logo
● BPS Ungkap Ratusan Daerah Alami Konstraksi Harga, Cabai Jadi Pemicu Utama Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Tekankan Pentingnya Strategi 3M bagi Siswa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, PM2.5 Turun ke Level Sedang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Waspada! Hujan Lebat dan Gelombang 2,5 Meter Mengintai Sejumlah Wilayah Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Warga Talang Lakat Inhu Digegerkan Penemuan Pria Tergeletak di Belakang Warung Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Hujan Deras Picu Genangan di Pekanbaru, Warga Keluhkan Banjir yang Tak Kunjung T Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SF Hariyanto Apresiasi Capaian Imunisasi Riau, Perlindungan Anak Terus Diperkuat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Garap Pasar Tiongkok, Volkswagen Resmi Luncurkan Sedan Listrik ID. Unyx 09 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / PEKANBARU
Dalam Waktu 30 Menit, Tim Damkar Pekanbaru Evakuasi Dua Ular Sanca Panjang 4 Meter dari Selokan Apotek
Tim rescue Dinas Damkar Pekanbaru mengevakuasi dua ekor ular sanca masing-masing dengan panjang empat meter dari gorong-gorong salah satu apotek di Jalan Sudirman, Pekanbaru. (Foto: Wahyu/Pekanbarutv)
Dalam Waktu 30 Menit, Tim Damkar Pekanbaru Evakuasi Dua Ular Sanca Panjang 4 Meter dari Selokan Apotek
Editor: Arya Mahendra | Penulis: wahyu falatehan
Rubrik: news | 10 September 2026 | 16:11:06

PEKANBARU - Tim rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Pekanbaru berhasil mengevakuasi dua ekor ular sanca masing-masing dengan panjang empat meter dari gorong-gorong salah satu apotek di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Senin (7/9/26) lalu 

Keberadaan dua reptil berukuran besar tersebut pertama kali diketahui oleh salah satu karyawan apotek yang mencurigai adanya pergerakan asing di saluran air tersebut. Khawatir membahayakan warga dan pengunjung apotek, pihak apotek menghubungi petugas Damkar Pekanbaru untuk meminta bantuan evakuasi.

Proses evakuasi tidak berjalan mudah. Petugas rescue sempat mengalami kesulitan lantaran posisi ular bersembunyi di dalam celah gorong-gorong yang tertutup beton tebal.

iklan-view

Untuk menjangkau keberadaan ular, petugas terpaksa membongkar sebagian beton menggunakan palu, lalu menarik keluar kedua ular tersebut secara perlahan menggunakan tongkat penjepit.

Wakil Komandan Peleton (Wadanton) Rescue Damkar Pekanbaru, Rahmad saat ditemui di Mako Damkar Pekanbaru, Kamis (10/09/26) mengungkapkan, timnya membutuhkan waktu sekitar 30 menit hingga kedua ular sanca tersebut berhasil dikeluarkan dengan aman.

"Kami sempat terkendala struktur gorong-gorong yang tertutup beton keras. Namun, dengan bantuan palu dan tongkat penjepit, kedua ular sepanjang empat meter ini akhirnya bisa kita tarik keluar," ujar Rahmad.

Menurut Rahmad, area sekitar lokasi penemuan memang berdekatan dengan semak belukar serta memiliki kondisi lingkungan yang lembap. Kondisi ini menjadi habitat ideal bagi ular sanca untuk bersarang dan mencari makan.

Setelah proses evakuasi selesai, ular sanca tersebut langsung diserahkan kepada komunitas pencinta satwa setempat untuk penanganan lebih lanjut dan rencana pelepasliaran ke habitat yang aman. (why)

Home / News
Dalam Waktu 30 Menit, Tim Damkar Pekanbaru Evakuasi Dua Ular Sanca Panjang 4 Meter dari Selokan Apotek
Editor: Arya Mahendra | Penulis: wahyu falatehan
Rubrik: news | 10 September 2026 | 16:11:06
Dalam Waktu 30 Menit, Tim Damkar Pekanbaru Evakuasi Dua Ular Sanca Panjang 4 Meter dari Selokan Apotek
Tim rescue Dinas Damkar Pekanbaru mengevakuasi dua ekor ular sanca masing-masing dengan panjang empat meter dari gorong-gorong salah satu apotek di Jalan Sudirman, Pekanbaru. (Foto: Wahyu/Pekanbarutv)

PEKANBARU - Tim rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Pekanbaru berhasil mengevakuasi dua ekor ular sanca masing-masing dengan panjang empat meter dari gorong-gorong salah satu apotek di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Senin (7/9/26) lalu 

Keberadaan dua reptil berukuran besar tersebut pertama kali diketahui oleh salah satu karyawan apotek yang mencurigai adanya pergerakan asing di saluran air tersebut. Khawatir membahayakan warga dan pengunjung apotek, pihak apotek menghubungi petugas Damkar Pekanbaru untuk meminta bantuan evakuasi.

Proses evakuasi tidak berjalan mudah. Petugas rescue sempat mengalami kesulitan lantaran posisi ular bersembunyi di dalam celah gorong-gorong yang tertutup beton tebal.

Untuk menjangkau keberadaan ular, petugas terpaksa membongkar sebagian beton menggunakan palu, lalu menarik keluar kedua ular tersebut secara perlahan menggunakan tongkat penjepit.

Wakil Komandan Peleton (Wadanton) Rescue Damkar Pekanbaru, Rahmad saat ditemui di Mako Damkar Pekanbaru, Kamis (10/09/26) mengungkapkan, timnya membutuhkan waktu sekitar 30 menit hingga kedua ular sanca tersebut berhasil dikeluarkan dengan aman.

"Kami sempat terkendala struktur gorong-gorong yang tertutup beton keras. Namun, dengan bantuan palu dan tongkat penjepit, kedua ular sepanjang empat meter ini akhirnya bisa kita tarik keluar," ujar Rahmad.

Menurut Rahmad, area sekitar lokasi penemuan memang berdekatan dengan semak belukar serta memiliki kondisi lingkungan yang lembap. Kondisi ini menjadi habitat ideal bagi ular sanca untuk bersarang dan mencari makan.

Setelah proses evakuasi selesai, ular sanca tersebut langsung diserahkan kepada komunitas pencinta satwa setempat untuk penanganan lebih lanjut dan rencana pelepasliaran ke habitat yang aman. (why)