logo
Dukung Arahan Presiden Prabowo, BSI Sediakan Tabungan Bebas Biaya Admin untuk Ma Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Kapal Jurnalis Sampai Kawasan Anak Krakatau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Jembatan Siak I dan Siak III Pekanbaru September Ditutup, Jalur Alternatif Disia Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Terbitkan Surat Rekomendasi, ‎Bupati Rohil Resmi Dukung Pembentukan Provinsi Ria Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dari Rekam Medis Menuju Rekam Pendidikan Nasional Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kualitas Udara Pekanbaru Mulai Membaik, Saatnya Kembali Sekolah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi PERBASASI Riau Tancap Gas, Matangkan Regenerasi Atlet hingga Kejuaraan Internasi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Hotspot Riau Melonjak Jadi 317 Titik, Indragiri Hulu Tertinggi Capai 154 Titik Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / INHIL
Pemkab Inhil Gelar Shalat Istisqa, Plh Bupati Ajak Masyarakat Bersama-sama Berdoa Turunnya Hujan
Pelaksanaan Shalat Istisqa di Lapangan Kantor Bupati Indragiri Hilir, di Tembilahan, Selasa (1/9/2026). (Foto: Ade/Pekanbarutv)
Pemkab Inhil Gelar Shalat Istisqa, Plh Bupati Ajak Masyarakat Bersama-sama Berdoa Turunnya Hujan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: ade prasetia
Rubrik: news | 1 September 2026 | 15:40:49

TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Shalat Istisqa sebagai ikhtiar spiritual memohon turunnya hujan di tengah kondisi musim kemarau yang masih berlangsung, Selasa (1/9/2026) pagi.

Pelaksanaan Shalat Istisqa yang dipusatkan di Lapangan Kantor Bupati Indragiri Hilir tersebut dimulai sekitar pukul 06.00 WIB dan diikuti langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), alim ulama, jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Aparatur Sipil Negara (ASN), siswa-siswi, serta masyarakat yang memadati Lapangan Kantor Bupati Indragiri Hilir.

iklan-view

Pelaksanaan Shalat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT berupa turunnya hujan, mengingat Kabupaten Indragiri Hilir masih berada dalam kondisi musim kemarau.

Plh Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, mengatakan Shalat Istisqa dilaksanakan sebagai bentuk doa dan ikhtiar bersama masyarakat di tengah kondisi kemarau serta masih ditemukannya sejumlah titik api di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.

Menurutnya, turunnya hujan sangat diharapkan untuk membantu mengurangi dampak musim kemarau serta mencegah terjadinya kondisi yang lebih berbahaya, khususnya ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Melalui Shalat Istisqa ini, kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan dan memberikan rahmat-Nya kepada Kabupaten Indragiri Hilir,” ujarnya.

Selain berdoa dan memohon turunnya hujan, Yuliantini juga mengingatkan seluruh masyarakat agar turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran, baik untuk membuka lahan maupun kegiatan lainnya yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Jangan pula melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Yuliantini berharap, melalui ikhtiar spiritual yang dilakukan secara bersama-sama tersebut, Kabupaten Indragiri Hilir segera mendapatkan curah hujan yang membawa keberkahan sekaligus membantu mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan.

Pelaksanaan Shalat Istisqa ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah, tokoh agama dan masyarakat dalam menghadapi kondisi musim kemarau, sekaligus meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Indragiri Hilir. (ade)

Home / News
Pemkab Inhil Gelar Shalat Istisqa, Plh Bupati Ajak Masyarakat Bersama-sama Berdoa Turunnya Hujan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: ade prasetia
Rubrik: news | 1 September 2026 | 15:40:49
Pemkab Inhil Gelar Shalat Istisqa, Plh Bupati Ajak Masyarakat Bersama-sama Berdoa Turunnya Hujan
Pelaksanaan Shalat Istisqa di Lapangan Kantor Bupati Indragiri Hilir, di Tembilahan, Selasa (1/9/2026). (Foto: Ade/Pekanbarutv)

TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Shalat Istisqa sebagai ikhtiar spiritual memohon turunnya hujan di tengah kondisi musim kemarau yang masih berlangsung, Selasa (1/9/2026) pagi.

Pelaksanaan Shalat Istisqa yang dipusatkan di Lapangan Kantor Bupati Indragiri Hilir tersebut dimulai sekitar pukul 06.00 WIB dan diikuti langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), alim ulama, jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Aparatur Sipil Negara (ASN), siswa-siswi, serta masyarakat yang memadati Lapangan Kantor Bupati Indragiri Hilir.

Pelaksanaan Shalat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT berupa turunnya hujan, mengingat Kabupaten Indragiri Hilir masih berada dalam kondisi musim kemarau.

Plh Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, mengatakan Shalat Istisqa dilaksanakan sebagai bentuk doa dan ikhtiar bersama masyarakat di tengah kondisi kemarau serta masih ditemukannya sejumlah titik api di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.

Menurutnya, turunnya hujan sangat diharapkan untuk membantu mengurangi dampak musim kemarau serta mencegah terjadinya kondisi yang lebih berbahaya, khususnya ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Melalui Shalat Istisqa ini, kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan dan memberikan rahmat-Nya kepada Kabupaten Indragiri Hilir,” ujarnya.

Selain berdoa dan memohon turunnya hujan, Yuliantini juga mengingatkan seluruh masyarakat agar turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran, baik untuk membuka lahan maupun kegiatan lainnya yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Jangan pula melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Yuliantini berharap, melalui ikhtiar spiritual yang dilakukan secara bersama-sama tersebut, Kabupaten Indragiri Hilir segera mendapatkan curah hujan yang membawa keberkahan sekaligus membantu mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan.

Pelaksanaan Shalat Istisqa ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah, tokoh agama dan masyarakat dalam menghadapi kondisi musim kemarau, sekaligus meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Indragiri Hilir. (ade)