehat di Indonesia.
Pada kesempatan itu, Ketua BPW APJII Riau Trio Gunawan juga menyampaikan beberapa agenda organisasi yang akan datang, di antaranya rencana pelaksanaan Rabuan APJII Riau bulan Juni di Pelalawan atau Bangkinang dan masih bersifat tentatif.
Tujuannya untuk bersilaturahim sesama anggota APJII Riau dan juga dengan instansi terkait di wilayah masing masing, yaitu Diskominfo beserta tim.
Selain itu, APJII Riau juga merencanakan pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada bulan Juli 2026 mendatang dengan lokasi masih tahap survey.
Saat ini, jumlah anggota lokal APJII Wilayah Riau tercatat sebanyak 59 perusahaan. Sementara itu, sebanyak 20 perusahaan anggota telah melakukan colocation di Data Center.
Kegiatan Rabuan APJII Riau kali ini juga diisi dengan presentasi produk dari Kloudawan yang merupakanprovider cloud service dari Malaysia dan juga penyerahan cinderamata kepada sponsor serta penyerahan hadiah bagi para pemenang turnamen olahraga dalam rangka HUT APJII ke-30.
Agenda Rabuan APJII Riau menjadi salah satu wadah silaturahmi, diskusi dan kolaborasi antar pelaku industri internet di Riau dalam menghadapi tantangan transformasi digital dan perkembangan industri telekomunikasi nasional. (*)
PEKANBARU-Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Wilayah Riau, Rabu (20/5/2026) menggelar agenda rutin “Rabuan APJII Riau” di Kopi Radjo, Pekanbaru.
Pertemuan tersebut dihadiri sekitar 70 peserta dari berbagai perusahaan anggota dan pelaku industri telekomunikasi di Riau.
Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) APJII Riau, Trio Gunawan menyampaikan sejumlah informasi strategis, terkait arah industri telekomunikasi nasional, khususnya mengenai rencana penyehatan industri telekomunikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Beberapa poin penting yang dibahas di antaranya rencana konsolidasi industri ISP nasional, dengan target pengurangan jumlah ISP dari 1.532 perusahaan menjadi sekitar 120 sampai 180 ISP yang dinilai viable atau sehat secara bisnis tahun 2030.
Selain itu, Komdigi juga disebut tengah menyiapkan sejumlah kebijakan strategis lainnya, seperti penetapan tiering ISP, kewajiban minimum layanan dan kapasitas ISP, diferensiasi regulasi berdasarkan wilayah, hingga penguatan infrastruktur sharing antar penyelenggara layanan internet.
Tidak hanya itu, pembahasan juga mencakup standar kualitas layanan, perlindungan konsumen dan enforcement, masa transisi serta kesiapan industri, hingga upaya menciptakan persaingan usaha dan ekosistem industri telekomunikasi yang sehat di Indonesia.
Pada kesempatan itu, Ketua BPW APJII Riau Trio Gunawan juga menyampaikan beberapa agenda organisasi yang akan datang, di antaranya rencana pelaksanaan Rabuan APJII Riau bulan Juni di Pelalawan atau Bangkinang dan masih bersifat tentatif.
Tujuannya untuk bersilaturahim sesama anggota APJII Riau dan juga dengan instansi terkait di wilayah masing masing, yaitu Diskominfo beserta tim.
Selain itu, APJII Riau juga merencanakan pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada bulan Juli 2026 mendatang dengan lokasi masih tahap survey.
Saat ini, jumlah anggota lokal APJII Wilayah Riau tercatat sebanyak 59 perusahaan. Sementara itu, sebanyak 20 perusahaan anggota telah melakukan colocation di Data Center.
Kegiatan Rabuan APJII Riau kali ini juga diisi dengan presentasi produk dari Kloudawan yang merupakanprovider cloud service dari Malaysia dan juga penyerahan cinderamata kepada sponsor serta penyerahan hadiah bagi para pemenang turnamen olahraga dalam rangka HUT APJII ke-30.
Agenda Rabuan APJII Riau menjadi salah satu wadah silaturahmi, diskusi dan kolaborasi antar pelaku industri internet di Riau dalam menghadapi tantangan transformasi digital dan perkembangan industri telekomunikasi nasional. (*)