logo
Menag Hadiri MTQ Riau ke-44 di Kuansing, Pawai Ta'aruf Meriah, Diwarnai Insiden Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Perang AS-Iran Pecah Lagi, Kedua Negara Saling Serang usai Gencatan Senjata Runt Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi PIALA DUNIA 2026: Wakil Asia Terbelah, Mesir Lolos, Spanyol dan Prancis Perkasa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tanggapi Harapan DPRD Riau, Fazar Muhardi: Kita Sedang Jalankan Program Kerja 10 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Update Harga Emas Antam Sabtu 27 Juni 2026: Naik Rp5.000, Buyback Tembus Rp2,378 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Pantau 17 Hotspot di Riau, Rohil dan Inhu Jadi Wilayah Terbanyak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Efisiensi Anggaran MBG Jadi Sentimen Positif, Rupiah Berbalik Menguat di Akhir P Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Riau Kebut Penerbitan IPR, 34 Wilayah Pertambangan Rakyat di Kuansing Segera Dil Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / SUMBAR
Longsor Putus Jalur Sumbar-Bengkulu, Penanganan Darurat Dikebut Hingga Malam
Longsor di kawasam Bungus Padang seret satu pikap, Minggu (14/6/2026), sore. (Foto: Ist)
Longsor Putus Jalur Sumbar-Bengkulu, Penanganan Darurat Dikebut Hingga Malam
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
15 Juni 2026 | 08:14:39

PADANG — Penanganan darurat terus dilakukan menyusul longsor yang menutup jalur nasional Padang-Painan di kawasan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Minggu (14/6/2026). Bencana yang dipicu tingginya curah hujan itu menyebabkan akses utama penghubung Sumatera Barat dengan Kabupaten Pesisir Selatan hingga Bengkulu terputus total.

Longsor terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dengan material tanah setinggi sekitar dua meter disertai pohon tumbang yang menutup seluruh badan jalan. Akibatnya, kendaraan dari arah Padang maupun Painan tidak dapat melintas dan antrean panjang mengular di kedua sisi jalan.

Untuk mempercepat penanganan, Polresta Padang menutup total arus lalu lintas menuju Painan hingga Minggu malam. Kebijakan tersebut diambil agar alat berat dapat bekerja maksimal membersihkan material longsor tanpa terganggu lalu lintas kendaraan.

"Kami sengaja menutup total arus agar alat berat bisa bekerja secara optimal. Jalan akan dibuka kembali setelah proses pembersihan selesai dan kondisi dinyatakan aman," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Padang AKP Riwal Maulidinata.

iklan-view

Sejak kejadian, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Padang, TNI, Polri, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat, PLN, Komunitas Siaga Bencana, serta warga setempat langsung diterjunkan ke lokasi. Petugas sempat melakukan pembersihan secara manual sambil menunggu kedatangan alat berat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat untuk mempercepat evakuasi material longsor dan pemulihan akses jalan yang menjadi urat nadi transportasi wilayah pesisir tersebut.

Selain membersihkan material longsor, petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna mengantisipasi risiko longsor susulan serta menjaga keselamatan pengguna jalan. Masyarakat dan pengendara diimbau tetap waspada karena hujan masih mengguyur sejumlah wilayah Kota Padang hingga malam hari.

Dalam kejadian itu, satu unit mobil pikap pengangkut ayam sempat tertimbun material longsor saat melintas di lokasi. Beruntung, pengemudi berhasil selamat dan telah mendapatkan penanganan medis.

Hingga Minggu malam, proses pembersihan material masih berlangsung. Pemulihan akses Padang-Painan menjadi prioritas utama mengingat ruas tersebut merupakan jalur strategis yang menghubungkan Sumatera Barat dengan Bengkulu melalui Kabupaten Pesisir Selatan. (**)

Sumber: Antaranews

Home / News
Longsor Putus Jalur Sumbar-Bengkulu, Penanganan Darurat Dikebut Hingga Malam
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: news | 15 Juni 2026 | 08:14:39
Longsor Putus Jalur Sumbar-Bengkulu, Penanganan Darurat Dikebut Hingga Malam
Longsor di kawasam Bungus Padang seret satu pikap, Minggu (14/6/2026), sore. (Foto: Ist)

PADANG — Penanganan darurat terus dilakukan menyusul longsor yang menutup jalur nasional Padang-Painan di kawasan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Minggu (14/6/2026). Bencana yang dipicu tingginya curah hujan itu menyebabkan akses utama penghubung Sumatera Barat dengan Kabupaten Pesisir Selatan hingga Bengkulu terputus total.

Longsor terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dengan material tanah setinggi sekitar dua meter disertai pohon tumbang yang menutup seluruh badan jalan. Akibatnya, kendaraan dari arah Padang maupun Painan tidak dapat melintas dan antrean panjang mengular di kedua sisi jalan.

Untuk mempercepat penanganan, Polresta Padang menutup total arus lalu lintas menuju Painan hingga Minggu malam. Kebijakan tersebut diambil agar alat berat dapat bekerja maksimal membersihkan material longsor tanpa terganggu lalu lintas kendaraan.

"Kami sengaja menutup total arus agar alat berat bisa bekerja secara optimal. Jalan akan dibuka kembali setelah proses pembersihan selesai dan kondisi dinyatakan aman," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Padang AKP Riwal Maulidinata.

Sejak kejadian, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Padang, TNI, Polri, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat, PLN, Komunitas Siaga Bencana, serta warga setempat langsung diterjunkan ke lokasi. Petugas sempat melakukan pembersihan secara manual sambil menunggu kedatangan alat berat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat untuk mempercepat evakuasi material longsor dan pemulihan akses jalan yang menjadi urat nadi transportasi wilayah pesisir tersebut.

Selain membersihkan material longsor, petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna mengantisipasi risiko longsor susulan serta menjaga keselamatan pengguna jalan. Masyarakat dan pengendara diimbau tetap waspada karena hujan masih mengguyur sejumlah wilayah Kota Padang hingga malam hari.

Dalam kejadian itu, satu unit mobil pikap pengangkut ayam sempat tertimbun material longsor saat melintas di lokasi. Beruntung, pengemudi berhasil selamat dan telah mendapatkan penanganan medis.

Hingga Minggu malam, proses pembersihan material masih berlangsung. Pemulihan akses Padang-Painan menjadi prioritas utama mengingat ruas tersebut merupakan jalur strategis yang menghubungkan Sumatera Barat dengan Bengkulu melalui Kabupaten Pesisir Selatan. (**)

Sumber: Antaranews