logo
UPDATE: Tangis di Laut Madura, Lima Penumpang KMP Mutiara Sentosa II Tewas, 225 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE: Gempa Kumamoto Makin Mematikan, Korban Tewas Capai 38 Orang, KBRI Berger Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pemutihan Pajak Kendaraan Riau Dimulai, Tunggakan Bertahun-tahun Cukup Bayar Dua Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kasus Pilot Malaysia Airlines: Positif Tiga Jenis Narkoba, Bawa Urine Cadangan u Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kapal Surabaya-Makassar Terbakar di Laut Jawa, Operasi Penyelamatan Ratusan Penu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Bupati Pemalang Terjaring OTT di Hotel, KPK Selidiki Keterlibatan Wanita Pendamp Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Semarang Usai Ratusan Siswa Didu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BK DPRD Riau Segera Putuskan Sanksi Dua Anggota yang Bentrok, Publik Menanti Ket Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Ratusan Hektare Mangrove di Inhil Diduga Berubah Jadi Kebun Sawit, Warga Protes

news | 8 Juni 2026 | 11:18:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Ade Prasetya | Ditonton: 330 kali

Dugaan alih fungsi ratusan hektare hutan mangrove menjadi perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, kembali memicu protes warga. Masyarakat menilai kawasan yang sebelumnya merupakan hutan bakau dan lokasi program rehabilitasi mangrove itu kini berubah menjadi area perkebunan yang berada sangat dekat dengan garis pantai. Konflik lahan yang telah berlangsung selama 14 tahun ini membuat warga mendesak pemerintah dan pihak terkait memberikan kejelasan status hukum lahan serta mengambil langkah untuk melindungi ekosistem pesisir yang terancam.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT