logo
Polemik SPMB Siak Hulu, DPRD Kampar Soroti Kinerja Disdikpora hingga Dugaan Inte Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Bongkar Modus Pengurangan Isi Truk Tangki BBM Bersubsidi, Tiga Orang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menhut Raja Juli Bungkam Soal Amplop Suhardiman, KPK Tegaskan Sudah Masuk Ranah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Menguat ke Rp17.888 per Dolar AS, Kekhawatiran Defisit APBN Mulai Mereda Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dua Residivis Spesialis Bobol Ruko Kosong Ditangkap, Beraksi 12 Kali di Pekanbar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabar Baik untuk Petani Riau: Harga Sawit Naik, TBS Plasma Sentuh Rp3.930/Kg, Sw Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sebulan Dua Korban Tewas, Kini Harimau Sumatera Nyaris Menerkam Pekerja Sawit di Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Diduga Mabuk, Pengendara Motor Tabrak Pemotor Lain di Jalan Tengku Bey Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / KAMPAR
Mangkrak 7 Tahun, Bupati Kampar Pastikan Pembangunan Jembatan Rumbio-Pulau Payung Dilanjutkan
Tim Percepatan Pembangunan Kenegerian Rumbio usai audensi dengan Bupati Kampar, Kamis (21/5/2026). (Foto: Ist)
Mangkrak 7 Tahun, Bupati Kampar Pastikan Pembangunan Jembatan Rumbio-Pulau Payung Dilanjutkan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
21 Mei 2026 | 19:12:58

BANGKINANG – Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen melanjutkan pembangunan Jembatan Pasar Rumbio–Pulau Payung yang mangkrak selama tujuh tahun terakhir. Komitmen itu disampaikan Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar saat menerima audiensi Tim Percepatan Pembangunan Kenegerian Rumbio, Kamis (21/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Yuzar didampingi Wakil Bupati Hj. Misharti, Sekda M. Ardi Mardiansyah, Kadis PUPR, dan Kadis Kominfo Kampar.

“Keinginan bapak dan ibu semua sama dengan keinginan kami untuk melanjutkan pembangunan jembatan ini. Proposalnya juga sudah kami siapkan dan diajukan ke Kementerian PU. Ini sudah menjadi komitmen kami,” ujar Ahmad Yuzar.

Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kenegerian Rumbio, Datuk Kampar Munasir Maadab, mengatakan mangkraknya proyek jembatan tersebut telah lama menjadi keresahan masyarakat di Kenegerian Rumbio.

iklan-view

“Persoalan jembatan ini terus menjadi pembicaraan masyarakat. Setelah Lebaran kemarin, kami sepakat membentuk tim agar pembangunan bisa kembali dilanjutkan,” katanya.

Ketua Harian Tim, Bustami HY, menilai keberadaan jembatan sangat penting karena menjadi kebutuhan masyarakat di 12 desa di Kenegerian Rumbio.

“Jangan sampai jembatan ini menjadi monumen kegagalan pembangunan. Karena itu kami datang untuk duduk bersama mencari solusi agar proyek ini kembali berjalan,” ujarnya.

Sementara itu, Datuk Godang Pucuk Adat Kenegerian Rumbio, H. Edi Susanto, mengungkapkan masyarakat sebelumnya telah merelakan kawasan bersejarah dan lahan ulayat demi pembangunan jembatan tersebut.

“Masjid tua di tepian sungai yang menjadi kebanggaan masyarakat sudah direlakan demi pembangunan jembatan. Namun hingga kini tiang pancangnya masih terbengkalai,” katanya.

Dukungan juga datang dari Wakil Ketua DPRD Kampar Zulpan Azmi. Ia menegaskan legislator asal Rumbio di DPRD Kampar maupun DPRD Riau siap mendukung penganggaran kelanjutan proyek tersebut.

“Kami siap membantu melalui dukungan anggaran agar jembatan ini bisa diselesaikan dan menjadi legacy bagi masyarakat Kenegerian Rumbio,” pungkasnya. (ist)

Home / News
Mangkrak 7 Tahun, Bupati Kampar Pastikan Pembangunan Jembatan Rumbio-Pulau Payung Dilanjutkan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: news | 21 Mei 2026 | 19:12:58
Mangkrak 7 Tahun, Bupati Kampar Pastikan Pembangunan Jembatan Rumbio-Pulau Payung Dilanjutkan
Tim Percepatan Pembangunan Kenegerian Rumbio usai audensi dengan Bupati Kampar, Kamis (21/5/2026). (Foto: Ist)

BANGKINANG – Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen melanjutkan pembangunan Jembatan Pasar Rumbio–Pulau Payung yang mangkrak selama tujuh tahun terakhir. Komitmen itu disampaikan Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar saat menerima audiensi Tim Percepatan Pembangunan Kenegerian Rumbio, Kamis (21/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Yuzar didampingi Wakil Bupati Hj. Misharti, Sekda M. Ardi Mardiansyah, Kadis PUPR, dan Kadis Kominfo Kampar.

“Keinginan bapak dan ibu semua sama dengan keinginan kami untuk melanjutkan pembangunan jembatan ini. Proposalnya juga sudah kami siapkan dan diajukan ke Kementerian PU. Ini sudah menjadi komitmen kami,” ujar Ahmad Yuzar.

Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kenegerian Rumbio, Datuk Kampar Munasir Maadab, mengatakan mangkraknya proyek jembatan tersebut telah lama menjadi keresahan masyarakat di Kenegerian Rumbio.

“Persoalan jembatan ini terus menjadi pembicaraan masyarakat. Setelah Lebaran kemarin, kami sepakat membentuk tim agar pembangunan bisa kembali dilanjutkan,” katanya.

Ketua Harian Tim, Bustami HY, menilai keberadaan jembatan sangat penting karena menjadi kebutuhan masyarakat di 12 desa di Kenegerian Rumbio.

“Jangan sampai jembatan ini menjadi monumen kegagalan pembangunan. Karena itu kami datang untuk duduk bersama mencari solusi agar proyek ini kembali berjalan,” ujarnya.

Sementara itu, Datuk Godang Pucuk Adat Kenegerian Rumbio, H. Edi Susanto, mengungkapkan masyarakat sebelumnya telah merelakan kawasan bersejarah dan lahan ulayat demi pembangunan jembatan tersebut.

“Masjid tua di tepian sungai yang menjadi kebanggaan masyarakat sudah direlakan demi pembangunan jembatan. Namun hingga kini tiang pancangnya masih terbengkalai,” katanya.

Dukungan juga datang dari Wakil Ketua DPRD Kampar Zulpan Azmi. Ia menegaskan legislator asal Rumbio di DPRD Kampar maupun DPRD Riau siap mendukung penganggaran kelanjutan proyek tersebut.

“Kami siap membantu melalui dukungan anggaran agar jembatan ini bisa diselesaikan dan menjadi legacy bagi masyarakat Kenegerian Rumbio,” pungkasnya. (ist)