logo
Polemik SPMB Siak Hulu, DPRD Kampar Soroti Kinerja Disdikpora hingga Dugaan Inte Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Bongkar Modus Pengurangan Isi Truk Tangki BBM Bersubsidi, Tiga Orang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menhut Raja Juli Bungkam Soal Amplop Suhardiman, KPK Tegaskan Sudah Masuk Ranah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Menguat ke Rp17.888 per Dolar AS, Kekhawatiran Defisit APBN Mulai Mereda Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dua Residivis Spesialis Bobol Ruko Kosong Ditangkap, Beraksi 12 Kali di Pekanbar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabar Baik untuk Petani Riau: Harga Sawit Naik, TBS Plasma Sentuh Rp3.930/Kg, Sw Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sebulan Dua Korban Tewas, Kini Harimau Sumatera Nyaris Menerkam Pekerja Sawit di Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Diduga Mabuk, Pengendara Motor Tabrak Pemotor Lain di Jalan Tengku Bey Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / PEKANBARU
Lapas Pekanbaru Perkuat Pengawasan dan Tingkatkan Pelayanan Lewat Program Wak Sabi
Seorang petugas sipir Lapas Kelas IIA Pekanbaru melakukan kegiatan Wak Sabi alias "waktunya sapa warga binaan". (Foto: Rico)
Lapas Pekanbaru Perkuat Pengawasan dan Tingkatkan Pelayanan Lewat Program Wak Sabi
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
15 Juni 2026 | 12:28:15

PEKANBARU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus memperkuat sistem pengamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui apel pagi yang dilanjutkan dengan kegiatan “Waktunya Sapa Warga Binaan” (Wak Sabi), Senin (15/6/2026) pagi.

Kegiatan apel diikuti seluruh petugas Lapas Pekanbaru dan dipimpin Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Heru Prabowo. Dalam arahannya, Heru mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan profesionalisme petugas, terutama dalam menjalankan tugas perbantuan piket malam yang menjadi bagian penting dari sistem pengawasan di lingkungan lapas.

“Perbantuan piket malam jangan dianggap rutinitas biasa. Itu adalah salah satu titik krusial pengawasan kita. Laksanakan dengan penuh tanggung jawab dan pastikan setiap kegiatan dilaporkan dengan jelas dan akurat,” ujar Heru.

Selain itu, ia menekankan perlunya peningkatan kewaspadaan seluruh jajaran dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ketertiban sejak dini agar setiap risiko dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

iklan-view

“Kita tidak boleh menunggu masalah muncul. Deteksi dini adalah kunci. Sekecil apa pun potensi gangguan harus kita antisipasi sejak awal,” tambahnya.

Setelah apel selesai, petugas melanjutkan kegiatan melalui program Wak Sabi yang kali ini digelar di Blok D. Dalam kegiatan tersebut, petugas berinteraksi langsung dengan warga binaan untuk menyerap aspirasi, memantau kondisi blok hunian, serta memastikan pelayanan dan program pembinaan berjalan sesuai ketentuan.

Menurut Heru, program Wak Sabi menjadi sarana untuk memastikan seluruh warga binaan memperoleh hak dan pelayanan secara setara, tanpa diskriminasi.

“Melalui Wak Sabi, kita ingin memastikan tidak ada hak warga binaan yang terlewat. Semua harus mendapatkan pelayanan yang sama, adil, dan transparan,” tegas Heru.

Melalui kombinasi penguatan pengamanan dan pendekatan humanis kepada warga binaan, Lapas Pekanbaru berupaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta mendukung proses pembinaan yang lebih efektif dan berkeadilan. (ric)

Home / Hukum
Lapas Pekanbaru Perkuat Pengawasan dan Tingkatkan Pelayanan Lewat Program Wak Sabi
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 15 Juni 2026 | 12:28:15
Lapas Pekanbaru Perkuat Pengawasan dan Tingkatkan Pelayanan Lewat Program Wak Sabi
Seorang petugas sipir Lapas Kelas IIA Pekanbaru melakukan kegiatan Wak Sabi alias "waktunya sapa warga binaan". (Foto: Rico)

PEKANBARU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus memperkuat sistem pengamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui apel pagi yang dilanjutkan dengan kegiatan “Waktunya Sapa Warga Binaan” (Wak Sabi), Senin (15/6/2026) pagi.

Kegiatan apel diikuti seluruh petugas Lapas Pekanbaru dan dipimpin Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Heru Prabowo. Dalam arahannya, Heru mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan profesionalisme petugas, terutama dalam menjalankan tugas perbantuan piket malam yang menjadi bagian penting dari sistem pengawasan di lingkungan lapas.

“Perbantuan piket malam jangan dianggap rutinitas biasa. Itu adalah salah satu titik krusial pengawasan kita. Laksanakan dengan penuh tanggung jawab dan pastikan setiap kegiatan dilaporkan dengan jelas dan akurat,” ujar Heru.

Selain itu, ia menekankan perlunya peningkatan kewaspadaan seluruh jajaran dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ketertiban sejak dini agar setiap risiko dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

“Kita tidak boleh menunggu masalah muncul. Deteksi dini adalah kunci. Sekecil apa pun potensi gangguan harus kita antisipasi sejak awal,” tambahnya.

Setelah apel selesai, petugas melanjutkan kegiatan melalui program Wak Sabi yang kali ini digelar di Blok D. Dalam kegiatan tersebut, petugas berinteraksi langsung dengan warga binaan untuk menyerap aspirasi, memantau kondisi blok hunian, serta memastikan pelayanan dan program pembinaan berjalan sesuai ketentuan.

Menurut Heru, program Wak Sabi menjadi sarana untuk memastikan seluruh warga binaan memperoleh hak dan pelayanan secara setara, tanpa diskriminasi.

“Melalui Wak Sabi, kita ingin memastikan tidak ada hak warga binaan yang terlewat. Semua harus mendapatkan pelayanan yang sama, adil, dan transparan,” tegas Heru.

Melalui kombinasi penguatan pengamanan dan pendekatan humanis kepada warga binaan, Lapas Pekanbaru berupaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta mendukung proses pembinaan yang lebih efektif dan berkeadilan. (ric)