logo
● Koalisi Sipil Tantang Substansi Ranperda Lingkungan Riau, Green Policing Diminta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● 65 Orang Jadi Tersangka, Karhutla Riau Hanguskan 3.394 Hektare Lahan, Pelalawan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pajak Sawit Rp 23 Miliar Tak Disetor, Pemasok TBS asal Pelalawan Ditahan Kajari Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Puluhan Peserta Ikuti Pekan Riset Internasional 2026 di UIN Suska Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Satreskrim Polres Kampar Bongkar Penimbunan Solar Bersubsidi, 308 Liter Disita Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Perketat Pengawasan Disiplin Internal, Polda Riau Periksa Kendaraan Personel Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● KPK Limpahkan Berkas Perkara Suhardiman Amby ke Jaksa, Sidang di Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Menteri Pertanian Copot Belasan Pegawai Buntut Kasus Pengoplosan Beras SPHP Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Karhutla Terus Berulang, Tata Kelola Lahan Hutan Riau Harus Dievaluasi

news | 26 Oktober 2026 | 20:37:00
Editor: Muhammad Nafri Yandi | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 373 kali

Tokoh masyarakat Riau sekaligus mantan Gubernur Riau, Wan Abu Bakar, menyoroti persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terus menjadi tantangan setiap musim kemarau.

Ia mendesak pemerintah mengevaluasi regulasi pemanfaatan lahan hutan yang berorientasi pada industri agar tidak menimbulkan dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat.

Menurutnya, penanganan Karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Penguatan regulasi, pengawasan, pencegahan dini, dan koordinasi antarpihak juga menjadi kunci untuk mengendalikan kebakaran hutan dan lahan di Riau. Lantas, bagaimana langkah pemerintah dalam memperkuat pencegahan Karhutla di Riau

 ???? Simak informasi selengkapnya bersama Pekanbaru TV.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT