logo
Hotspot Riau Menurun, Hujan Berpeluang Guyur Sejumlah Daerah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sinyal Pemerintah untuk KPK: Periksa Nusron Wahid Jika Dibutuhkan dalam Kasus Su Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pendidikan Gratis dari TK hingga Kuliah Disiapkan, Pemerintah Hitung Anggaran da Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Program BSPS 2026 Berjalan, Pemprov Riau Sebut 31 Ribu Rumah Masih Butuh Bantuan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sidang Pemerasan dan Penipuan: Saksi Pelapor Ungkap Transfer Rp35 Juta ke Terdak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sembilan Hari Tertekan, Rupiah Akhirnya Bangkit ke Rp17.818 per Dolar AS Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Warga Temukan Pemuda Tergantung dalam Apotek di Salo Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pemko Pekanbaru Sudah Perbaiki 34 Km Jalan Rusak, Target 55 Km Tahun Ini Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Ketua DPRD Riau  Minta BK  Segera Putuskan Kisruh Parisman dan Eet
Indra Gunawan dan Parisman Ihwan
Ketua DPRD Riau Minta BK Segera Putuskan Kisruh Parisman dan Eet
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 17 September 2026 | 20:22:48

PEKANBARU-Ketua DPRD Riau Kaderismanto meminta Badan Kehormatan (BK) segera menuntaskan pemeriksaan terkait kisruh yang melibatkan dua anggota DPRD Riau, Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet.

Kaderismanto mengatakan, pimpinan DPRD Riau masih menunggu rekomendasi dari BK sebagai dasar untuk menentukan langkah selanjutnya terhadap persoalan yang terjadi di lingkungan lembaga legislatif tersebut.

"Kita menunggu BK untuk rekomendasinya untuk selanjutnya kita tindaklanjuti, tapi sampai sekarang belum ada ini. Kita minta disegerakan," kata Kaderismanto, Kamis (17/9/2026).

Menurut dia, rekomendasi BK diperlukan agar persoalan yang sebelumnya terjadi antara dua anggota Fraksi Golkar tersebut memiliki kejelasan penyelesaian di tingkat DPRD Riau.

Kaderismanto menyebut, apabila persoalan antara Parisman dan Indra Gunawan Eet telah mencapai tahap perdamaian, DPRD Riau sebelumnya berencana memfasilitasi kegiatan yang berkaitan dengan penyelesaian tersebut.

Namun, rencana itu belum dapat ditindaklanjuti karena pimpinan DPRD Riau masih menunggu hasil dan rekomendasi resmi dari BK.

"Cuma sampai sekarang belum ada ini laporan dari BK, sehingga tidak bisa juga kita tindaklanjuti," ujarnya.

Sementara itu, Ketua BK DPRD Riau Imustiar mengatakan pihaknya masih melakukan proses untuk menentukan keputusan bersama. Ia menyebut seluruh anggota BK perlu dikumpulkan terlebih dahulu sebelum rekomendasi ditetapkan.

"Kami masih menunggu jadwal untuk mengumpulkan teman-teman BK semuanya, nanti akan ada keputusan bersama seluruh anggota," ujar Imustiar.

Sebelumnya, kisruh tersebut terjadi setelah adanya cekcok dalam rapat Badan Anggaran DPRD Riau pada 16 Juli 2026. Situasi kemudian berkembang menjadi bentrokan yang melibatkan pendukung kedua anggota DPRD tersebut di Gedung DPRD Riau. Peristiwa itu kemudian mendapat perhatian pimpinan DPRD dan diproses melalui BK.(*)



Home / News
Ketua DPRD Riau Minta BK Segera Putuskan Kisruh Parisman dan Eet
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 17 September 2026 | 20:22:48
Ketua DPRD Riau  Minta BK  Segera Putuskan Kisruh Parisman dan Eet
Indra Gunawan dan Parisman Ihwan

PEKANBARU-Ketua DPRD Riau Kaderismanto meminta Badan Kehormatan (BK) segera menuntaskan pemeriksaan terkait kisruh yang melibatkan dua anggota DPRD Riau, Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet.

Kaderismanto mengatakan, pimpinan DPRD Riau masih menunggu rekomendasi dari BK sebagai dasar untuk menentukan langkah selanjutnya terhadap persoalan yang terjadi di lingkungan lembaga legislatif tersebut.

"Kita menunggu BK untuk rekomendasinya untuk selanjutnya kita tindaklanjuti, tapi sampai sekarang belum ada ini. Kita minta disegerakan," kata Kaderismanto, Kamis (17/9/2026).

Menurut dia, rekomendasi BK diperlukan agar persoalan yang sebelumnya terjadi antara dua anggota Fraksi Golkar tersebut memiliki kejelasan penyelesaian di tingkat DPRD Riau.

Kaderismanto menyebut, apabila persoalan antara Parisman dan Indra Gunawan Eet telah mencapai tahap perdamaian, DPRD Riau sebelumnya berencana memfasilitasi kegiatan yang berkaitan dengan penyelesaian tersebut.

Namun, rencana itu belum dapat ditindaklanjuti karena pimpinan DPRD Riau masih menunggu hasil dan rekomendasi resmi dari BK.

"Cuma sampai sekarang belum ada ini laporan dari BK, sehingga tidak bisa juga kita tindaklanjuti," ujarnya.

Sementara itu, Ketua BK DPRD Riau Imustiar mengatakan pihaknya masih melakukan proses untuk menentukan keputusan bersama. Ia menyebut seluruh anggota BK perlu dikumpulkan terlebih dahulu sebelum rekomendasi ditetapkan.

"Kami masih menunggu jadwal untuk mengumpulkan teman-teman BK semuanya, nanti akan ada keputusan bersama seluruh anggota," ujar Imustiar.

Sebelumnya, kisruh tersebut terjadi setelah adanya cekcok dalam rapat Badan Anggaran DPRD Riau pada 16 Juli 2026. Situasi kemudian berkembang menjadi bentrokan yang melibatkan pendukung kedua anggota DPRD tersebut di Gedung DPRD Riau. Peristiwa itu kemudian mendapat perhatian pimpinan DPRD dan diproses melalui BK.(*)