logo
Tragedi Banjir Bandang Nepal-Tibet: Korban Tewas Tembus 469 Orang, 1.500 Lebih M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Manjakan Lidah Warga Pekanbaru, Dawik Toast Tawarkan Roti Panggang Kekinian Mula Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Padamkan Karhutla dengan Tepung Singkong, BRIN Kaji Metode Penyebaran: Kan Tak M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Menguat di Akhir Pekan, Ditutup ke Rp17.693 per Dolar AS, Sentimen BI Jad Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Danantara Setor Rp120 Triliun ke APBN 2026, Menkeu: Pendapatan Negara Meningkat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kasus Bupati Kuansing: Menhut Raja Juli Kembali Bungkam Saat Ditanya Selisih Uan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kebakaran Lahan Gambut Dekati Permukiman di Tembilahan, Tim Gabungan Berjibaku P Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Digempur Konten Medsos, Wabup Rohil Jhony Charles Tetap Fokus Tangani Karhutla Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Hotspot Riau Turun Drastis, Udara Pekanbaru Membaik

news | 27 Agustus 2026 | 20:05:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 103 kali

Jumlah titik panas atau hotspot di Provinsi Riau turun drastis dari 491 titik pada Selasa menjadi hanya 69 titik pada Kamis pagi. BMKG Pekanbaru mencatat hotspot tersebar di Indragiri Hilir, Pelalawan, Indragiri Hulu, Siak, dan Kuantan Singingi. Penurunan ini dipengaruhi hujan setelah Operasi Modifikasi Cuaca serta intensifnya pemadaman karhutla oleh Satgas. Seiring berkurangnya hotspot, kualitas udara di Kota Pekanbaru juga mulai membaik, meski kabut asap tipis masih terlihat di sejumlah wilayah.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT