
PEKANBARU – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dengan terdakwa Abdul Wahid di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis (18/6/2026), menyedot perhatian publik. Ruang sidang Mudjono dipadati pengunjung yang ingin menyaksikan langsung jalannya persidangan, terutama setelah tim penasihat hukum menghadirkan pendakwah nasional Ustaz Abdul Somad sebagai saksi meringankan (a de charge).
Sejak sebelum sidang kembali dibuka usai jeda siang, antrean pengunjung sudah terlihat memenuhi area sekitar ruang persidangan. Kursi yang tersedia terisi penuh, sementara puluhan pengunjung lainnya terpaksa berdiri demi mengikuti jalannya sidang.
Membludaknya jumlah pengunjung membuat akses masuk ke ruang sidang menjadi terbatas. Sejumlah awak media bahkan tidak dapat memasuki ruang persidangan karena kapasitas ruangan telah mencapai batas maksimal.
Petugas pengadilan bersama aparat keamanan tampak bekerja ekstra mengatur arus keluar-masuk pengunjung guna menjaga ketertiban. Meski suasana lebih ramai dibanding sidang-sidang sebelumnya, proses persidangan tetap berlangsung aman dan tertib di bawah kendali majelis hakim.

Kehadiran Ustaz Abdul Somad menjadi magnet utama yang menarik perhatian publik. Setiap keterangan yang disampaikan saksi di hadapan majelis hakim disimak serius oleh para pengunjung yang memenuhi ruang sidang.
Ramainya persidangan tersebut menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap perkara yang tengah bergulir di Pengadilan Negeri Pekanbaru, sekaligus menandai salah satu sidang dengan jumlah pengunjung terbanyak sejak proses persidangan kasus ini berlangsung. (ric)





PEKANBARU – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dengan terdakwa Abdul Wahid di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis (18/6/2026), menyedot perhatian publik. Ruang sidang Mudjono dipadati pengunjung yang ingin menyaksikan langsung jalannya persidangan, terutama setelah tim penasihat hukum menghadirkan pendakwah nasional Ustaz Abdul Somad sebagai saksi meringankan (a de charge).
Sejak sebelum sidang kembali dibuka usai jeda siang, antrean pengunjung sudah terlihat memenuhi area sekitar ruang persidangan. Kursi yang tersedia terisi penuh, sementara puluhan pengunjung lainnya terpaksa berdiri demi mengikuti jalannya sidang.
Membludaknya jumlah pengunjung membuat akses masuk ke ruang sidang menjadi terbatas. Sejumlah awak media bahkan tidak dapat memasuki ruang persidangan karena kapasitas ruangan telah mencapai batas maksimal.
Petugas pengadilan bersama aparat keamanan tampak bekerja ekstra mengatur arus keluar-masuk pengunjung guna menjaga ketertiban. Meski suasana lebih ramai dibanding sidang-sidang sebelumnya, proses persidangan tetap berlangsung aman dan tertib di bawah kendali majelis hakim.
Kehadiran Ustaz Abdul Somad menjadi magnet utama yang menarik perhatian publik. Setiap keterangan yang disampaikan saksi di hadapan majelis hakim disimak serius oleh para pengunjung yang memenuhi ruang sidang.
Ramainya persidangan tersebut menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap perkara yang tengah bergulir di Pengadilan Negeri Pekanbaru, sekaligus menandai salah satu sidang dengan jumlah pengunjung terbanyak sejak proses persidangan kasus ini berlangsung. (ric)