
PEKANBARU – Kolaborasi lintas sektor kembali diperkuat. PT PLN (Persero) menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Kodam XIX Tuanku Tambusai untuk memastikan keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pembangunan di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.
Langkah ini ditegaskan dalam pertemuan jajaran PLN Grup Regional Riau dengan Pangdam XIX Tuanku Tambusai di Pekanbaru, Selasa (21/4/2026). Pertemuan tersebut tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi ruang strategis membahas penguatan koordinasi dalam menjaga sistem kelistrikan tetap stabil di tengah meningkatnya kebutuhan energi.
General Manager PLN UID Riau–Kepri, Didik Wicaksono, menegaskan bahwa sinergi dengan TNI memiliki peran vital dalam mendukung operasional kelistrikan, terutama di wilayah dengan tantangan geografis dan infrastruktur.
“Keandalan listrik tidak bisa berdiri sendiri. Dukungan lintas sektor, termasuk TNI, menjadi faktor penting agar layanan kepada masyarakat tetap terjaga dan pembangunan bisa berjalan tanpa hambatan,” ujarnya.
Selain menjaga stabilitas pasokan, kolaborasi ini juga diarahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan hingga ke wilayah terpencil. Upaya tersebut dinilai krusial guna memastikan pemerataan akses energi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah.
Di sisi lain, Pangdam XIX Tuanku Tambusai, Agus Hadi Waluyo, menyatakan kesiapan TNI untuk terus bersinergi dalam mendukung program strategis nasional, khususnya yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan TNI bukan hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga memastikan kelancaran proyek-proyek vital, termasuk infrastruktur kelistrikan yang menjadi kebutuhan dasar publik.
Sinergi PLN dan TNI ini menjadi sinyal kuat bahwa keandalan listrik tidak hanya soal teknis, tetapi juga kolaborasi. Dengan koordinasi yang semakin solid, kedua institusi optimistis mampu menjawab tantangan energi sekaligus mendorong akselerasi pembangunan di Riau–Kepulauan Riau. (ric)
PEKANBARU – Kolaborasi lintas sektor kembali diperkuat. PT PLN (Persero) menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Kodam XIX Tuanku Tambusai untuk memastikan keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pembangunan di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.
Langkah ini ditegaskan dalam pertemuan jajaran PLN Grup Regional Riau dengan Pangdam XIX Tuanku Tambusai di Pekanbaru, Selasa (21/4/2026). Pertemuan tersebut tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi ruang strategis membahas penguatan koordinasi dalam menjaga sistem kelistrikan tetap stabil di tengah meningkatnya kebutuhan energi.
General Manager PLN UID Riau–Kepri, Didik Wicaksono, menegaskan bahwa sinergi dengan TNI memiliki peran vital dalam mendukung operasional kelistrikan, terutama di wilayah dengan tantangan geografis dan infrastruktur.
“Keandalan listrik tidak bisa berdiri sendiri. Dukungan lintas sektor, termasuk TNI, menjadi faktor penting agar layanan kepada masyarakat tetap terjaga dan pembangunan bisa berjalan tanpa hambatan,” ujarnya.
Selain menjaga stabilitas pasokan, kolaborasi ini juga diarahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan hingga ke wilayah terpencil. Upaya tersebut dinilai krusial guna memastikan pemerataan akses energi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah.
Di sisi lain, Pangdam XIX Tuanku Tambusai, Agus Hadi Waluyo, menyatakan kesiapan TNI untuk terus bersinergi dalam mendukung program strategis nasional, khususnya yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan TNI bukan hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga memastikan kelancaran proyek-proyek vital, termasuk infrastruktur kelistrikan yang menjadi kebutuhan dasar publik.
Sinergi PLN dan TNI ini menjadi sinyal kuat bahwa keandalan listrik tidak hanya soal teknis, tetapi juga kolaborasi. Dengan koordinasi yang semakin solid, kedua institusi optimistis mampu menjawab tantangan energi sekaligus mendorong akselerasi pembangunan di Riau–Kepulauan Riau. (ric)