Dugaan alih fungsi ratusan hektare hutan mangrove menjadi perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, kembali memicu protes warga. Masyarakat menilai kawasan yang sebelumnya merupakan hutan bakau dan lokasi program rehabilitasi mangrove itu kini berubah menjadi area perkebunan yang berada sangat dekat dengan garis pantai. Konflik lahan yang telah berlangsung selama 14 tahun ini membuat warga mendesak pemerintah dan pihak terkait memberikan kejelasan status hukum lahan serta mengambil langkah untuk melindungi ekosistem pesisir yang terancam.
Revitalisasi Pasar Bawah Mangkrak, Wali Kota Pekanbaru Ancam Putus Kontrak
Jaga NKRI dari Pelosok, 150 Personel Polda Riau Bertolak ke Wilayah 3T
Tikungan Maut Sudirman! Calya Ringsek Hantam Pohon, Tiga Orang Terluka
Maut Di Tengah Banjir! Ayah Dan Anak Ditemukan Tak Sadarkan Diri
Runway Diuji Demi Keselamatan, Bandara SSK II Sesuaikan Jam Operasional
Merah Putih Menyapa Pesisir, Polda Riau Perkuat Nelayan dan Jaga Mangrove
Vonis 2 Tahun Digugat! Abdul Wahid Lawan Putusan Hakim
Teror Monyet Liar Resahkan Warga, Lansia hingga Orang Tidur Jadi Korban
Hujan Deras Tak Halangi Pendukung Hadiri Sidang Putusan Abdul Wahid
Pemkot Pekanbaru Ultimatum Pedagang Jalan Teratai untuk Segera Pindah
Enam Kali Beraksi, Komplotan Begal Sadis Akhirnya Tertangkap
Checkout Gagal Berujung Petaka, Wanita di Riau Kehilangan Rp300 Juta

