logo
● Sumpah Pemuda di Bundaran HI Memanas, 14 Ribu Polisi Kawal Aksi Mahasiswa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● DPRD Pekanbaru Bakal Panggil Kanwil BPN Terkait Warkah HGB 444/1971 CV.Cahaya Se Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● BEM UIR Kecam Kekerasan Polisi saat Demo Karhutla, Sejumlah Mahasiswa Terluka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dolar AS Tembus Rp18.184, Rupiah Dibayangi Risiko Perang dan Inflasi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Perampingan OPD Bisa Dilakukan Tanpa Mengubah Perda, Sekdaprov Riau: Cukup Ubah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● DPKP Pekanbaru Catat 166 Kasus Kebakaran hingga 20 Oktober 2026 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Alokasi Anggaran Rp 30 Miliar untuk Delapan Daerah di Riau Penanganan Karhutla Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Musnahkan 100,55 Kg Sabu dan Ganja Senilai Rp149,73 Miliar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Siswa SMK Pertanian Pekanbaru Beternak 200 Bebek, Limbah Diolah Jadi Pakan

news | 27 Oktober 2026 | 19:55:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 356 kali

SMK Negeri Pertanian Terpadu Pekanbaru menjadikan kandang ternak unggas sebagai laboratorium hidup bagi siswa jurusan Agribisnis Ternak Unggas. Sekitar 200 ekor bebek petelur dipelihara sekaligus menjadi sarana praktik langsung bagi siswa dalam mengelola budidaya ternak.

Menariknya, sekolah memanfaatkan limbah semangka, jagung, dan pelepah pisang sebagai pakan alternatif untuk menekan biaya produksi. Di tengah cuaca panas Kota Pekanbaru, pengelolaan kebersihan kandang dan pengaturan suhu menggunakan blower serta kipas menjadi kunci menjaga kondisi ternak.

Program ini sekaligus membekali siswa dengan keterampilan dan pengalaman untuk mengembangkan usaha peternakan secara mandiri.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT