logo
Perjuangan Tak Mengkhianati Hasil, Srikandi Green Policing Polda Riau Juara I Se Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Peranan Guru Sebagai Fasilitator dalam Dunia Pendidikan Modern Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE: Korban Tewas Gempa Filipina Jadi 61 Orang, Puluhan Hilang dan 1.221 Terl Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi PIALA DUNIA 2026: Tiga Tuan Rumah Kompak Menggebrak, AS Menang Telak atas Paragu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Operasi Microsleep di Tol Permai, Petugas Pastikan Pengendara Tidak Mengantuk Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dishub Pekanbaru Kebut Perbaikan PJU, 1.000 Titik Lampu Jalan Kembali Berfungsi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Operasi Jatanras Polda Riau Berbuah Besar, Tiga Kasus Menonjol Terungkap Sekalig Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabut Tebal Ganggu Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru, Satu Pesawat Dialihk Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter, Pengendara Ramai Ramai Beralih ke Pertalite

news | 10 Juni 2026 | 14:47:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 205 kali

Kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax 92 menjadi Rp17 ribu per liter mulai dirasakan masyarakat di Kota Pekanbaru, Riau. Selisih kenaikan sebesar Rp4.100 per liter membuat banyak pengendara mengeluhkan bertambahnya biaya operasional kendaraan dan memilih beralih ke BBM yang lebih murah, seperti Pertalite. Meski pasokan BBM tetap tersedia, masyarakat berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas harga energi agar tidak berdampak lebih luas terhadap daya beli dan biaya hidup sehari-hari.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT