
PADANG-Pemerintah Provinsi Riau dan DPRD memperkuat sinergi kelembagaan melalui pertemuan silaturahmi dan hearing, Senin (22/6/2026) di Pekanbaru. Pertemuan dipimpin Plt Gubernur SF Hariyanto bersama Ketua DPRD Kaderismanto dengan fokus utama percepatan pembahasan Perda, evaluasi kondisi keuangan daerah dan penguatan komunikasi antar lembaga.
Agenda ini menjadi krusial karena menyangkut arah kebijakan pembangunan dan efektivitas pelaksanaan program prioritas daerah di tengah dinamika fiskal dan kebutuhan percepatan regulasi.
Pertemuan strategis tersebut juga dihadiri para wakil ketua DPRD Riau, di antaranya Parisman Ihwan dan Budiman, serta sejumlah ketua fraksi dan pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemprov Riau. Forum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang evaluasi bersama terhadap berbagai persoalan penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Dalam pembahasan, salah satu isu utama yang mengemuka adalah percepatan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), khususnya yang berkaitan dengan penguatan pendapatan daerah. DPRD Riau menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan regulasi yang berdampak langsung pada penguatan fiskal daerah dan keberlanjutan program pembangunan.

Kaderismanto menegaskan, legislatif akan mendukung penuh percepatan Ranperda yang berkaitan dengan sektor ekonomi dan pendapatan daerah. Menurutnya, regulasi tersebut menjadi instrumen penting untuk memperkuat kapasitas fiskal pemerintah daerah.
“Ada beberapa Ranperda yang diprioritaskan pada wilayah yang berkaitan dengan pendapatan dan perlu didorong pengesahannya. Pada dasarnya, kami DPRD Riau akan mendahulukan segala sesuatu yang menjadi percepatan pendapatan daerah,” ujarnya.
Selain itu, DPRD Riau juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara kebijakan legislatif dan eksekutif dalam mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta visi dan misi kepala daerah. Keselarasan ini dinilai menjadi kunci agar target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Kami tentu bekerja untuk bagaimana membantu kerja Gubernur dalam menyelesaikan semua rencana pembangunan, khususnya yang menjadi tanggungjawab Gubernur yang sudah dituangkan dalam RPJMD dan visi misi Gubernur,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan DPRD Riau. Ia menilai, komunikasi intensif antara eksekutif dan legislatif merupakan faktor penting dalam menciptakan kebijakan yang efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, forum seperti ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi masing-masing pihak dalam pelaksanaan pemerintahan. Hal ini dinilai penting agar setiap kebijakan dapat diimplementasikan secara lebih cepat dan terukur.
Pertemuan ini memberikan dampak strategis terhadap arah kebijakan pemerintahan di Provinsi Riau, terutama dalam hal percepatan regulasi dan penguatan koordinasi antar lembaga. Fokus pada Ranperda yang berkaitan dengan pendapatan daerah dinilai dapat memperkuat kapasitas fiskal daerah di tengah tantangan pembiayaan pembangunan.
Selain itu, peningkatan komunikasi antara Pemprov Riau dan DPRD Riau diharapkan dapat mengurangi hambatan birokrasi dan mempercepat pengambilan keputusan. Hal ini berdampak langsung pada efektivitas pelaksanaan program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk sektor infrastruktur, ekonomi, dan pelayanan publik.
Bagi masyarakat, sinergi ini penting karena berkaitan langsung dengan kualitas kebijakan publik yang dihasilkan. Ketika legislatif dan eksekutif berada dalam satu arah kebijakan, maka potensi keterlambatan program dan tumpang tindih regulasi dapat diminimalisasi.
Sebagai tindak lanjut, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menginstruksikan Sekretaris Dewan (Sekwan) Riau untuk memperkuat peran sebagai penghubung komunikasi antara DPRD dan Pemprov Riau. Seluruh aspirasi dan kendala teknis diminta untuk dicatat dan dilaporkan secara berkala guna mempercepat pengambilan keputusan.
Dengan adanya penguatan koordinasi ini, Pemprov Riau dan DPRD Riau diharapkan mampu menjaga konsistensi sinergi dalam mendukung agenda pembangunan daerah. Ke depan, kolaborasi ini menjadi kunci dalam memastikan seluruh target RPJMD dapat tercapai secara efektif, transparan dan berkelanjutan. (mcr)





PADANG-Pemerintah Provinsi Riau dan DPRD memperkuat sinergi kelembagaan melalui pertemuan silaturahmi dan hearing, Senin (22/6/2026) di Pekanbaru. Pertemuan dipimpin Plt Gubernur SF Hariyanto bersama Ketua DPRD Kaderismanto dengan fokus utama percepatan pembahasan Perda, evaluasi kondisi keuangan daerah dan penguatan komunikasi antar lembaga.
Agenda ini menjadi krusial karena menyangkut arah kebijakan pembangunan dan efektivitas pelaksanaan program prioritas daerah di tengah dinamika fiskal dan kebutuhan percepatan regulasi.
Pertemuan strategis tersebut juga dihadiri para wakil ketua DPRD Riau, di antaranya Parisman Ihwan dan Budiman, serta sejumlah ketua fraksi dan pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemprov Riau. Forum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang evaluasi bersama terhadap berbagai persoalan penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Dalam pembahasan, salah satu isu utama yang mengemuka adalah percepatan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), khususnya yang berkaitan dengan penguatan pendapatan daerah. DPRD Riau menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan regulasi yang berdampak langsung pada penguatan fiskal daerah dan keberlanjutan program pembangunan.
Kaderismanto menegaskan, legislatif akan mendukung penuh percepatan Ranperda yang berkaitan dengan sektor ekonomi dan pendapatan daerah. Menurutnya, regulasi tersebut menjadi instrumen penting untuk memperkuat kapasitas fiskal pemerintah daerah.
“Ada beberapa Ranperda yang diprioritaskan pada wilayah yang berkaitan dengan pendapatan dan perlu didorong pengesahannya. Pada dasarnya, kami DPRD Riau akan mendahulukan segala sesuatu yang menjadi percepatan pendapatan daerah,” ujarnya.
Selain itu, DPRD Riau juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara kebijakan legislatif dan eksekutif dalam mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta visi dan misi kepala daerah. Keselarasan ini dinilai menjadi kunci agar target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Kami tentu bekerja untuk bagaimana membantu kerja Gubernur dalam menyelesaikan semua rencana pembangunan, khususnya yang menjadi tanggungjawab Gubernur yang sudah dituangkan dalam RPJMD dan visi misi Gubernur,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan DPRD Riau. Ia menilai, komunikasi intensif antara eksekutif dan legislatif merupakan faktor penting dalam menciptakan kebijakan yang efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, forum seperti ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi masing-masing pihak dalam pelaksanaan pemerintahan. Hal ini dinilai penting agar setiap kebijakan dapat diimplementasikan secara lebih cepat dan terukur.
Pertemuan ini memberikan dampak strategis terhadap arah kebijakan pemerintahan di Provinsi Riau, terutama dalam hal percepatan regulasi dan penguatan koordinasi antar lembaga. Fokus pada Ranperda yang berkaitan dengan pendapatan daerah dinilai dapat memperkuat kapasitas fiskal daerah di tengah tantangan pembiayaan pembangunan.
Selain itu, peningkatan komunikasi antara Pemprov Riau dan DPRD Riau diharapkan dapat mengurangi hambatan birokrasi dan mempercepat pengambilan keputusan. Hal ini berdampak langsung pada efektivitas pelaksanaan program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk sektor infrastruktur, ekonomi, dan pelayanan publik.
Bagi masyarakat, sinergi ini penting karena berkaitan langsung dengan kualitas kebijakan publik yang dihasilkan. Ketika legislatif dan eksekutif berada dalam satu arah kebijakan, maka potensi keterlambatan program dan tumpang tindih regulasi dapat diminimalisasi.
Sebagai tindak lanjut, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menginstruksikan Sekretaris Dewan (Sekwan) Riau untuk memperkuat peran sebagai penghubung komunikasi antara DPRD dan Pemprov Riau. Seluruh aspirasi dan kendala teknis diminta untuk dicatat dan dilaporkan secara berkala guna mempercepat pengambilan keputusan.
Dengan adanya penguatan koordinasi ini, Pemprov Riau dan DPRD Riau diharapkan mampu menjaga konsistensi sinergi dalam mendukung agenda pembangunan daerah. Ke depan, kolaborasi ini menjadi kunci dalam memastikan seluruh target RPJMD dapat tercapai secara efektif, transparan dan berkelanjutan. (mcr)