logo
Jasad Diduga ABK Kapal 5 Jurnalis Ditemukan 340 Km dari Anak Krakatau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kejahatan Lingkungan di Rupat: Hutan Mangrove Dibabat Jadi Arang, Kapolda Riau T Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Penyelundupan 140 Ton Arang Mangrove ke Malaysia Digagalkan, Dua Tersangka Ditan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Penggeledahan Lapas Narkotika Rumbai, Petugas Sita 5 Pisau Rakitan dan Mata Geri Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Usulkan Pembangunan Pangkalan AJU di Riau untuk Percepat Operasi Modifikasi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Diskes Pekanbaru Catat 6.622 Kasus Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Bikin Geleng Kepala, Inilah Hewan-Hewan dengan Harga Paling Mahal Sepanjang Seja Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Beasiswa Pemko Pekanbaru Sudah Cair, Mahasiswa yang Belum Dapat Diminta Bersiap Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

GMPB Desak Aliran Dana Mafia Tanah Diusut

news | 18 September 2026 | 20:20:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Rico Saputra | Ditonton: 94 kali

Gerakan Mahasiswa Petani Bersatu atau GMPB menggelar aksi damai di Riau, Jumat 18 September 2026. Dalam aksinya, GMPB menyatakan dukungan terhadap langkah PT Agrinas Palma Nusantara dan Satgas Penertiban Kawasan Hutan atau Satgas PKH dalam menertibkan kawasan hutan yang diduga dikuasai secara ilegal.

GMPB juga mendesak aparat penegak hukum menelusuri aliran dana dari dugaan praktik mafia tanah dan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU apabila ditemukan unsur pidana.

Selain itu, GMPB meminta lahan yang berhasil ditertibkan dapat diprioritaskan untuk program pemberdayaan masyarakat dan petani.

Pihak Agrinas mengapresiasi dukungan mahasiswa, kelompok tani, dan masyarakat serta mengajak seluruh pihak mendukung penataan kawasan hutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Simak informasi selengkapnya hanya di Pekanbaru TV.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT