logo
Blackout Sumatera, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh: Patroli Blue Light Ditingka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sumatera Blackout! Pekanbaru Gelap Gulita, Diduga Gangguan Jaringan 275 kV di Mu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Nekat Haji Lewat Jalur Nonprosedural, 6 WNI Dicegah Berangkat di Bandara SSK II Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Tersungkur ke Rp17.673 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah Sepekan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ratusan Mahasiswa Demo Polda Riau, Desak Penindakan Mafia BBM Ilegal dan Copot K Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polresta Pekanbaru Dalami Kasus Dugaan Pengeroyokan di SMK Pertanian, Pihak Seko Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Toko Elektronik Online Palsu Tipu Korban Rp154 Juta, Polresta Pekanbaru Bekuk Pe Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Trump dan Netanyahu Perang Mulut di Telepon Gara-gara AS Tunda Serangan Besar ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / PEKANBARU
Marak Perusakan Halte dan Kabel PJU Dicuri, Dishub Pekanbaru Angkat Suara
Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi. (Foto: Ist)
Marak Perusakan Halte dan Kabel PJU Dicuri, Dishub Pekanbaru Angkat Suara
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
21 Mei 2026 | 14:40:56

PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah, mulai dari halte, rambu lalu lintas hingga penerangan jalan umum (PJU).

Pasalnya, seluruh fasilitas tersebut dibangun menggunakan anggaran yang bersumber dari pajak masyarakat. Karena itu, aksi perusakan maupun pencurian fasilitas umum dinilai tidak hanya merugikan pemerintah, tetapi juga masyarakat luas.

Imbauan itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, Kamis (21/5/2026), menyikapi maraknya kasus vandalisme dan pencurian komponen fasilitas umum di Kota Pekanbaru.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga sarana dan prasarana umum yang sudah dibangun pemerintah, termasuk lampu penerangan jalan umum. PJU ini sangat penting karena masyarakat membutuhkan penerangan saat berkendara di malam hari,” ujar Masykur.

iklan-view

Ia menegaskan, aksi perusakan maupun pencurian kabel PJU berdampak langsung terhadap pelayanan publik dan keselamatan pengguna jalan.

“Kalau dirusak, apalagi dicuri seperti kabel PJU, tentu yang dirugikan bukan hanya pemerintah, tetapi seluruh masyarakat Kota Pekanbaru. Sebab untuk perbaikan maupun penggantian komponen yang hilang membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” jelasnya.

Menurut Masykur, dalam beberapa waktu terakhir pihaknya masih menemukan sejumlah fasilitas umum yang dirusak maupun dicuri. Mulai dari halte, rambu lalu lintas hingga komponen lampu jalan.

Karena itu, ia berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga aset publik terus meningkat agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. (**)

Home / News
Marak Perusakan Halte dan Kabel PJU Dicuri, Dishub Pekanbaru Angkat Suara
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: news | 21 Mei 2026 | 14:40:56
Marak Perusakan Halte dan Kabel PJU Dicuri, Dishub Pekanbaru Angkat Suara
Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi. (Foto: Ist)

PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah, mulai dari halte, rambu lalu lintas hingga penerangan jalan umum (PJU).

Pasalnya, seluruh fasilitas tersebut dibangun menggunakan anggaran yang bersumber dari pajak masyarakat. Karena itu, aksi perusakan maupun pencurian fasilitas umum dinilai tidak hanya merugikan pemerintah, tetapi juga masyarakat luas.

Imbauan itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, Kamis (21/5/2026), menyikapi maraknya kasus vandalisme dan pencurian komponen fasilitas umum di Kota Pekanbaru.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga sarana dan prasarana umum yang sudah dibangun pemerintah, termasuk lampu penerangan jalan umum. PJU ini sangat penting karena masyarakat membutuhkan penerangan saat berkendara di malam hari,” ujar Masykur.

Ia menegaskan, aksi perusakan maupun pencurian kabel PJU berdampak langsung terhadap pelayanan publik dan keselamatan pengguna jalan.

“Kalau dirusak, apalagi dicuri seperti kabel PJU, tentu yang dirugikan bukan hanya pemerintah, tetapi seluruh masyarakat Kota Pekanbaru. Sebab untuk perbaikan maupun penggantian komponen yang hilang membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” jelasnya.

Menurut Masykur, dalam beberapa waktu terakhir pihaknya masih menemukan sejumlah fasilitas umum yang dirusak maupun dicuri. Mulai dari halte, rambu lalu lintas hingga komponen lampu jalan.

Karena itu, ia berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga aset publik terus meningkat agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. (**)