Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Riau. Pemerintah menyebut sebagian besar titik api berada di kawasan open access atau lahan masyarakat di luar konsesi perusahaan. Namun, WALHI menyampaikan temuan berbeda dan menyebut masih menemukan titik api di sejumlah kawasan konsesi korporasi di Riau berdasarkan pemantauan satelit dan verifikasi lapangan. Pemerintah juga meminta sekitar 400 perusahaan pemegang konsesi memperkuat mitigasi karhutla, termasuk menjaga tinggi muka air gambut dan membuat sekat kanal untuk mencegah lahan mengering.
Kelangkaan BBM Riau Diduga Akibat Lemahnya Pengawasan
Motor Dinas Disulap Jadi Pompa Air untuk Atasi Karhutla
Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Jarak Pandang Di Sejumlah Wilayah Hanya 100 Meter
Ibu Hamil Dan Balita Rentan Terdampak Kabut Asap, Dinkes Riau Siagakan Layanan Kesehatan
Kabut Asap Selimuti Pelalawan, Jarak Pandang Pagi Hari Hanya 50 Meter
HUT Ke-81 PMI Riau, Perkuat Gerakan Kemanusiaan Dan Pelayanan Masyarakat
Razia Sarang Narkoba Di Pekanbaru, Dua Orang Positif Metamfetamin
Diduga Hendak Curi Motor Di Rokan Hilir, Remaja Diamuk Massa!
Ratusan Mahasiswa Demo di Kantor Gubernur Riau, Desak Penanganan Karhutla dan Kabut Asap
Tujuh Koreografer Muda Suarakan Bencana Asap Lewat Tari
Kualitas Udara Membaik, Sekolah Pekanbaru Kembali Tatap Muka
63 Positif Narkoba, Polisi Segel Dua Ruangan MP Club






