logo
Pengakuan Tangan Kanan Ibnu: Napi Kabur Diduga Rutin Keluar Lapas, Sipir Disebut Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Terungkap! Napi Kabur dari Lapas Pekanbaru Diduga "Otak" Penyelundupan Sabu ke B Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Sentimen Negatif, Rupiah Terkapar ke Rp18.009 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kebakaran Hebat di Sukajadi, Api Lahap Dua Lantai Ruko Bahan Bangunan, 2 Warga L Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ditangkap Polsek Sungai Apit, Tangan Terborgol Pengedar Sabu Kabur Masuk Kebun S Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi "Buk Bupati, Bilo Ngonten?" Sindiran Warga Siak Viral, Jalan Sungai Rawa Rusak P Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Teror Harimau Lumpuhkan Aktivitas Warga Inhil, Sekolah Ditutup dan Belajar Diali Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kejati Periksa Sejumlah Saksi dan Sita Dokumen dalam Kasus Smart Board Disdik Ri Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Harga Kelapa Terjun Bebas, Ribuan Keluarga Petani Terancam

news | 27 Juli 2026 | 14:28:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Ade Prasetya | Ditonton: 139 kali

Harga kelapa bulat di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, mengalami penurunan drastis dari Rp2.700 menjadi Rp2.200 per kilogram, bahkan sempat menyentuh Rp1.800 di tingkat petani. Kondisi ini dipicu melimpahnya hasil panen yang bertepatan dengan melemahnya pasar ekspor, sehingga berdampak langsung pada pendapatan ribuan petani yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan kelapa. Petani dan penampung berharap pemerintah segera menetapkan harga acuan serta mempercepat hilirisasi industri kelapa agar nilai tambah dinikmati di daerah dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT