logo
● Penampungan Solar Ilegal di Kampar Digerebek Polda, Sempat Dihalangi Warga Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Cetak Prestasi Bersejarah bagi Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kasus Sabu 46,93 Kg di Pekanbaru: Oknum TNI Ditahan Pomdam dan Terancam Dipecat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Lapas Bagansiapiapi Gagalkan Penyelundupan Liquid Vape Diduga Narkotika dalam Bo Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pelajar 14 Tahun Tewas Tabrak Truk Parkir di Jalan SM Amin Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pekanbarutv.com dan UIN Suska Riau Jalin Kerja Sama Tingkatkan Mutu Pendidikan, Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Gagalkan Peredaran 46,9 Kg Sabu, Tersangka Babinsa dan Warga Sipil Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Direktur Toba Pulp Lestari Anwar Lawden Tersangka Dugaan Korupsi Rp 2 Triliun Tr Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / PEKANBARU
Lapas Pekanbaru Perkuat Pengawasan dan Tingkatkan Pelayanan Lewat Program Wak Sabi
Seorang petugas sipir Lapas Kelas IIA Pekanbaru melakukan kegiatan Wak Sabi alias "waktunya sapa warga binaan". (Foto: Rico)
Lapas Pekanbaru Perkuat Pengawasan dan Tingkatkan Pelayanan Lewat Program Wak Sabi
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 15 Juni 2026 | 12:28:15

PEKANBARU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus memperkuat sistem pengamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui apel pagi yang dilanjutkan dengan kegiatan “Waktunya Sapa Warga Binaan” (Wak Sabi), Senin (15/6/2026) pagi.

Kegiatan apel diikuti seluruh petugas Lapas Pekanbaru dan dipimpin Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Heru Prabowo. Dalam arahannya, Heru mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan profesionalisme petugas, terutama dalam menjalankan tugas perbantuan piket malam yang menjadi bagian penting dari sistem pengawasan di lingkungan lapas.

“Perbantuan piket malam jangan dianggap rutinitas biasa. Itu adalah salah satu titik krusial pengawasan kita. Laksanakan dengan penuh tanggung jawab dan pastikan setiap kegiatan dilaporkan dengan jelas dan akurat,” ujar Heru.

iklan-view

Selain itu, ia menekankan perlunya peningkatan kewaspadaan seluruh jajaran dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ketertiban sejak dini agar setiap risiko dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

“Kita tidak boleh menunggu masalah muncul. Deteksi dini adalah kunci. Sekecil apa pun potensi gangguan harus kita antisipasi sejak awal,” tambahnya.

Setelah apel selesai, petugas melanjutkan kegiatan melalui program Wak Sabi yang kali ini digelar di Blok D. Dalam kegiatan tersebut, petugas berinteraksi langsung dengan warga binaan untuk menyerap aspirasi, memantau kondisi blok hunian, serta memastikan pelayanan dan program pembinaan berjalan sesuai ketentuan.

Menurut Heru, program Wak Sabi menjadi sarana untuk memastikan seluruh warga binaan memperoleh hak dan pelayanan secara setara, tanpa diskriminasi.

“Melalui Wak Sabi, kita ingin memastikan tidak ada hak warga binaan yang terlewat. Semua harus mendapatkan pelayanan yang sama, adil, dan transparan,” tegas Heru.

Melalui kombinasi penguatan pengamanan dan pendekatan humanis kepada warga binaan, Lapas Pekanbaru berupaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta mendukung proses pembinaan yang lebih efektif dan berkeadilan. (ric)

Home / Hukum
Lapas Pekanbaru Perkuat Pengawasan dan Tingkatkan Pelayanan Lewat Program Wak Sabi
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 15 Juni 2026 | 12:28:15
Lapas Pekanbaru Perkuat Pengawasan dan Tingkatkan Pelayanan Lewat Program Wak Sabi
Seorang petugas sipir Lapas Kelas IIA Pekanbaru melakukan kegiatan Wak Sabi alias "waktunya sapa warga binaan". (Foto: Rico)

PEKANBARU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus memperkuat sistem pengamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui apel pagi yang dilanjutkan dengan kegiatan “Waktunya Sapa Warga Binaan” (Wak Sabi), Senin (15/6/2026) pagi.

Kegiatan apel diikuti seluruh petugas Lapas Pekanbaru dan dipimpin Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Heru Prabowo. Dalam arahannya, Heru mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan profesionalisme petugas, terutama dalam menjalankan tugas perbantuan piket malam yang menjadi bagian penting dari sistem pengawasan di lingkungan lapas.

“Perbantuan piket malam jangan dianggap rutinitas biasa. Itu adalah salah satu titik krusial pengawasan kita. Laksanakan dengan penuh tanggung jawab dan pastikan setiap kegiatan dilaporkan dengan jelas dan akurat,” ujar Heru.

Selain itu, ia menekankan perlunya peningkatan kewaspadaan seluruh jajaran dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ketertiban sejak dini agar setiap risiko dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

“Kita tidak boleh menunggu masalah muncul. Deteksi dini adalah kunci. Sekecil apa pun potensi gangguan harus kita antisipasi sejak awal,” tambahnya.

Setelah apel selesai, petugas melanjutkan kegiatan melalui program Wak Sabi yang kali ini digelar di Blok D. Dalam kegiatan tersebut, petugas berinteraksi langsung dengan warga binaan untuk menyerap aspirasi, memantau kondisi blok hunian, serta memastikan pelayanan dan program pembinaan berjalan sesuai ketentuan.

Menurut Heru, program Wak Sabi menjadi sarana untuk memastikan seluruh warga binaan memperoleh hak dan pelayanan secara setara, tanpa diskriminasi.

“Melalui Wak Sabi, kita ingin memastikan tidak ada hak warga binaan yang terlewat. Semua harus mendapatkan pelayanan yang sama, adil, dan transparan,” tegas Heru.

Melalui kombinasi penguatan pengamanan dan pendekatan humanis kepada warga binaan, Lapas Pekanbaru berupaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta mendukung proses pembinaan yang lebih efektif dan berkeadilan. (ric)