logo
UPDATE: Tangis di Laut Madura, Lima Penumpang KMP Mutiara Sentosa II Tewas, 225 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE: Gempa Kumamoto Makin Mematikan, Korban Tewas Capai 38 Orang, KBRI Berger Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pemutihan Pajak Kendaraan Riau Dimulai, Tunggakan Bertahun-tahun Cukup Bayar Dua Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kasus Pilot Malaysia Airlines: Positif Tiga Jenis Narkoba, Bawa Urine Cadangan u Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kapal Surabaya-Makassar Terbakar di Laut Jawa, Operasi Penyelamatan Ratusan Penu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Bupati Pemalang Terjaring OTT di Hotel, KPK Selidiki Keterlibatan Wanita Pendamp Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Semarang Usai Ratusan Siswa Didu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BK DPRD Riau Segera Putuskan Sanksi Dua Anggota yang Bentrok, Publik Menanti Ket Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

18 Tahun Berdiri, Ramayana Pangkalan Kerinci Akhirnya Gulung Tikar

news | 8 Juni 2026 | 10:51:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Dikky Kinoi | Ditonton: 576 kali

Setelah 18 tahun beroperasi di Kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, Ramayana resmi menutup usahanya secara permanen. Menurunnya daya beli masyarakat dalam dua tahun terakhir disebut menjadi penyebab utama merosotnya omzet penjualan hingga perusahaan tak lagi mampu menutupi biaya operasional. Penutupan salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Pelalawan ini berdampak pada lebih dari 35 karyawan yang kehilangan pekerjaan dan menjadi gambaran nyata lesunya sektor ritel di tengah perlambatan ekonomi daerah.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT