logo
Menag Hadiri MTQ Riau ke-44 di Kuansing, Pawai Ta'aruf Meriah, Diwarnai Insiden Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Perang AS-Iran Pecah Lagi, Kedua Negara Saling Serang usai Gencatan Senjata Runt Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi PIALA DUNIA 2026: Wakil Asia Terbelah, Mesir Lolos, Spanyol dan Prancis Perkasa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tanggapi Harapan DPRD Riau, Fazar Muhardi: Kita Sedang Jalankan Program Kerja 10 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Update Harga Emas Antam Sabtu 27 Juni 2026: Naik Rp5.000, Buyback Tembus Rp2,378 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Pantau 17 Hotspot di Riau, Rohil dan Inhu Jadi Wilayah Terbanyak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Efisiensi Anggaran MBG Jadi Sentimen Positif, Rupiah Berbalik Menguat di Akhir P Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Riau Kebut Penerbitan IPR, 34 Wilayah Pertambangan Rakyat di Kuansing Segera Dil Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Lingkungan / ROHIL
Api Padam, Ancaman Belum Usai: Polsek Kubu Minta Warga Awasi Lahan Rawan Karhutla
Anggota Polsek Kubu, Rohil, memasang garis polisi di lahan yang terbakar. (Foto: Romi)
Api Padam, Ancaman Belum Usai: Polsek Kubu Minta Warga Awasi Lahan Rawan Karhutla
Editor: Arya Mahendra | Penulis: romi ramadhani
16 Juni 2026 | 11:59:37

ROKAN HILIR – Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polsek Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, menunjukkan hasil positif. Seluruh titik api yang sebelumnya terdeteksi berhasil dipadamkan, sehingga kondisi di Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kubu Babussalam saat ini berada dalam status aman dan terkendali.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi petugas di lapangan serta dukungan cuaca yang dalam sepekan terakhir didominasi hujan. Curah hujan membantu proses pendinginan lahan bekas terbakar sekaligus menekan potensi munculnya kembali titik api di kawasan rawan karhutla.

Kapolsek Kubu AKP Rudi Artono Sitinjak melalui Humas Polsek Kubu Brigadir Zianudin Usman menyampaikan bahwa hingga Selasa (16/6/2026), tidak ditemukan lagi titik api di seluruh wilayah hukum Polsek Kubu.

iklan-view

“Untuk saat ini tidak ada titik api di wilayah Kecamatan Kubu maupun Kecamatan Kubu Babussalam. Kondisi karhutla dalam keadaan aman dan terkendali,” ujarnya.

Meski situasi telah kondusif, pihak kepolisian menegaskan bahwa kewaspadaan tidak boleh berkurang. Pengawasan terhadap lahan-lahan yang rawan terbakar tetap menjadi prioritas guna mencegah terjadinya kebakaran susulan, terutama saat cuaca kembali panas dan kering.

Polsek Kubu mengimbau masyarakat yang memiliki lahan agar rutin memantau kondisi arealnya. Langkah pencegahan sejak dini dinilai menjadi kunci untuk menghindari munculnya titik api baru yang berpotensi meluas menjadi kebakaran.

Selain pemilik lahan, para pemancing dan warga yang beraktivitas di kawasan hutan maupun lahan gambut juga diminta meningkatkan kehati-hatian. Masyarakat diingatkan untuk tidak menyalakan api sembarangan, termasuk membakar bahan yang menghasilkan asap untuk mengusir nyamuk, karena dapat memicu kebakaran terutama di kawasan gambut yang mudah terbakar.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang. Kelalaian kecil seperti membuang puntung rokok yang masih menyala dapat menjadi pemicu kebakaran yang berdampak luas terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi warga.

“Kami berharap kondisi ini dapat terus dipertahankan sehingga tidak ada lagi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kubu maupun Kubu Babussalam. Kesadaran dan peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga wilayah tetap bebas dari karhutla,” tegasnya. (rom)

Api Padam, Ancaman Belum Usai: Polsek Kubu Minta Warga Awasi Lahan Rawan Karhutla
Editor: Arya Mahendra | Penulis: romi ramadhani
Rubrik: lingkungan | 16 Juni 2026 | 11:59:37
Api Padam, Ancaman Belum Usai: Polsek Kubu Minta Warga Awasi Lahan Rawan Karhutla
Anggota Polsek Kubu, Rohil, memasang garis polisi di lahan yang terbakar. (Foto: Romi)

ROKAN HILIR – Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polsek Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, menunjukkan hasil positif. Seluruh titik api yang sebelumnya terdeteksi berhasil dipadamkan, sehingga kondisi di Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kubu Babussalam saat ini berada dalam status aman dan terkendali.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi petugas di lapangan serta dukungan cuaca yang dalam sepekan terakhir didominasi hujan. Curah hujan membantu proses pendinginan lahan bekas terbakar sekaligus menekan potensi munculnya kembali titik api di kawasan rawan karhutla.

Kapolsek Kubu AKP Rudi Artono Sitinjak melalui Humas Polsek Kubu Brigadir Zianudin Usman menyampaikan bahwa hingga Selasa (16/6/2026), tidak ditemukan lagi titik api di seluruh wilayah hukum Polsek Kubu.

“Untuk saat ini tidak ada titik api di wilayah Kecamatan Kubu maupun Kecamatan Kubu Babussalam. Kondisi karhutla dalam keadaan aman dan terkendali,” ujarnya.

Meski situasi telah kondusif, pihak kepolisian menegaskan bahwa kewaspadaan tidak boleh berkurang. Pengawasan terhadap lahan-lahan yang rawan terbakar tetap menjadi prioritas guna mencegah terjadinya kebakaran susulan, terutama saat cuaca kembali panas dan kering.

Polsek Kubu mengimbau masyarakat yang memiliki lahan agar rutin memantau kondisi arealnya. Langkah pencegahan sejak dini dinilai menjadi kunci untuk menghindari munculnya titik api baru yang berpotensi meluas menjadi kebakaran.

Selain pemilik lahan, para pemancing dan warga yang beraktivitas di kawasan hutan maupun lahan gambut juga diminta meningkatkan kehati-hatian. Masyarakat diingatkan untuk tidak menyalakan api sembarangan, termasuk membakar bahan yang menghasilkan asap untuk mengusir nyamuk, karena dapat memicu kebakaran terutama di kawasan gambut yang mudah terbakar.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang. Kelalaian kecil seperti membuang puntung rokok yang masih menyala dapat menjadi pemicu kebakaran yang berdampak luas terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi warga.

“Kami berharap kondisi ini dapat terus dipertahankan sehingga tidak ada lagi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kubu maupun Kubu Babussalam. Kesadaran dan peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga wilayah tetap bebas dari karhutla,” tegasnya. (rom)