logo
Polemik SPMB Siak Hulu, DPRD Kampar Soroti Kinerja Disdikpora hingga Dugaan Inte Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Bongkar Modus Pengurangan Isi Truk Tangki BBM Bersubsidi, Tiga Orang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menhut Raja Juli Bungkam Soal Amplop Suhardiman, KPK Tegaskan Sudah Masuk Ranah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Menguat ke Rp17.888 per Dolar AS, Kekhawatiran Defisit APBN Mulai Mereda Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dua Residivis Spesialis Bobol Ruko Kosong Ditangkap, Beraksi 12 Kali di Pekanbar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabar Baik untuk Petani Riau: Harga Sawit Naik, TBS Plasma Sentuh Rp3.930/Kg, Sw Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sebulan Dua Korban Tewas, Kini Harimau Sumatera Nyaris Menerkam Pekerja Sawit di Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Diduga Mabuk, Pengendara Motor Tabrak Pemotor Lain di Jalan Tengku Bey Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
6 Jemaah Haji Riau Masih Dirawat di Batam, Belum Diizinkan Pulang
6 orang jemaah haji Riau kini masih dirawat di Batam dan belum diizinkan pulang. (Foto: Istimewa)
6 Jemaah Haji Riau Masih Dirawat di Batam, Belum Diizinkan Pulang
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: Boy Surya Hamta
10 Juni 2026 | 17:18:59

PEKANBARU-Sebanyak enam jemaah haji asal Provinsi Riau masih menjalani perawatan intensif di Kota Batam, Kepulauan Riau, setelah kembali dari Tanah Suci. Kondisi kesehatan yang belum stabil membuat mereka belum diizinkan melanjutkan perjalanan pulang ke daerah asal.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau, Defizon, mengatakan keenam jemaah tersebut saat ini dirawat di Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam dan masih berada dalam pengawasan tim medis.

“Saat ini ada enam jemaah kita yang sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam. Seluruh jemaah tersebut mengalami penurunan kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan klinis serius sebelum nantinya tim dokter memberikan rekomendasi laik terbang untuk pulang,” ujar Defizon, Rabu (10/6/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, dua jemaah berasal dari Kloter BTH 03, satu jemaah dari Kloter BTH 04, dan tiga jemaah lainnya dari Kloter BTH 05.

iklan-view

Defizon menjelaskan, pihak penyelenggara ibadah haji terus memantau perkembangan kondisi para jemaah tersebut secara berkala. Pemerintah Provinsi Riau bersama jajaran Kemenag juga memastikan pelayanan kesehatan bagi para jemaah tetap diberikan hingga dinyatakan pulih.

Menurutnya, pemulangan ke daerah asal baru dapat dilakukan setelah seluruh jemaah memperoleh surat keterangan layak terbang dari dokter yang menangani.

“Insya Allah setelah para jemaah ini dinyatakan sehat total oleh dokter, seluruh proses kepulangan mereka ke daerah asal di Provinsi Riau akan difasilitasi dan menjadi tanggung jawab penuh dari pihak travel angkutan domestik PT Krakatau,” katanya.

Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji Riau secara umum berjalan lancar. Hingga kedatangan Kloter BTH 06, ribuan jemaah asal Riau telah kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Batam.

Data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Batam mencatat sebanyak 1.768 orang jemaah dan petugas haji asal Riau telah tiba di Indonesia.

Jumlah tersebut terdiri dari 1.741 jemaah haji reguler, delapan Petugas Haji Daerah (PHD), tiga pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 16 petugas kloter.

Meski sebagian besar jemaah telah kembali dengan selamat, kondisi enam jemaah yang masih menjalani perawatan menjadi perhatian khusus pemerintah dan penyelenggara haji. Mereka akan dipulangkan ke Riau setelah kondisi kesehatannya dinyatakan stabil dan aman untuk melakukan perjalanan udara. (rac)

Home / News
6 Jemaah Haji Riau Masih Dirawat di Batam, Belum Diizinkan Pulang
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: Boy Surya Hamta
Rubrik: news | 10 Juni 2026 | 17:18:59
6 Jemaah Haji Riau Masih Dirawat di Batam, Belum Diizinkan Pulang
6 orang jemaah haji Riau kini masih dirawat di Batam dan belum diizinkan pulang. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Sebanyak enam jemaah haji asal Provinsi Riau masih menjalani perawatan intensif di Kota Batam, Kepulauan Riau, setelah kembali dari Tanah Suci. Kondisi kesehatan yang belum stabil membuat mereka belum diizinkan melanjutkan perjalanan pulang ke daerah asal.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau, Defizon, mengatakan keenam jemaah tersebut saat ini dirawat di Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam dan masih berada dalam pengawasan tim medis.

“Saat ini ada enam jemaah kita yang sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam. Seluruh jemaah tersebut mengalami penurunan kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan klinis serius sebelum nantinya tim dokter memberikan rekomendasi laik terbang untuk pulang,” ujar Defizon, Rabu (10/6/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, dua jemaah berasal dari Kloter BTH 03, satu jemaah dari Kloter BTH 04, dan tiga jemaah lainnya dari Kloter BTH 05.

Defizon menjelaskan, pihak penyelenggara ibadah haji terus memantau perkembangan kondisi para jemaah tersebut secara berkala. Pemerintah Provinsi Riau bersama jajaran Kemenag juga memastikan pelayanan kesehatan bagi para jemaah tetap diberikan hingga dinyatakan pulih.

Menurutnya, pemulangan ke daerah asal baru dapat dilakukan setelah seluruh jemaah memperoleh surat keterangan layak terbang dari dokter yang menangani.

“Insya Allah setelah para jemaah ini dinyatakan sehat total oleh dokter, seluruh proses kepulangan mereka ke daerah asal di Provinsi Riau akan difasilitasi dan menjadi tanggung jawab penuh dari pihak travel angkutan domestik PT Krakatau,” katanya.

Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji Riau secara umum berjalan lancar. Hingga kedatangan Kloter BTH 06, ribuan jemaah asal Riau telah kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Batam.

Data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Batam mencatat sebanyak 1.768 orang jemaah dan petugas haji asal Riau telah tiba di Indonesia.

Jumlah tersebut terdiri dari 1.741 jemaah haji reguler, delapan Petugas Haji Daerah (PHD), tiga pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 16 petugas kloter.

Meski sebagian besar jemaah telah kembali dengan selamat, kondisi enam jemaah yang masih menjalani perawatan menjadi perhatian khusus pemerintah dan penyelenggara haji. Mereka akan dipulangkan ke Riau setelah kondisi kesehatannya dinyatakan stabil dan aman untuk melakukan perjalanan udara. (rac)