logo
● 11 Lokasi PETI Ditertibkan di Kuansing, Polisi Musnahkan 42 Rakit Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Indonesia vs Singapura: Adu Kualitas Teknik di Bawah Gemuruh GBK Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polresta Pekanbaru Bongkar Penipuan Modus Investasi Proyek, Para Korban Alami Ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Akhir Pekan Menguat Tipis, Tapi Bayang-Bayang Rp18.000 Belum Pergi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Negara Tidak Boleh Kalah Oleh Rumor: Keterbukaan Informasi sebagai Fondasi Keper Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Purnawirawan Polri Jadi Tersangka Kasus Sabu, 9 Paket Diamankan di Pelalawan, Pe Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Operasi SAR KM Virgo Masuki Hari Ketiga Belas: Sepuluh Jenazah Kembali Ditemukan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Korlantas Polri Resmikan STNK Digital dan Pembayaran Tilang Terintegrasi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

GMPB Desak Aliran Dana Mafia Tanah Diusut

news | 18 September 2026 | 20:20:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Rico Saputra | Ditonton: 111 kali

Gerakan Mahasiswa Petani Bersatu atau GMPB menggelar aksi damai di Riau, Jumat 18 September 2026. Dalam aksinya, GMPB menyatakan dukungan terhadap langkah PT Agrinas Palma Nusantara dan Satgas Penertiban Kawasan Hutan atau Satgas PKH dalam menertibkan kawasan hutan yang diduga dikuasai secara ilegal.

GMPB juga mendesak aparat penegak hukum menelusuri aliran dana dari dugaan praktik mafia tanah dan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU apabila ditemukan unsur pidana.

Selain itu, GMPB meminta lahan yang berhasil ditertibkan dapat diprioritaskan untuk program pemberdayaan masyarakat dan petani.

Pihak Agrinas mengapresiasi dukungan mahasiswa, kelompok tani, dan masyarakat serta mengajak seluruh pihak mendukung penataan kawasan hutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Simak informasi selengkapnya hanya di Pekanbaru TV.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT