Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla berdampak pada aktivitas pendidikan di Kota Pekanbaru, Riau. Sejumlah sekolah menghentikan sementara pembelajaran tatap muka dan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ demi melindungi kesehatan siswa. SMP Negeri 13 Pekanbaru menjadi salah satu sekolah yang mulai menerapkan PJJ selama tiga hari. Para siswa tetap mengikuti pembelajaran dari rumah dengan jadwal, seragam, dan absensi seperti biasa, sementara para guru tetap hadir di sekolah untuk memastikan proses belajar berjalan optimal. Pemerintah Kota Pekanbaru juga mengimbau orang tua membatasi aktivitas anak di luar rumah selama kondisi kabut asap masih terjadi dan terus memantau kualitas udara sebelum pembelajaran tatap muka kembali dibuka.
15 Tahun Menanti, Jalan Beton Rp19,3 Miliar Mulai Dibangun di Kubu Babussalam
Resmi! Sarman Syahroni Jadi Sekda Rohil
Bahan Baku Naik, Pedagang Piscok Pekanbaru Pilih Tahan Harga
Banjir Hambat Proyek Pelebaran Jalan HR Soebrantas Pekanbaru
Kendalikan Inflasi, Pemprov Riau Gencarkan Operasi Pasar Murah
Belasan Pasien BPJS Menunggu, Kamar Rawat Inap Rsud Arifin Achmad Penuh
Pertamina Akui Ada Masalah Distribusi Bbm Di Riau, Pengawasan Diperkuat
Kualitas Udara Memburuk, Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ
Kelangkaan BBM Riau Diduga Akibat Lemahnya Pengawasan
Motor Dinas Disulap Jadi Pompa Air untuk Atasi Karhutla
Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Jarak Pandang Di Sejumlah Wilayah Hanya 100 Meter
Ibu Hamil Dan Balita Rentan Terdampak Kabut Asap, Dinkes Riau Siagakan Layanan Kesehatan






