logo
Mahasiswa UR Desak Masuk DPRD Riau, Polwan Ditarik dari Barisan Depan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Teluk Kuantan Bersolek Sambut MTQ Riau, Kawasan Astaka Kini Semakin Terang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Longsor Terjang Kuala Enok Inhil, Empat Rumah Hanyut ke Sungai, Belasan KK Mengu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Perayaan HUT Pekanbaru ke 242, Transmetro dan Parkir Gratis untuk Warga Pekanbar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi JPU KPK Klaim Dakwaan Abdul Wahid Cs Makin Kokoh, Ahli Sebut Unsur Pemerasan dan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kurir dan Bandar dalam Satu Cinta: Sejoli Pengedar Sabu Diciduk di Tapung Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harga Sawit Riau Menguat, TBS Tertinggi Mencapai Rp3.696 per Kg Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Warga Kubu dan Kuba Tagih Janji Bistamam-Jhony Charles, Jalan Rusak tak Kunjung Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Kawanan Gajah Petapahan Rusak Kebun Warga Di Pekanbaru

news | 31 Mei 2026 | 20:54:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Rico Saputra | Ditonton: 267 kali

Konflik antara manusia dan satwa liar kembali terjadi di Kota Pekanbaru, Riau. Sebanyak 11 ekor gajah liar dilaporkan masuk ke area perkebunan semangka milik warga di Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, dan merusak sekitar 1,5 hektar lahan. Kemunculan kawanan gajah yang diduga berasal dari kelompok Gajah Petapahan ini langsung mendapat perhatian petugas BBKSDA Riau bersama TNI dan Polri. Hingga kini, pergerakan kawanan gajah terus dipantau untuk mencegah konflik yang lebih luas, sementara masyarakat diimbau segera melapor jika melihat keberadaan satwa dilindungi tersebut di sekitar permukiman atau perkebunan.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT