logo
● Ahli Ekonomi :Program MBG Gerakkan Ekonomi Desa dan Buka Lapangan Pekerjaan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● KPK Telusuri Kasus Dana Bencana Rp148 Miliar, Dua Anggota TNI Jadi Perhatian Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Kembali Tersungkur di Atas Rp18.000, Sentimen Global Membayangi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Diduga Selundupkan Narkoba, Kapal Tanker Mongolia Diamankan di Belawan, 8 Orang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● El Niño Pengaruhi Jadwal Musim Hujan, BMKG Minta Warga Bersiap Hadapi Cuaca Ekst Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Antisipasi Dampak Kabut Asap, Sekdaprov Riau Tinjau Posko Kesehatan dan Rumah Ok Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● AKP Zulhendra Resmi Jabat Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol Shilton ke Polresta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Antrean Solar Picu Kemacetan di Pekanbaru, Dishub Peringatkan Pengelola SPBU Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Ratusan Mahasiswa Politeknik Caltex Riau Deklarasi Anti Narkoba Bersama BNNK Pekanbaru
Sosialisasi BNN Pekanbaru tentang bahaya narkoba kepada 500 mahasiswa Politeknik Caltex Riau (PCR), Kamis (9/4/2026). (Foto: Bambang Irawan)
Ratusan Mahasiswa Politeknik Caltex Riau Deklarasi Anti Narkoba Bersama BNNK Pekanbaru
Editor: Arya Mahendra | Penulis: bambang irawan
Rubrik: hukum | 9 April 2026 | 16:09:50

PEKANBARU - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru menggelar kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada 500 mahasiswa Politeknik Caltex Riau (PCR), Kamis (9/4/2026). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa sebagai agen perubahan.

Dalam sosialisasi tersebut, Kepala BNNK Pekanbaru, Kombes Pol Dr. Wawan.S.H.,M.H memberikan pemahaman mendalam mengenai jenis-jenis narkoba, dampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental, serta konsekuensi hukum bagi para pelaku penyalahgunaan narkotika.

iklan-view

Mahasiswa juga diajak untuk lebih waspada terhadap pergaulan dan lingkungan yang berpotensi menjadi pintu masuk penyalahgunaan narkoba.

Kepala BNNK Pekanbaru menambahkan, pentingnya peran aktif mahasiswa dalam menjaga diri dan lingkungan kampus dari ancaman narkoba. Ia menegaskan bahwa perang terhadap narkoba tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi.

Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para mahasiswa.

Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan seputar cara pencegahan, penanganan, hingga peran mahasiswa dalam mendukung program Pekanbaru bersih dari narkoba.

Melalui kegiatan ini, diharapkan yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba.

Di akhir acara, ratusan mahasiswa secara serentak menggelar Deklarasi Anti Narkoba disaksikan para dosen dan Wakil Rektor PCR sebagai bentuk komitmen dalam memerangi narkoba dilingkungan kampus. (bam)

Home / Hukum
Ratusan Mahasiswa Politeknik Caltex Riau Deklarasi Anti Narkoba Bersama BNNK Pekanbaru
Editor: Arya Mahendra | Penulis: bambang irawan
Rubrik: hukum | 9 April 2026 | 16:09:50
Ratusan Mahasiswa Politeknik Caltex Riau Deklarasi Anti Narkoba Bersama BNNK Pekanbaru
Sosialisasi BNN Pekanbaru tentang bahaya narkoba kepada 500 mahasiswa Politeknik Caltex Riau (PCR), Kamis (9/4/2026). (Foto: Bambang Irawan)

PEKANBARU - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru menggelar kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada 500 mahasiswa Politeknik Caltex Riau (PCR), Kamis (9/4/2026). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa sebagai agen perubahan.

Dalam sosialisasi tersebut, Kepala BNNK Pekanbaru, Kombes Pol Dr. Wawan.S.H.,M.H memberikan pemahaman mendalam mengenai jenis-jenis narkoba, dampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental, serta konsekuensi hukum bagi para pelaku penyalahgunaan narkotika.

Mahasiswa juga diajak untuk lebih waspada terhadap pergaulan dan lingkungan yang berpotensi menjadi pintu masuk penyalahgunaan narkoba.

Kepala BNNK Pekanbaru menambahkan, pentingnya peran aktif mahasiswa dalam menjaga diri dan lingkungan kampus dari ancaman narkoba. Ia menegaskan bahwa perang terhadap narkoba tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi.

Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para mahasiswa.

Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan seputar cara pencegahan, penanganan, hingga peran mahasiswa dalam mendukung program Pekanbaru bersih dari narkoba.

Melalui kegiatan ini, diharapkan yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba.

Di akhir acara, ratusan mahasiswa secara serentak menggelar Deklarasi Anti Narkoba disaksikan para dosen dan Wakil Rektor PCR sebagai bentuk komitmen dalam memerangi narkoba dilingkungan kampus. (bam)