logo
● Ahli Ekonomi :Program MBG Gerakkan Ekonomi Desa dan Buka Lapangan Pekerjaan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● KPK Telusuri Kasus Dana Bencana Rp148 Miliar, Dua Anggota TNI Jadi Perhatian Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Kembali Tersungkur di Atas Rp18.000, Sentimen Global Membayangi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Diduga Selundupkan Narkoba, Kapal Tanker Mongolia Diamankan di Belawan, 8 Orang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● El Niño Pengaruhi Jadwal Musim Hujan, BMKG Minta Warga Bersiap Hadapi Cuaca Ekst Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Antisipasi Dampak Kabut Asap, Sekdaprov Riau Tinjau Posko Kesehatan dan Rumah Ok Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● AKP Zulhendra Resmi Jabat Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol Shilton ke Polresta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Antrean Solar Picu Kemacetan di Pekanbaru, Dishub Peringatkan Pengelola SPBU Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Kabut Asap Kepung Pekanbaru, Sekolah Beralih ke PJJ

news | 27 Agustus 2026 | 20:00:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 469 kali

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla berdampak pada aktivitas pendidikan di Kota Pekanbaru, Riau. Sejumlah sekolah menghentikan sementara pembelajaran tatap muka dan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ demi melindungi kesehatan siswa. SMP Negeri 13 Pekanbaru menjadi salah satu sekolah yang mulai menerapkan PJJ selama tiga hari. Para siswa tetap mengikuti pembelajaran dari rumah dengan jadwal, seragam, dan absensi seperti biasa, sementara para guru tetap hadir di sekolah untuk memastikan proses belajar berjalan optimal. Pemerintah Kota Pekanbaru juga mengimbau orang tua membatasi aktivitas anak di luar rumah selama kondisi kabut asap masih terjadi dan terus memantau kualitas udara sebelum pembelajaran tatap muka kembali dibuka.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT