logo
Kabar dari Tanah Suci: Hilang sejak 15 Mei, Calhaj Kloter JKG 27 Ditemukan Menin Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Blackout Pekanbaru, Dua Pria Kepergok Polisi Lagi Pesta Ganja di Kafe Naga Sakti Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sambangi Peternak Lokal di Tampan, Polsek Payung Sekaki Perkuat Ketahanan Pangan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Cuaca Riau Hari Ini: BMKG Prediksi Hujan Lokal, Pekanbaru dan Dumai Berpotensi D Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Viral Isu Pocong Bawa Sajam di Manggala Rohil, Datuk Penghulu Tegaskan Hoaks! ‎ Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harga Emas Hari Ini 23 Mei 2026 Turun Serentak, Antam di Pegadaian Tembus Rp2,8 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Blackout Sumatera! Sebagian Listrik Pekanbaru Masih Padam, Banyak Warga "Ngungsi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Blackout Sumatera, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh: Patroli Blue Light Ditingka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas, Polsek Binawidya Rangkul Ormas dan Ojol
Jajaran Polsek Bina Widya bersama Ormas dan Ojol.
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas, Polsek Binawidya Rangkul Ormas dan Ojol
Editor: Arya Mahendra | Penulis: rico syahputra
4 April 2026 | 17:53:59

PEKANBARU – Polsek Binawidya memperkuat sinergi dengan elemen masyarakat melalui kegiatan Silaturahmi Sabuk Kamtibmas yang digelar di halaman Mapolsek, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini menjadi upaya konkret kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani.

Sejumlah unsur masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari tokoh masyarakat, perwakilan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI), organisasi Pemuda Pancasila, hingga para pengemudi ojek online (ojol).

Kapolsek Binawidya, Kompol Nusirwan, menegaskan pentingnya kolaborasi aktif antara masyarakat dan kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Ia meminta seluruh elemen yang hadir tidak ragu berperan sebagai perpanjangan mata dan telinga aparat di lapangan.

“Jika ada potensi gesekan, segera komunikasikan. Jangan ada tindakan sepihak yang justru merugikan organisasi maupun masyarakat,” ujarnya.

iklan-view

Nusirwan juga menekankan peran strategis ketua RT dan RW sebagai ujung tombak informasi di lingkungan. Menurutnya, sekecil apa pun potensi gangguan kamtibmas harus segera dilaporkan melalui Bhabinkamtibmas agar dapat ditangani lebih dini.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa organisasi kemasyarakatan yang bersentuhan langsung dengan sektor ekonomi memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas wilayah. Karena itu, ia mendorong seluruh ormas di Binawidya dan Tuah Madani untuk menunjukkan sikap tertib serta taat hukum.

Dalam penyelesaian konflik, Kapolsek mengedepankan pendekatan musyawarah dan mufakat. Ia menegaskan bahwa Sabuk Kamtibmas harus menjadi pengikat persaudaraan, bukan sekat yang membatasi komunikasi antar pihak.

Lebih lanjut, Nusirwan juga mengimbau para pimpinan organisasi, termasuk RT dan RW, untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk membantu melindungi markas kepolisian apabila terdapat ancaman gangguan keamanan.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Mereka menyatakan komitmen untuk memperkuat koordinasi dan bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah.

Melalui Silaturahmi Sabuk Kamtibmas ini, Polsek Binawidya berharap terbangun komunikasi yang lebih solid dengan masyarakat, sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di tingkat lokal. (ric)

Home / Hukum
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas, Polsek Binawidya Rangkul Ormas dan Ojol
Editor: Arya Mahendra | Penulis: rico syahputra
Rubrik: hukum | 4 April 2026 | 17:53:59
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas, Polsek Binawidya Rangkul Ormas dan Ojol
Jajaran Polsek Bina Widya bersama Ormas dan Ojol.

PEKANBARU – Polsek Binawidya memperkuat sinergi dengan elemen masyarakat melalui kegiatan Silaturahmi Sabuk Kamtibmas yang digelar di halaman Mapolsek, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini menjadi upaya konkret kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani.

Sejumlah unsur masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari tokoh masyarakat, perwakilan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI), organisasi Pemuda Pancasila, hingga para pengemudi ojek online (ojol).

Kapolsek Binawidya, Kompol Nusirwan, menegaskan pentingnya kolaborasi aktif antara masyarakat dan kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Ia meminta seluruh elemen yang hadir tidak ragu berperan sebagai perpanjangan mata dan telinga aparat di lapangan.

“Jika ada potensi gesekan, segera komunikasikan. Jangan ada tindakan sepihak yang justru merugikan organisasi maupun masyarakat,” ujarnya.

Nusirwan juga menekankan peran strategis ketua RT dan RW sebagai ujung tombak informasi di lingkungan. Menurutnya, sekecil apa pun potensi gangguan kamtibmas harus segera dilaporkan melalui Bhabinkamtibmas agar dapat ditangani lebih dini.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa organisasi kemasyarakatan yang bersentuhan langsung dengan sektor ekonomi memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas wilayah. Karena itu, ia mendorong seluruh ormas di Binawidya dan Tuah Madani untuk menunjukkan sikap tertib serta taat hukum.

Dalam penyelesaian konflik, Kapolsek mengedepankan pendekatan musyawarah dan mufakat. Ia menegaskan bahwa Sabuk Kamtibmas harus menjadi pengikat persaudaraan, bukan sekat yang membatasi komunikasi antar pihak.

Lebih lanjut, Nusirwan juga mengimbau para pimpinan organisasi, termasuk RT dan RW, untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk membantu melindungi markas kepolisian apabila terdapat ancaman gangguan keamanan.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Mereka menyatakan komitmen untuk memperkuat koordinasi dan bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah.

Melalui Silaturahmi Sabuk Kamtibmas ini, Polsek Binawidya berharap terbangun komunikasi yang lebih solid dengan masyarakat, sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di tingkat lokal. (ric)