logo
● Penampungan Solar Ilegal di Kampar Digerebek Polda, Sempat Dihalangi Warga Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Cetak Prestasi Bersejarah bagi Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kasus Sabu 46,93 Kg di Pekanbaru: Oknum TNI Ditahan Pomdam dan Terancam Dipecat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Lapas Bagansiapiapi Gagalkan Penyelundupan Liquid Vape Diduga Narkotika dalam Bo Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pelajar 14 Tahun Tewas Tabrak Truk Parkir di Jalan SM Amin Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pekanbarutv.com dan UIN Suska Riau Jalin Kerja Sama Tingkatkan Mutu Pendidikan, Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Gagalkan Peredaran 46,9 Kg Sabu, Tersangka Babinsa dan Warga Sipil Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Direktur Toba Pulp Lestari Anwar Lawden Tersangka Dugaan Korupsi Rp 2 Triliun Tr Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas, Polsek Binawidya Rangkul Ormas dan Ojol
Jajaran Polsek Bina Widya bersama Ormas dan Ojol.
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas, Polsek Binawidya Rangkul Ormas dan Ojol
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 4 April 2026 | 17:53:59

PEKANBARU – Polsek Binawidya memperkuat sinergi dengan elemen masyarakat melalui kegiatan Silaturahmi Sabuk Kamtibmas yang digelar di halaman Mapolsek, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini menjadi upaya konkret kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani.

Sejumlah unsur masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari tokoh masyarakat, perwakilan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI), organisasi Pemuda Pancasila, hingga para pengemudi ojek online (ojol).

Kapolsek Binawidya, Kompol Nusirwan, menegaskan pentingnya kolaborasi aktif antara masyarakat dan kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Ia meminta seluruh elemen yang hadir tidak ragu berperan sebagai perpanjangan mata dan telinga aparat di lapangan.

iklan-view

“Jika ada potensi gesekan, segera komunikasikan. Jangan ada tindakan sepihak yang justru merugikan organisasi maupun masyarakat,” ujarnya.

Nusirwan juga menekankan peran strategis ketua RT dan RW sebagai ujung tombak informasi di lingkungan. Menurutnya, sekecil apa pun potensi gangguan kamtibmas harus segera dilaporkan melalui Bhabinkamtibmas agar dapat ditangani lebih dini.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa organisasi kemasyarakatan yang bersentuhan langsung dengan sektor ekonomi memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas wilayah. Karena itu, ia mendorong seluruh ormas di Binawidya dan Tuah Madani untuk menunjukkan sikap tertib serta taat hukum.

Dalam penyelesaian konflik, Kapolsek mengedepankan pendekatan musyawarah dan mufakat. Ia menegaskan bahwa Sabuk Kamtibmas harus menjadi pengikat persaudaraan, bukan sekat yang membatasi komunikasi antar pihak.

Lebih lanjut, Nusirwan juga mengimbau para pimpinan organisasi, termasuk RT dan RW, untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk membantu melindungi markas kepolisian apabila terdapat ancaman gangguan keamanan.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Mereka menyatakan komitmen untuk memperkuat koordinasi dan bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah.

Melalui Silaturahmi Sabuk Kamtibmas ini, Polsek Binawidya berharap terbangun komunikasi yang lebih solid dengan masyarakat, sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di tingkat lokal. (ric)

Home / Hukum
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas, Polsek Binawidya Rangkul Ormas dan Ojol
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 4 April 2026 | 17:53:59
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas, Polsek Binawidya Rangkul Ormas dan Ojol
Jajaran Polsek Bina Widya bersama Ormas dan Ojol.

PEKANBARU – Polsek Binawidya memperkuat sinergi dengan elemen masyarakat melalui kegiatan Silaturahmi Sabuk Kamtibmas yang digelar di halaman Mapolsek, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini menjadi upaya konkret kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani.

Sejumlah unsur masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari tokoh masyarakat, perwakilan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI), organisasi Pemuda Pancasila, hingga para pengemudi ojek online (ojol).

Kapolsek Binawidya, Kompol Nusirwan, menegaskan pentingnya kolaborasi aktif antara masyarakat dan kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Ia meminta seluruh elemen yang hadir tidak ragu berperan sebagai perpanjangan mata dan telinga aparat di lapangan.

“Jika ada potensi gesekan, segera komunikasikan. Jangan ada tindakan sepihak yang justru merugikan organisasi maupun masyarakat,” ujarnya.

Nusirwan juga menekankan peran strategis ketua RT dan RW sebagai ujung tombak informasi di lingkungan. Menurutnya, sekecil apa pun potensi gangguan kamtibmas harus segera dilaporkan melalui Bhabinkamtibmas agar dapat ditangani lebih dini.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa organisasi kemasyarakatan yang bersentuhan langsung dengan sektor ekonomi memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas wilayah. Karena itu, ia mendorong seluruh ormas di Binawidya dan Tuah Madani untuk menunjukkan sikap tertib serta taat hukum.

Dalam penyelesaian konflik, Kapolsek mengedepankan pendekatan musyawarah dan mufakat. Ia menegaskan bahwa Sabuk Kamtibmas harus menjadi pengikat persaudaraan, bukan sekat yang membatasi komunikasi antar pihak.

Lebih lanjut, Nusirwan juga mengimbau para pimpinan organisasi, termasuk RT dan RW, untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk membantu melindungi markas kepolisian apabila terdapat ancaman gangguan keamanan.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Mereka menyatakan komitmen untuk memperkuat koordinasi dan bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah.

Melalui Silaturahmi Sabuk Kamtibmas ini, Polsek Binawidya berharap terbangun komunikasi yang lebih solid dengan masyarakat, sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di tingkat lokal. (ric)